Mahasiswi Palangka Raya Raup Omzet dari Usaha Kuliner

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 31 Mei 2026 06:31 WIB 2
Mahasiswi Palangka Raya Raup Omzet dari Usaha Kuliner

Windy Maulidya, mahasiswi berusia 23 tahun asal Palangka Raya, berhasil membangun usaha kuliner kekinian bernama We.Eats sejak 2023. Usaha itu bermula dari tugas kuliah yang ia kaitkan dengan minatnya pada bisnis dan memasak.

Berbekal promosi di media sosial dan sistem pre-order, Windy perlahan mengembangkan penjualan hingga bisa dipesan setiap hari. Kini, bisnis yang ia rintis bersama keterbatasan modal itu mampu menghasilkan omzet bersih hingga Rp5 juta per bulan.

Awal Usaha Kuliner

Ide membangun usaha muncul saat Windy menempuh kuliah di jurusan bisnis. Ia melihat banyak tugas kampus yang bisa menjadi dasar untuk merintis usaha sejak dini.

Menurut Windy, ketertarikannya pada dunia kuliner membuat ide itu semakin kuat. Ia kemudian mulai memikirkan konsep usaha yang bisa dijalankan sambil tetap fokus kuliah.

Pada September 2023, Windy mulai merealisasikan gagasan tersebut. Ia memilih kuliner kekinian sebagai bidang usaha karena dinilai dekat dengan minat dan kebutuhan pasar.

Nama We.Eats lalu lahir sebagai identitas usaha yang ia bangun secara bertahap. Dari awal, ia ingin menghadirkan produk yang sederhana, praktis, dan mudah diterima pelanggan muda.

Promosi Lewat Media Sosial

Pada tahap awal, Windy menjual produk dengan sistem pre-order kepada teman dekat. Cara ini membantunya membaca minat pasar tanpa perlu menanggung risiko stok berlebih.

Setelah itu, ia mulai memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan penjualan. Strategi tersebut membuat pesanan datang lebih konsisten dari waktu ke waktu.

Awalnya, penjualan dilakukan hanya dalam beberapa kali pembukaan pesanan. Namun, respons pelanggan yang positif membuat We.Eats terus berkembang.

Saat ini, We.Eats sudah bisa dipesan setiap hari melalui GoFood dan Instagram. Kehadiran kanal digital itu menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan usaha Windy.

Modal Usaha Kuliner

Untuk memulai usaha, Windy hanya membutuhkan modal sekitar Rp1 juta hingga Rp3 juta. Dana itu digunakan untuk membeli bahan baku harian di pasar.

Sementara itu, peralatan masak yang dipakai masih memanfaatkan perlengkapan yang tersedia di dapur rumah. Kondisi tersebut membuat biaya awal bisa ditekan secara efisien.

Windy mengembangkan usahanya secara bertahap sesuai kemampuan. Ia memilih membeli bahan baku, peralatan, dan fasilitas lain dengan pola step by step.

Langkah itu membuat arus keuangan usaha tetap terjaga. Windy tidak terburu-buru memperbesar bisnis sebelum fondasinya cukup kuat.

Omzet Kuliner Harian

Dari usaha tersebut, Windy kini mengantongi omzet bersih hingga Rp5 juta per bulan. Angka itu menjadi bukti bahwa bisnis kecil bisa tumbuh bila dikelola dengan konsisten.

Pendapatan itu ia raih melalui penjualan yang terus berjalan setiap hari. Permintaan pelanggan yang stabil membantu menjaga perputaran usaha tetap hidup.

Meski omzet sudah berkembang, Windy tetap menjalankan bisnis dengan hati-hati. Ia berupaya menjaga kualitas produk agar pelanggan terus kembali memesan.

Keberhasilan itu juga menunjukkan bahwa usaha rumahan dapat memberi hasil nyata. Dengan pengelolaan yang tepat, bisnis kuliner bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan.

Tantangan Usaha Kuliner

Dalam menjalankan bisnis, Windy hanya dibantu satu karyawan untuk memasak dan menyiapkan produk. Keterbatasan sumber daya manusia membuatnya harus bekerja lebih terorganisasi.

Saat pesanan meningkat, ia kerap kewalahan mengatur alur produksi. Karena itu, Windy sesekali membatasi jumlah order agar pelayanan tetap terjaga.

Jika pesanan di pesan langsung sudah terlalu banyak, ia menutup sementara layanan di GoFood. Langkah tersebut dilakukan supaya pesanan yang masuk tetap bisa diproses tepat waktu.

Windy menegaskan bahwa menjaga kepuasan pelanggan lebih penting daripada mengejar volume semata. Dengan ritme usaha yang terkontrol, We.Eats tetap bisa tumbuh tanpa mengorbankan kualitas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!