Kunci UMKM Fesyen Bertahan di Pasar Kompetitif

Lifestyle Anindya Kirana Putri 22 Mei 2026 02:33 WIB 9
Kunci UMKM Fesyen Bertahan di Pasar Kompetitif

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku UMKM fesyen dituntut tidak hanya mengandalkan promosi untuk bertahan di pasar. Pemilik brand modest fesyen Kienka, Helda Amalia, menilai produk harus memiliki ciri khas yang kuat agar mudah dikenali konsumen. Menurut dia, identitas yang konsisten menjadi kunci agar brand tetap eksis di tengah perubahan tren.

Helda menyampaikan pandangan itu dalam acara Borderless Commerce in Action di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, 16 Agustus 2025. Ia mencontohkan Kienka yang mempertahankan motif bunga dengan warna pastel sebagai DNA produk sejak awal. Selain itu, strategi segmentasi pasar dan aktivasi pemasaran digital juga ikut menentukan daya saing brand.

DNA Produk yang Kuat

Helda menegaskan bahwa brand fesyen harus punya DNA yang kuat agar tidak mudah tenggelam di pasar. Pada Kienka, ciri itu terlihat dari motif bunga dan palet warna pastel yang konsisten digunakan. Identitas visual tersebut membuat produk lebih mudah diingat oleh pelanggan.

Menurut dia, konsistensi desain tidak boleh berubah hanya karena mengejar tren sesaat. Brand yang punya karakter jelas akan lebih mudah membangun kepercayaan konsumen. Dalam jangka panjang, kekuatan identitas ini menjadi pembeda utama dari pesaing.

Helda menyebut konsistensi juga membantu brand menjaga arah pengembangan produk. Dengan ciri khas yang sama, konsumen dapat langsung mengenali koleksi baru. Hal ini membuat proses membangun loyalitas pasar menjadi lebih efektif.

Bidik Pasar Spesifik

Kienka menyasar konsumen berusia sekitar 30 hingga 50 tahun yang ingin tetap tampil muda. Karena itu, pemilihan warna dan desain disesuaikan dengan preferensi segmen tersebut. Strategi ini membuat produk lebih relevan bagi target pasar yang dibidik.

Helda menilai pemahaman terhadap kebutuhan konsumen jauh lebih penting daripada sekadar memperbanyak koleksi. Brand yang memahami usia, gaya hidup, dan selera pasar akan lebih mudah menjual produk. Fokus seperti ini juga membantu efisiensi dalam pengembangan desain.

Ia menambahkan bahwa segmentasi yang tepat membuat komunikasi pemasaran lebih terarah. Pesan yang disampaikan ke konsumen pun menjadi lebih jelas dan tidak melebar. Dengan begitu, brand dapat membangun posisi yang lebih kuat di pasar modest fesyen.

Aktif Di Panggung Fesyen

Selain menjaga identitas produk, Kienka juga aktif mengikuti berbagai kegiatan fashion week di tingkat nasional. Helda mengatakan keikutsertaan itu penting untuk memperluas jangkauan brand dan memperkuat eksposur. Langkah tersebut juga membuka peluang bertemu dengan calon pembeli dan mitra bisnis.

Di luar ajang yang digelar pihak lain, Kienka juga mengadakan kegiatan sendiri untuk menjaga kedekatan dengan pasar. Strategi ini membantu brand tetap hadir dalam percakapan industri fesyen. Konsistensi tampil di berbagai panggung dinilai memperkuat citra merek.

Helda menilai keterlibatan aktif dalam ekosistem fesyen membuat produknya lebih mudah dikenali. Brand juga bisa mengikuti dinamika selera pasar secara langsung. Dengan cara itu, posisi bisnis dapat tetap relevan di tengah persaingan yang bergerak cepat.

Strategi Jualan Langsung

Helda juga membagikan strategi agar live shopping tetap menarik minat pembeli. Menurut dia, host harus mampu menciptakan suasana yang dinamis dan membuat penonton merasa perlu segera mengambil keputusan. Teknik komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam mendorong penjualan.

Selain itu, Kienka menerapkan sistem open pre-order agar penonton punya waktu melihat contoh produk lebih dulu. Perusahaan menampilkan produk sampel selama tiga hingga lima hari sebelum penjualan dibuka. Pola ini memberi ruang bagi konsumen untuk mengenal produk sebelum membeli.

Helda menjelaskan bahwa konten juga dibuat untuk memicu perhatian publik sebelum produk resmi dijual. Tujuannya agar produk lebih dulu viral, lalu bisa dibeli pada waktu yang sudah ditentukan. Dengan kombinasi strategi ini, penjualan langsung diharapkan tetap ramai dan efektif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!