Lizzo Tampil dengan Piercing Palsu di amfAR Gala Cannes

Lifestyle Anindya Kirana Putri 31 Mei 2026 08:38 WIB 2
Lizzo Tampil dengan Piercing Palsu di amfAR Gala Cannes

Lizzo kembali menjadi sorotan di karpet merah amfAR Gala Cannes 2026 dengan tampilan yang memadukan kemewahan, seni, dan ilusi visual. Pada acara yang digelar di Hôtel du Cap-Eden-Roc, Kamis (21/5/2026), ia mengenakan gaun beludru dengan detail piercing palsu serta perhiasan berlian spektakuler. Penampilannya langsung mencuri perhatian karena menghadirkan kesan teatrikal yang kuat. Gaya tersebut menegaskan tren piercing palsu yang semakin populer di dunia mode.

Gaun itu didukung aksesori berlapis, termasuk manset sarung tangan berbentuk pahatan yang menyerupai tangan tambahan. Seluruh tampilan dirancang untuk memberi efek visual yang dramatis dan mewah. Lizzo juga tampil di panggung amal tersebut sambil membawakan beberapa lagu andalannya. Selain menebar pesona di Cannes, ia turut membocorkan rencana album barunya.

Piercing palsu di gaun Lizzo

Detail paling mencolok dari penampilan Lizzo terletak pada ilusi piercing di bagian dada gaun. Dua cincin tampak seolah menusuk bodice, lalu kalung berlian tergantung di antara keduanya. Namun, elemen itu hanyalah trik visual atau trompe l'oeil, bukan tindikan sungguhan. Efek tersebut membuat gaun tampil provokatif tanpa kehilangan kesan elegan.

Gaun berbahan beludru itu dirancang untuk memberi kontras antara kelembutan material dan kesan tajam dari aksesori. Sentuhan tersebut membuat busana Lizzo terlihat unik di tengah deretan penampilan glamor Cannes. Gaya ini juga memperkuat citra Lizzo sebagai artis yang berani bereksperimen dengan mode. Tidak heran, penampilannya segera menjadi perbincangan di karpet merah.

Tren piercing palsu sendiri memang sedang naik daun di berbagai ajang bergengsi. Sebelumnya, Chappell Roan juga tampil mencolok dengan gaun serupa di Grammy Awards 2026. Bedanya, gaun arsip Thierry Mugler itu pada versi asli memang memakai tindikan sungguhan. Fenomena ini menunjukkan bahwa ilusi visual kini menjadi bagian penting dari mode panggung modern.

Perhiasan berlian yang mencolok

Kemewahan penampilan Lizzo semakin menonjol berkat kolaborasi perhiasan dengan desainer berbasis London, Anabela Chan. Total sekitar 2.000 berlian putih hasil laboratorium digunakan dalam rangkaian aksesori itu. Bobot keseluruhannya mencapai 3.161 karat, sehingga memberi kesan sangat spektakuler. Berlian tersebut tersebar pada kalung, anting, manset, dan rantai yang menjuntai dari dada.

Pemilihan perhiasan berukuran besar membuat tampilan Lizzo terasa semakin megah di atas karpet merah. Setiap detail dirancang untuk mendukung tema visual gaun yang sudah dramatis sejak awal. Tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, aksesori itu menjadi bagian penting dari keseluruhan narasi busana. Hasilnya adalah penampilan yang sulit diabaikan oleh kamera maupun tamu undangan.

Kolaborasi semacam ini menunjukkan bagaimana mode dan perhiasan dapat saling menguatkan. Dalam konteks acara amal besar seperti amfAR, tampilan glamor kerap menjadi bagian dari daya tarik publik. Lizzo memanfaatkan momen tersebut untuk menghadirkan citra yang berani dan artistik. Kombinasi itu membuatnya tampil menonjol di antara para selebritas lain.

Gaya panggung dan sentuhan artistik

Selain gaun dan perhiasan, Lizzo juga menambahkan elemen artistik lewat aksesori pahatan di tangannya. Manset sarung tangan itu dibuat menyerupai sepasang tangan tambahan yang seolah bertumpu di atas tangan aslinya. Detail ini memberi kesan surealis dan teatrikal pada keseluruhan tampilannya. Efeknya, gaya Lizzo terasa lebih seperti karya seni ketimbang sekadar busana.

Sentuhan akhir pada penampilannya datang dari nail artist Angel My Linh. Kuku stiletto berwarna biru krom matte dipilih untuk menyatu dengan nuansa gaun. Warna tersebut memberi aksen modern sekaligus mempertegas karakter visual yang berani. Seluruh komposisi tampil serasi dari ujung kepala hingga ujung kuku.

Stylist Patti Wilson menjadi sosok di balik konsep penampilan Lizzo pada malam itu. Ia merangkai berbagai elemen agar busana, perhiasan, dan aksesori tampil seimbang. Hasilnya adalah tampilan yang terasa matang, terarah, dan penuh identitas. Di atas karpet merah, Lizzo berhasil menunjukkan kekuatan styling sebagai bagian dari cerita visual.

AmfAR dan album baru Lizzo

Acara amfAR Gala Cannes yang digelar di Hôtel du Cap-Eden-Roc berhasil mengumpulkan dana hingga 20 juta dolar AS. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung riset AIDS dan menjadi salah satu pencapaian penting acara amal itu. Geena Davis bertindak sebagai pembawa acara dalam malam penuh selebritas tersebut. Kehadiran Lizzo menambah sorotan pada perhelatan yang sarat tujuan kemanusiaan ini.

Di sela acara, Lizzo juga tampil di atas panggung sambil memegang koktail. Ia membawakan lagu Don't Make Me Love U dan About Damn Time untuk memeriahkan malam amal tersebut. Penampilannya memperlihatkan sisi lain dari seorang musisi yang juga piawai menghibur di panggung besar. Momen itu membuat kehadirannya terasa lengkap, baik sebagai tamu maupun pengisi acara.

Lizzo kemudian membocorkan kabar mengenai album terbarunya yang berjudul B-ch. Ia mengaku ingin menghadirkan musik yang menyenangkan agar orang kembali menari dan tertawa. Album tersebut dijadwalkan rilis pada 5 Juni mendatang. Dengan momentum ini, Lizzo tampaknya siap membuka babak baru dalam karier musiknya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!