Marc Jacobs Resmi Beralih ke WHP Global

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 10:35 WIB 6
Marc Jacobs Resmi Beralih ke WHP Global

Brand Marc Jacobs resmi memasuki babak baru setelah hampir tiga dekade berada di bawah naungan LVMH. Pada Kamis, 14 Mei 2026, grup fashion mewah itu mengumumkan kesepakatan final untuk menjual label tersebut kepada WHP Global.

Transaksi ini juga melibatkan G-III Apparel Group yang ikut masuk dalam kepemilikan melalui perusahaan patungan baru bersama WHP Global. Meski nilai penjualan tidak diungkap, Marc Jacobs dipastikan tetap bertahan sebagai pendiri sekaligus creative director.

Marc Jacobs Pindah Tangan

LVMH menyatakan telah mencapai kesepakatan final untuk melepas brand Marc Jacobs kepada WHP Global. Perusahaan itu dikenal memiliki portofolio merek seperti Vera Wang, Rag & Bone, dan G-Star.

Masuknya G-III Apparel Group memperkuat struktur kepemilikan baru melalui skema perusahaan patungan. Namun, nilai transaksi tidak dibuka kepada publik sehingga detail finansial kesepakatan masih tertutup.

Langkah ini menandai akhir perjalanan panjang Marc Jacobs di bawah LVMH yang dimulai hampir 30 tahun lalu. Selama periode itu, label ini tumbuh menjadi salah satu nama penting di industri mode global.

Peralihan kepemilikan ini juga mencerminkan strategi restrukturisasi aset di pasar fesyen mewah. Bagi industri, keputusan tersebut menegaskan bahwa merek kuat tetap menjadi komoditas bernilai tinggi.

Apresiasi Dari Bernard Arnault

Chairman sekaligus CEO LVMH, Bernard Arnault, menyebut Marc Jacobs sebagai desainer dengan kreativitas langka. Ia juga menilai visi Jacobs telah memberi warna penting bagi portofolio mode LVMH.

Pernyataan itu menjadi penanda hubungan panjang antara pendiri brand dan induk usaha asal Prancis tersebut. Selama hampir tiga dekade, keduanya bekerja sama membangun posisi Marc Jacobs di pasar global.

Apresiasi Arnault memperlihatkan bahwa proses divestasi dilakukan secara terhormat. Hubungan personal dan profesional antara kedua pihak tetap mendapat penekanan dalam pengumuman resmi itu.

Di tengah perubahan kepemilikan, pengakuan terhadap kontribusi kreatif Jacobs menjadi poin utama yang disorot. Hal ini menunjukkan nilai sebuah brand tidak hanya terletak pada aset, tetapi juga pada identitas kreatifnya.

Marc Jacobs Tetap Memimpin

Meski kepemilikan brand berpindah tangan, Marc Jacobs dipastikan tetap berada di posisi penting. Ia akan terus menjadi pendiri sekaligus creative director untuk koleksi runway dan arah artistik label.

Keputusan tersebut memberi sinyal stabilitas bagi konsumen dan pelaku industri. Dengan tetap hadir di posisi kreatif, kesinambungan identitas brand diharapkan tidak terganggu.

Peran ini juga penting untuk menjaga karakter desain yang selama ini melekat pada Marc Jacobs. Kehadiran sang pendiri sering dianggap sebagai faktor utama yang mempertahankan daya tarik label.

Bagi pasar, keberlanjutan kepemimpinan kreatif kerap menjadi pertimbangan utama dalam transaksi merek mode. Kondisi itu membantu memastikan transisi kepemilikan berjalan tanpa mengubah arah estetika secara drastis.

Implikasi Bagi Industri Mode

Penjualan Marc Jacobs menambah daftar transaksi penting di industri fashion mewah tahun ini. Pergeseran kepemilikan merek besar menunjukkan bahwa pasar masih aktif mencari aset dengan daya tahan merek yang kuat.

WHP Global dikenal agresif membangun portofolio melalui merek-merek konsumen dengan identitas kuat. Kolaborasinya dengan G-III Apparel Group dapat membuka ruang ekspansi baru bagi Marc Jacobs.

Tanpa pengumuman nilai transaksi, pasar kini lebih menyoroti arah bisnis setelah akuisisi. Fokus utama tertuju pada bagaimana brand ini menjaga momentum di tengah perubahan struktur perusahaan.

Bagi pengamat industri, langkah LVMH juga bisa dibaca sebagai penyegaran strategi portofolio. Sementara itu, Marc Jacobs berpeluang memasuki fase baru dengan dukungan pemilik yang berbeda namun tetap memberi ruang kreativitas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!