Telkom Resmikan Pukpuk, Kabel Laut Lintas Negara di Jayapura

Teknologi BRH 30 Mei 2026 08:56 WIB 3
Telkom Resmikan Pukpuk, Kabel Laut Lintas Negara di Jayapura

TelkomGroup meresmikan sistem kabel laut Pukpuk di Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026, melalui kolaborasi dengan PNG DataCo. Infrastruktur ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia Timur sekaligus membuka jalur penghubung baru antara Indonesia dan Papua Nugini.

Peresmian tersebut diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan internet, serta meningkatkan ketahanan jaringan di wilayah perbatasan. Pemerintah dan TelkomGroup menegaskan bahwa pemerataan konektivitas menjadi kunci agar seluruh wilayah, termasuk Papua, dapat ikut tumbuh dalam ekosistem digital nasional.

Konektivitas Digital Papua Menguat

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menilai pemerataan konektivitas harus berjalan merata, berkelanjutan, dan tidak terpusat di satu wilayah. Menurut dia, transformasi digital hanya akan berdampak luas jika seluruh daerah mendapat kesempatan yang sama untuk terhubung.

Ia memberikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmen memperkuat infrastruktur digital nasional. Angga menyebut Pukpuk Cable sebagai langkah penting untuk menghadirkan konektivitas yang lebih andal dan resilien bagi masyarakat di Indonesia Timur.

Dalam keterangan tertulis, ia menekankan bahwa program prioritas nasional menempatkan transformasi digital sebagai fondasi pembangunan. Karena itu, konektivitas di kawasan timur perlu terus diperluas agar tidak tertinggal dalam pertumbuhan ekonomi digital.

TelkomGroup menilai kehadiran infrastruktur ini akan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Jalur baru tersebut juga dipandang memperkuat posisi Jayapura sebagai simpul strategis jaringan digital di Papua.

Pukpuk Jadi Jalur Perdana

Sistem kabel laut Pukpuk disebut sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dan Papua Nugini. Proyek ini menjadi simbol kerja sama telekomunikasi lintas negara yang semakin erat di kawasan timur.

Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini. Dari titik ini, kapasitas kabel internasional SEA-US dapat diteruskan hingga wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo.

Kehadiran jalur tersebut membuat Jayapura kini memiliki dua kaki konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama terhubung ke Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur baru menghubungkan Vanimo ke Jayapura lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles.

Dengan adanya rute alternatif, infrastruktur digital Papua menjadi lebih tangguh karena memiliki diversity route. Skema ini penting untuk menjaga kelangsungan layanan dan meminimalkan risiko gangguan pada jaringan.

Telin Perkuat Simpul Jaringan

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk merupakan bukti bahwa Indonesia Timur adalah bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada wilayah Indonesia yang tertinggal dalam era digital.

Menurut dia, proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur di Papua, tetapi juga membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional dan global. TelkomGroup berharap kehadiran kabel laut ini dapat memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di kawasan timur.

Sebagai operating company, Telin memegang peran sentral sejak tahap perencanaan hingga peresmian dan komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas kabel SEA-US dengan jaringan nasional Papua.

Telin juga bertindak sebagai mitra strategis PNG DataCo untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini. Kolaborasi tersebut sekaligus membuka ruang bagi pengembangan konektivitas lanjutan di Asia-Pasifik.

Kerja Sama Digital Kawasan

CEO PNG DataCo Paul Komboi mengatakan kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diiringi oleh konektivitas digital yang kuat. Menurut dia, hubungan kedua negara akan lebih produktif jika didukung jaringan yang andal dan resilien.

Ia menilai kolaborasi PNG DataCo dan Telin mencerminkan semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama. Bagi dia, kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari integrasi digital yang lebih erat.

Peresmian proyek ini turut dihadiri sejumlah pejabat, termasuk perwakilan pemerintah daerah Papua dan manajemen TelkomGroup. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap penguatan konektivitas lintas batas.

Melalui Pukpuk, TelkomGroup berharap Papua semakin siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan timur Indonesia. Infrastruktur ini juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam peta konektivitas digital Asia-Pasifik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!