Pelatihan Ekspor UMKM Didukung Pertamina untuk TEI 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 13 Mei 2026 00:09 WIB 16
Pelatihan Ekspor UMKM Didukung Pertamina untuk TEI 2025

Pada 1 Oktober 2025, pelatihan ekspor bagi UMKM digelar di Gedung PPEJP, Grogol, Jakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN untuk mendorong UMKM naik kelas. Acara ini juga terkait dengan persiapan peserta untuk mengikuti Trade Expo Indonesia 2025 sebagai ajang promosi produk ke pasar global.

Pelatihan ini didorong oleh kerja sama antara PPEJP dan Pertamina dengan visi meningkatkan daya saing UMKM. Para peserta akan mengikuti pelatihan tiga hari yang mencakup materi promosi di pameran internasional, teknik pitching, temu bisnis, dan penyusunan kontrak. Dukungan ini diharapkan membuat UMKM lebih siap memasuki pasar ekspor dan memperluas peluang kerja.

Dukungan Kemitraan Ekspor

Materi utama pelatihan mencakup strategi promosi di pameran dagang internasional, teknik pitching, temu bisnis, dan penyusunan kontrak. Fasilitator berpengalaman membagikan panduan praktis untuk menghadapi pembeli internasional. Peserta diajak memahami langkah-langkah operasional yang diperlukan untuk kesiapan ekspor.

Praktik lapangan menjadi bagian penting dari segmen ini. Pelatihan mencakup display produk, presentasi, dan simulasi temu bisnis untuk memberikan gambaran sukses di hadapan buyer. Latihan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan negosiasi peserta di pasar global.

Peran pemangku kepentingan diungkapkan oleh Sugih Rahmansyah, Kepala PPEJP, menilai inisiatif ini selaras dengan target nasional memperluas ekspor UMKM. Ia menekankan pelatihan ini meningkatkan daya saing produk lokal di panggung global. Dukungan dari Pertamina dan pemerintah dianggap kunci kelanjutan program.

Harapan peserta Garut Gunawan dari UMKM Gun'S Leather Garut menjadi contoh nyata dampak pelatihan. Ia membawa produk ramah lingkungan berbahan kulit untuk TEI 2025 dan mengikuti pelatihan ekspor internasional. Gunawan berharap program ini membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Garut.

Pembelajaran praktis bagi Gunawan Ia menyatakan bangga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan, dan ia belajar cara memperkenalkan produk dengan strategi tepat. Ia percaya edukasi yang diperoleh akan memperkuat kemampuan pemasaran di pasar internasional. Harapannya, produk mereka diterima luas dan menambah peluang kerja.

Dukungan Pertamina disampaikan Fety, Manager SMEPP Pertamina, bahwa pelatihan ini bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing bangsa. Ia menyatakan program ini mempersiapkan UMKM untuk bersaing global serta memperkuat citra bangsa. Program ini juga sejalan dengan upaya Pertamina terhadap SDGs dan ESG.

Arah kebijakan nasional program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo - Gibran, khususnya peningkatan lapangan kerja, kewirausahaan, dan pengembangan industri kreatif. Ia juga menekankan perlunya pengembangan infrastruktur terkait ekspor. Harapan utamanya adalah tercipta lapangan kerja berkualitas melalui peningkatan kapasitas UMKM binaan.

Peran Pertamina sebagai pilar transisi energi Pertamina melihat diri sebagai pemimpin transisi energi, dengan komitmen mendukung net zero emission 2060 dan SDGs melalui program ekspor UMKM. Melalui pelatihan, perusahaan mendorong produk lokal untuk bersaing sambil menjaga citra nasional. ESG menjadi prinsip operasional yang dijalankan di semua lini bisnis.

Outlook TEI 2025 TEI 2025 dianggap momentum penting untuk menunjukkan potensi produk Indonesia ke pembeli internasional. Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN menilai kerja sama ini sebagai contoh sinergi antara publik dan korporasi. Pelatihan diharapkan meningkatkan ekspor serta memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!