Locapop kembali hadir di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada 26 hingga 31 Mei 2026 dengan membawa 65 brand lokal pilihan. Sejak hari pertama, bazar ini langsung dipadati pengunjung dan penyedia jasa titip yang berburu potongan harga hingga 75 persen tanpa biaya masuk.
Gelaran tersebut mengusung konsep baru bertajuk Locapop Rooftop Social Club yang berkolaborasi dengan Culinary Market Week. Selain berbelanja fashion, pengunjung juga bisa menikmati suasana rooftop dan aneka makanan kekinian di lokasi acara.
Locapop Hadirkan Konsep Baru
Head Creative Locapop, Eras Pragitha, mengatakan konsep kali ini dirancang agar pengunjung mendapat pengalaman yang lebih lengkap. Menurut dia, acara tidak hanya menawarkan produk fesyen, tetapi juga ruang bersantai dengan suasana senja di rooftop.
Eras menjelaskan, kolaborasi dengan Culinary Market Week membuat pengunjung dapat menikmati pilihan kuliner sembari berbelanja. Konsep ini dihadirkan untuk memperluas daya tarik bazar agar tidak sebatas transaksi ritel.
Ia menambahkan, nuansa sosial yang dibangun dalam gelaran ini diharapkan mendorong pengunjung datang bersama teman atau keluarga. Dengan begitu, Locapop tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga ruang rekreasi singkat di tengah kota.
Brand Lokal Beralih ke Offline
Diskon besar hingga 75 persen yang ditawarkan dalam bazar ini disebut sebagai strategi bertahan hidup bagi banyak pelaku usaha lokal. Eras menyebut, sejumlah brand kini lebih memusatkan perhatian ke pasar offline karena penjualan daring sedang melemah.
Menurut dia, kenaikan biaya admin di platform e-commerce menjadi salah satu alasan utama brand mengalihkan fokus ke bazar. Kondisi tersebut membuat banyak pemilik usaha harus menata ulang strategi penjualan agar tetap memperoleh margin yang sehat.
Eras juga menilai pasar fisik memberi kepastian biaya yang lebih terukur dibandingkan marketplace. Dengan pola fixed cost, pelaku usaha dapat menghitung kebutuhan operasional secara lebih jelas dan menghindari kebocoran biaya transaksi.
Busana Muslim dan Harian
Sejumlah merek menghadirkan promo menarik untuk busana muslim dan pakaian harian selama bazar berlangsung. Omyca, misalnya, menjual one set celana seharga Rp125.000 dan one set rok Rp135.000, serta mukena Rp130.000.
FWDaily menawarkan pakaian mulai dari Rp30.000 dengan tambahan potongan Rp20.000, sedangkan Dippew mematok cardigannya di harga Rp90.000. Giyomi juga mengemas promo bundling dua baju seharga Rp350.000, sementara TGIF Project menawarkan dua baju Rp150.000 atau tiga baju Rp200.000.
Untuk kategori busana muslimah, Gamaleea menjual koleksi best seller seharga Rp150.000 dan koleksi terbaru Rp199.000. Lozy Hijab turut menarik perhatian lewat paket hijab Rp100.000 untuk tiga atau lima buah, serta abaya dan mukena mulai Rp199.000.
Aksesori dan Alas Kaki
Selain busana, Locapop juga menjadi incaran pemburu aksesori dan alas kaki dengan harga kompetitif. Hey Lalaluna menawarkan gelang Rp50.000, anting Rp25.000, dan bros kristal premium bagi pencinta pernak-pernik.
This is Lubi ikut meramaikan area aksesori dengan produk mulai dari Rp10.000, handle tumbler dan strap phone seharga Rp55.000, serta cincin yang bisa dibeli Rp70.000 untuk satu buah atau Rp120.000 untuk dua buah. Ragam harga tersebut membuat pengunjung memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.
Di kategori alas kaki, PVN menawarkan sepatu serba Rp150.000 dan flash sale serba Rp50.000 yang langsung menarik perhatian. Tarompah melengkapi pilihan dengan sandal teplek Rp149.000, serta sepatu balet dan raya heels seharga Rp199.000.
Strategi Cinta Produk Lokal
Gelaran Locapop juga menjadi bagian dari upaya mendorong konsumen kembali membeli produk lokal secara langsung. Melalui bazar, brand dapat mengarahkan pembeli untuk bertransaksi lewat WhatsApp atau situs resmi mereka sendiri.
Menurut Eras, pendekatan ini penting agar pelaku usaha tidak sepenuhnya bergantung pada marketplace digital. Ia menilai penjualan langsung memberi peluang margin yang lebih baik dibandingkan sistem yang dibebani berbagai potongan biaya.
Dengan kombinasi diskon besar, variasi produk yang luas, dan pengalaman belanja yang lebih hidup, Locapop kembali menegaskan daya tarik bazar offline. Ajang ini sekaligus menunjukkan bahwa produk lokal masih memiliki tempat kuat di tengah persaingan ritel digital yang makin ketat.
