Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori Demi He-Man

Lifestyle Nadia Safira Putri 22 Mei 2026 05:52 WIB 6
Nicholas Galitzine Jalani Diet 5.000 Kalori Demi He-Man

Nicholas Galitzine menjalani transformasi fisik ekstrem demi memerankan He-Man dalam film Masters of the Universe. Aktor asal Inggris itu mengungkap bahwa dirinya harus berlatih intens setiap hari dan mengatur pola makan sangat tinggi kalori untuk membentuk tubuh berisi dan berotot.

Dalam wawancara dengan E! News, aktor berusia 31 tahun itu menjelaskan bahwa target awalnya adalah menambah massa tubuh dalam waktu singkat. Program tersebut kemudian disesuaikan selama proses syuting berjalan, tetapi fokus utamanya tetap pada peningkatan ukuran dan kekuatan fisik.

Persiapan Peran

Nicholas menyebut persiapan untuk peran He-Man dimulai dengan target yang jelas, yakni memperbesar tubuh secepat mungkin. Ia menilai waktu persiapan terasa singkat untuk mencapai bentuk fisik yang diinginkan. Karena itu, setiap latihan disusun agar hasilnya langsung terlihat.

Program latihan dijalankan setiap hari sepanjang minggu. Informasi itu ia sampaikan seperti dikutip dari People, yang menyoroti intensitas persiapan fisiknya. Rutinitas tersebut menjadi bagian penting dari perubahan tubuhnya.

Menurut Nicholas, idealnya seorang aktor sudah hidup sebagai karakter tersebut jauh sebelum produksi dimulai. Namun, jadwal syuting yang terus bergerak membuat pola latihan harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Situasi itu menuntut konsistensi sekaligus fleksibilitas.

Pada fase awal, fokus utamanya adalah menambah ukuran tubuh dan massa otot. Pendekatan ini diperlukan agar sosok He-Man terlihat kuat dan meyakinkan di layar. Karena itu, latihan beban menjadi bagian utama dari program hariannya.

Asupan Kalori Tinggi

Selain latihan, pola makan menjadi komponen penting dalam transformasi Nicholas. Ia mengaku sempat mengonsumsi hingga 5.000 kalori per hari untuk membantu pembentukan otot. Asupan sebesar itu dilakukan dalam periode tertentu saat kebutuhan fisiknya meningkat.

Diet tinggi kalori tersebut disusun untuk mendukung pertumbuhan massa tubuh. Dengan beban latihan yang berat, tubuh memerlukan cadangan energi yang besar agar pemulihan tetap optimal. Kondisi itu membuat makan menjadi bagian strategis dari persiapan peran.

Nicholas juga mengungkap bahwa dirinya mengangkat beban hingga tiga jam sehari. Kombinasi antara latihan panjang dan kalori tinggi menjadi cara utama untuk mempercepat perubahan fisik. Pola ini menunjukkan tuntutan besar yang harus dipenuhi demi karakter yang diperankannya.

Meski berat, program itu dijalani dengan disiplin penuh. Nicholas menuturkan bahwa seluruh proses terus disesuaikan seiring perkembangan syuting. Penyesuaian tersebut membantu menjaga hasil latihan tetap relevan dengan kebutuhan produksi.

Latihan Harian Ketat

Rutinitas harian Nicholas dirancang agar tubuh tetap berkembang selama masa persiapan. Setiap sesi latihan disusun untuk membangun kekuatan sekaligus menambah volume otot. Dengan jadwal yang padat, konsistensi menjadi kunci utama.

Latihan intens setiap hari tentu menuntut energi besar dan pemulihan yang baik. Karena itu, asupan makanan tinggi kalori menjadi pasangan yang tak terpisahkan dari program fisiknya. Keduanya berjalan beriringan untuk mengejar bentuk tubuh yang ideal.

Dalam proses tersebut, Nicholas tidak hanya mengejar tampilan visual, tetapi juga kesiapan fisik untuk peran aksi. Karakter seperti He-Man membutuhkan tubuh yang terlihat kuat dan proporsional. Hal itu membuat persiapan fisik menjadi salah satu tantangan terbesar.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa transformasi untuk film tidak terjadi dalam waktu singkat tanpa disiplin tinggi. Nicholas harus menjalani pola hidup yang terukur agar target tercapai. Upaya tersebut memperlihatkan besarnya komitmen seorang aktor terhadap peran yang diambilnya.

Tantangan Transformasi

Perubahan fisik ekstrem kerap menjadi bagian dari tuntutan industri film, terutama untuk karakter ikonik. Dalam kasus Nicholas, tantangan itu datang dari kebutuhan membangun tubuh berisi dalam waktu yang terbatas. Kondisi tersebut membuat latihan dan diet harus dijalankan secara sangat terstruktur.

Meski berat, proses ini menjadi bagian dari dedikasi terhadap kualitas penampilan di layar. Setiap perubahan yang ia jalani bertujuan mendukung karakter agar tampil lebih meyakinkan. Dengan begitu, transformasi fisik tidak hanya menjadi soal estetika, tetapi juga kebutuhan peran.

Pernyataan Nicholas menegaskan bahwa persiapan fisik untuk film besar sering kali menuntut komitmen penuh. Waktu, tenaga, dan pola makan harus diatur ketat agar hasilnya sesuai ekspektasi. Bagi para pemain, proses tersebut menjadi bagian penting dari profesionalisme.

Ke depan, publik menantikan bagaimana hasil kerja keras itu akan terlihat dalam Masters of the Universe. Peran He-Man menuntut sosok yang kuat, besar, dan karismatik. Transformasi Nicholas pun menjadi salah satu hal yang paling disorot dari proyek tersebut.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!