Lizzo Tampil dengan Gaun Ilusi Piercing di Cannes 2026

Lifestyle Nadia Safira Putri 24 Mei 2026 22:31 WIB 6
Lizzo Tampil dengan Gaun Ilusi Piercing di Cannes 2026

Lizzo mencuri perhatian di amfAR Gala Cannes 2026 yang digelar di Hôtel du Cap-Eden-Roc pada Kamis, 21 Mei 2026, lewat gaun beludru dengan ilusi tindik pada bagian dada. Penampilannya semakin menonjol karena dipadukan dengan perhiasan berlian spektakuler, yang total beratnya mencapai 3.161 karat, serta konsep visual yang teatrikal.

Gaya tersebut menegaskan bahwa tren piercing palsu di karpet merah masih terus berlanjut dan semakin berani. Selain tampil di karpet merah, penyanyi bernama asli Melissa Viviane Jefferson itu juga membawakan lagu di atas panggung dan mengungkap kabar terbaru soal album barunya.

Piercing palsu jadi sorotan

Detail paling mencolok dari busana Lizzo adalah ilusi piercing pada bagian dada yang tampak seperti tindikan sungguhan. Dua cincin terlihat menusuk bagian bodice, lalu sebuah kalung berlian menggantung di antaranya. Namun, efek itu hanyalah trik visual atau trompe l'oeil yang dirancang untuk memberi kesan dramatis.

Gaun berbahan beludru tersebut menampilkan pendekatan mode yang berani, sekaligus mempertahankan kesan elegan. Sentuhan ini membuat tampilan Lizzo berbeda dari busana karpet merah pada umumnya. Pilihan itu juga memperlihatkan bagaimana detail kecil dapat menjadi pusat perhatian utama.

Dalam konteks fashion selebritas, ilusi seperti ini menjadi cara baru untuk menciptakan kejutan tanpa harus menggunakan aksesori ekstrem. Konsep tersebut memadukan seni, teknik desain, dan narasi visual dalam satu penampilan. Hasilnya, tampilan Lizzo terasa seperti pertunjukan yang menyatu dengan mode.

Tren ini sebelumnya juga terlihat pada sejumlah penampilan lain di acara penghargaan internasional. Salah satu yang paling menonjol adalah busana Chappell Roan di Grammy Awards 2026. Gaun itu menggunakan efek serupa dan ikut memicu pembicaraan luas di media sosial.

Perhiasan berlian berlapis mewah

Kemewahan penampilan Lizzo diperkuat melalui kolaborasinya dengan desainer berbasis London, Anabela Chan. Perhiasan yang dikenakan disebut melibatkan sekitar 2.000 berlian putih hasil laboratorium. Total beratnya mencapai 3.161 karat dan tersebar di beberapa elemen aksesori.

Perhiasan tersebut hadir dalam bentuk kalung, anting, manset, hingga rantai yang menjuntai dari bagian dada. Susunannya membuat penampilan Lizzo terlihat penuh detail dan sangat terkurasi. Setiap elemen tampak dirancang untuk saling melengkapi, bukan sekadar sebagai pelengkap busana.

Selain perhiasan utama, Lizzo juga memakai aksesori berupa manset sarung tangan berbentuk pahatan. Bentuknya menyerupai sepasang tangan tambahan yang seolah bertumpu di atas tangannya sendiri. Efek ini menambah lapisan artistik pada keseluruhan tampilan malam itu.

Sentuhan tersebut menunjukkan bahwa busana red carpet kini tidak hanya soal gaun, tetapi juga bagaimana aksesori membangun karakter. Dalam kasus Lizzo, kemewahan diolah menjadi elemen teatrikal yang tetap terlihat modern. Hasilnya adalah penampilan yang kuat secara visual dan mudah diingat.

Riasan dan tim kreatif

Detail akhir penampilan Lizzo dilengkapi oleh nail artist Angel My Linh, yang memberikan kuku stiletto berwarna biru krom matte. Warna tersebut selaras dengan nuansa gaun dan memperkuat kesan futuristis. Kuku itu menjadi aksen kecil, tetapi sangat menentukan keseluruhan harmoni tampilan.

Di balik konsep penampilan malam itu, stylist Patti Wilson berperan menyusun keseluruhan arah gaya Lizzo. Ia menggabungkan busana, aksesori, dan riasan menjadi satu kesatuan yang konsisten. Pendekatan ini membuat penampilan Lizzo terasa matang dan terencana dengan baik.

Pemilihan elemen visual yang kuat menunjukkan bahwa tim kreatif ingin menempatkan Lizzo sebagai pusat perhatian. Setiap detail, mulai dari beludru hingga berlian, dibangun untuk menghasilkan kesan mewah. Dalam dunia mode selebritas, keselarasan seperti ini menjadi kunci agar sebuah tampilan tampil menonjol.

Keberhasilan konsep tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam fashion. Desainer, penata gaya, dan seniman kuku bekerja bersama untuk menciptakan satu narasi visual. Hasil akhirnya bukan hanya busana, tetapi sebuah presentasi gaya yang utuh.

Panggung amal dan album baru

Selain tampil di karpet merah, Lizzo juga naik ke panggung amfAR Gala Cannes untuk memeriahkan acara amal tersebut. Ia tampil sambil memegang koktail dan membawakan lagu Don't Make Me Love U serta About Damn Time. Aksi panggung itu melengkapi sorotan yang sudah lebih dulu tercipta dari penampilannya di acara yang sama.

AmfAR Gala Cannes dikenal sebagai agenda penggalangan dana penting untuk riset AIDS. Dalam penyelenggaraan tahun ini, acara tersebut berhasil mengumpulkan dana hingga 20 juta dolar AS. Ajang itu dipandu oleh aktris Geena Davis dan menjadi salah satu momen paling menonjol di Cannes.

Di sela acara, Lizzo juga membocorkan kabar mengenai album terbarunya yang bertajuk B-ch. Ia mengatakan ingin menghadirkan kembali musik yang menyenangkan bagi banyak orang. Menurutnya, musik harus membuat orang kembali menari dan tertawa.

Album tersebut dijadwalkan rilis pada 5 Juni mendatang. Kabar itu menambah perhatian publik terhadap langkah karier Lizzo setelah tampil dominan di Cannes. Dengan sorotan mode dan musik sekaligus, ia kembali menunjukkan daya tariknya di panggung hiburan global.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!