Laba Usaha VKTR Melonjak 823% pada Kuartal I 2026

Forex & Saham Gilang Nabaris 02 Juni 2026 12:32 WIB 3
Laba Usaha VKTR Melonjak 823% pada Kuartal I 2026

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mencatat kinerja solid pada kuartal I 2026 dengan laba usaha melonjak 823 persen secara tahunan. Kenaikan tersebut ditopang oleh efisiensi operasional, pertumbuhan penjualan kendaraan listrik, serta pengelolaan beban usaha yang tetap stabil di tengah kenaikan tarif energi dan dinamika geopolitik global.

Perseroan juga membukukan pertumbuhan penjualan bersih 58 persen dan laba bersih 98 persen secara tahunan. Direktur Utama VKTR, A. Ardiansyah Bakrie, menyebut capaian itu menegaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik komersial di Indonesia terus berjalan dan makin diterima pasar.

Kinerja VKTR Menguat

VKTR mencatat pertumbuhan laba usaha yang sangat tinggi pada awal 2026. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan perseroan menjaga profitabilitas di tengah tantangan industri yang masih dinamis.

Penjualan bersih perseroan tumbuh 58 persen secara tahunan. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan listrik komersial dari pasar.

Segmen manufaktur suku cadang juga mencatat pertumbuhan positif, meski masih terbatas. Kondisi itu sejalan dengan mulai pulihnya industri otomotif nasional.

Laba bersih VKTR turut naik 98 persen secara tahunan. Kinerja ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan penguatan efisiensi.

Efisiensi Dorong Profitabilitas

Perseroan mampu menjaga beban usaha tetap relatif stabil. Langkah ini menjadi faktor penting dalam menjaga margin di tengah tekanan biaya energi.

Kenaikan tarif energi dipicu oleh dinamika geopolitik global dalam beberapa waktu terakhir. Namun, VKTR tetap dapat mempertahankan arah pertumbuhan yang positif.

Manajemen menyebut fokus perusahaan tidak hanya pada pertumbuhan jangka pendek. VKTR ingin membangun fondasi bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Penguatan ekosistem TKDN menjadi salah satu pilar utama strategi tersebut. Selain itu, perseroan juga menyiapkan kapasitas produksi dan layanan purna jual yang lebih komprehensif.

Bus Listrik TransJakarta

Selama kuartal I 2026, VKTR menyelesaikan pengiriman 30 unit bus listrik 12 meter ke operator TransJakarta. Pengiriman ini mendukung operasional transportasi publik berbasis listrik di Jakarta.

Secara kumulatif, VKTR telah memasok 152 unit bus listrik untuk armada TransJakarta. Jumlah itu setara sekitar 30 persen dari total armada bus listrik TransJakarta yang mencapai 500 unit.

Bus listrik VKTR juga masih menjadi satu-satunya armada TransJakarta yang dirakit di dalam negeri. Produk tersebut telah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri di atas 40 persen.

Posisi itu memperkuat peran VKTR dalam rantai pasok kendaraan listrik nasional. Perseroan juga menargetkan layanan yang lebih responsif dan terintegrasi bagi para operator.

Roadmap Industri Elektrik

VKTR terus memperkuat roadmap industrialisasi kendaraan listrik nasional. Langkah ini ditempuh melalui pengembangan ekosistem produksi berbasis TKDN.

Perseroan sebelumnya telah mencapai TKDN di atas 40 persen untuk lini bus 12 meter dan 8 meter. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk mendorong lokalisasi komponen lebih lanjut.

Penguatan rantai pasok domestik dinilai akan membantu efisiensi biaya. Di sisi lain, strategi itu juga dapat meningkatkan daya saing produk VKTR di pasar.

Dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional semakin terlihat dengan diresmikannya fasilitas perakitan VKTR Sakti Industries di Magelang. Peresmian pada 9 April 2026 oleh Presiden RI menambah kepercayaan terhadap prospek industri ini.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!