Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori Demi He-Man

Lifestyle Anindya Kirana Putri 27 Mei 2026 23:06 WIB 3
Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori Demi He-Man

Nicholas Galitzine menjalani transformasi fisik besar-besaran demi perannya sebagai He-Man dalam film Masters of the Universe. Aktor asal Inggris berusia 31 tahun itu mengaku harus menaikkan massa tubuh dalam waktu singkat melalui latihan intens dan pola makan ekstrem. Dalam wawancara dengan E! News, ia menjelaskan bahwa target utamanya adalah membangun tubuh berisi dan penuh otot secepat mungkin. Program tersebut dijalankan setiap hari selama proses persiapan film berlangsung.

Galitzine menyebut masa persiapan itu sangat menantang karena jadwal produksi terus berjalan. Ia mengatakan idealnya seorang aktor sudah hidup sebagai karakter tersebut sejak setahun sebelumnya, tetapi kenyataannya program latihan harus menyesuaikan kebutuhan syuting. Pada fase awal, fokusnya adalah menambah ukuran tubuh dan massa otot sebanyak mungkin. Untuk mencapai hasil itu, ia menerapkan rutinitas yang sangat disiplin dan konsisten.

Diet He-Man Nicholas Galitzine

Galitzine mengungkap bahwa ia sempat mengonsumsi hingga 5.000 kalori per hari. Asupan besar itu dibutuhkan agar tubuhnya memiliki energi cukup untuk mendukung latihan berat. Tujuannya bukan sekadar menambah berat badan, melainkan membentuk otot dengan proporsi yang sesuai untuk karakter He-Man. Pola makan tersebut menjadi bagian penting dari strategi transformasi fisiknya.

Aktor yang dikenal lewat film Red, White & Royal Blue itu menuturkan bahwa fase awal program difokuskan pada peningkatan volume tubuh. Ia dan timnya berupaya menambah ukuran badan secepat mungkin sebelum program disesuaikan agar lebih efisien. Pendekatan ini dilakukan agar hasil akhir tetap terlihat kuat di layar. Menurut Galitzine, proses itu menuntut komitmen penuh dari awal hingga akhir.

Latihan fisik juga menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapannya. Galitzine menyebut ia mengangkat beban hingga tiga jam setiap hari untuk mendukung pembentukan massa otot. Rutinitas tersebut dijalankan selama tujuh hari dalam sepekan tanpa banyak jeda. Kombinasi antara latihan dan diet ketat membuat transformasinya berlangsung cepat.

Meski berat, Galitzine menilai proses itu penting untuk menghadirkan sosok He-Man yang meyakinkan. Ia harus menyesuaikan bentuk tubuh dengan karakter ikonik yang dikenal sangat kuat dan berotot. Karena itu, setiap detail program latihan dirancang agar selaras dengan kebutuhan peran. Hasilnya diharapkan mampu memberi kesan visual yang sesuai dengan ekspektasi penonton.

Latihan intens setiap hari

Program yang dijalani Galitzine bukanlah latihan biasa, melainkan rutinitas intens yang harus dilakukan setiap hari. Ia mengatakan program itu terus berubah mengikuti perkembangan syuting. Pada beberapa tahap, fokusnya bergeser dari sekadar menambah massa menjadi mempertahankan bentuk tubuh yang sudah terbentuk. Penyesuaian ini dilakukan agar kondisi fisik tetap optimal selama produksi.

Latihan beban menjadi fondasi utama dalam membangun tubuhnya. Dalam satu hari, ia bisa menghabiskan waktu berjam-jam di pusat kebugaran untuk menguatkan otot-otot utama. Intensitas yang tinggi diperlukan agar tubuh mampu tampil sesuai tuntutan karakter. Dengan pola seperti itu, proses pembentukan fisik berlangsung lebih cepat dari latihan biasa.

Galitzine menegaskan bahwa disiplin menjadi kunci utama selama masa persiapan. Tanpa komitmen harian, hasil yang diinginkan akan sulit dicapai dalam waktu terbatas. Ia pun harus menjaga pola istirahat agar tubuh tetap pulih di tengah jadwal yang padat. Seluruh proses ini menunjukkan bahwa peran He-Man menuntut kesiapan fisik yang sangat serius.

Transformasi fisik semacam ini semakin umum di industri film, terutama untuk karakter yang memiliki citra kuat. Para aktor kerap diminta mengubah tubuh secara signifikan demi mendukung akurasi visual. Namun, langkah tersebut juga membawa tantangan besar bagi kesehatan dan ketahanan tubuh. Karena itu, setiap program harus diawasi agar tetap terukur dan aman.

Tantangan peran ikonik

He-Man merupakan karakter legendaris yang identik dengan tubuh besar dan kekuatan luar biasa. Karena itu, Galitzine dituntut tidak hanya tampil meyakinkan, tetapi juga mampu membawa aura tokoh tersebut. Persiapan fisik menjadi bagian penting untuk menjaga kredibilitas peran di mata penonton. Tekanan untuk memenuhi ekspektasi publik pun ikut meningkat.

Dalam wawancara itu, Galitzine menunjukkan bahwa proses perubahan tubuh bukanlah hal instan. Ia harus melalui tahap demi tahap, mulai dari penambahan massa, latihan berat, hingga penyesuaian program. Setiap tahap memiliki tujuan yang berbeda, tetapi tetap saling terhubung. Hasil akhirnya ditujukan agar karakter tampil lebih hidup di layar lebar.

Film Masters of the Universe sendiri menuntut karakter utama tampil dengan kesan fisik yang dominan. Hal itu membuat latihan Galitzine menjadi sorotan karena mencerminkan besarnya persiapan yang dibutuhkan. Ia harus menjaga konsistensi agar perubahan tubuh tidak berhenti di tengah jalan. Dalam konteks produksi, stabilitas fisik sama pentingnya dengan akting.

Pengalaman ini juga memperlihatkan bagaimana tuntutan peran dapat mengubah pola hidup seorang aktor. Dari makanan hingga durasi latihan, semuanya diatur secara ketat untuk mendukung kebutuhan karakter. Galitzine menjadi contoh bagaimana dunia akting sering kali menuntut pengorbanan fisik yang besar. Proses tersebut menjadi bagian dari dedikasinya terhadap proyek film yang dibintanginya.

Transformasi fisik di Hollywood

Transformasi fisik untuk film bukanlah hal baru di Hollywood. Banyak aktor menjalani pola makan tinggi kalori, latihan ekstrem, dan pemantauan ketat demi memerankan karakter tertentu. Praktik ini biasanya dilakukan ketika peran menuntut perubahan tubuh yang sangat spesifik. Dalam kasus Galitzine, semua upaya itu diarahkan untuk menghidupkan sosok He-Man.

Meski terlihat mengesankan, metode seperti ini tetap memerlukan pengelolaan yang hati-hati. Diet ekstrem dan latihan berat berpotensi memberi beban besar pada tubuh jika tidak dilakukan secara profesional. Karena itu, dukungan tim pelatih dan pengatur pola makan menjadi sangat penting. Prosesnya harus dirancang agar hasil visual sejalan dengan kondisi fisik yang aman.

Pengalaman Galitzine juga memberi gambaran tentang besarnya persiapan di balik produksi film bergenre fantasi. Penonton biasanya hanya melihat hasil akhir di layar, tanpa mengetahui proses panjang yang terjadi sebelumnya. Padahal, setiap detail tubuh, postur, dan energi karakter dibangun melalui kerja keras yang konsisten. Hal itulah yang membuat transformasi fisiknya menjadi perhatian publik.

Dengan diet 5.000 kalori dan latihan angkat beban berjam-jam, Galitzine menunjukkan komitmen penuh terhadap peran yang diembannya. Persiapan itu menjadi modal penting untuk menghadirkan He-Man yang kuat dan meyakinkan. Kini, publik menantikan bagaimana hasil akhir transformasi tersebut akan terlihat dalam Masters of the Universe. Perubahan fisik ini sekaligus menegaskan standar tinggi yang kerap menyertai peran ikonik di layar lebar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!