Kualitas Internet Hotel Makkah dan Madinah Disorot Ookla

Teknologi Moh. Royhan Nahado 23 Mei 2026 12:49 WIB 5
Kualitas Internet Hotel Makkah dan Madinah Disorot Ookla

Performa internet di sejumlah hotel mewah sekitar Makkah dan Madinah menjadi sorotan setelah laporan terbaru Ookla menemukan kesenjangan kecepatan yang cukup lebar. Temuan ini penting karena jutaan jemaah dari berbagai negara akan bergantung pada koneksi internet untuk berkomunikasi, bernavigasi, dan mengakses layanan digital selama berada di dua kota suci tersebut.

Dari 16 hotel yang dianalisis, hanya tiga yang mampu mencatat kecepatan unduh median di atas 100 Mbps. SwissĂ´tel Makkah menempati posisi teratas dengan 152,17 Mbps, disusul Fairmont Hotel 148,87 Mbps, dan SwissĂ´tel Al Maqam sebesar 124 Mbps.

Internet hotel Makkah

Data Ookla menunjukkan bahwa tidak semua hotel mewah di Makkah mampu memberikan kualitas internet yang sepadan dengan tarif dan reputasinya. Pullman ZamZam Makkah masih mencatat 96,80 Mbps, tetapi sejumlah properti lain hanya bergerak di kisaran 18 Mbps hingga 38 Mbps.

Al Ghufran Safwah Hotel Makkah, Pullman Zamzam Madina, Hyatt Regency Makkah - Jabal Omar, hingga Millennium Al Aqeeq termasuk dalam kelompok yang masih tertinggal. Kondisi ini menunjukkan bahwa kapasitas jaringan di kawasan padat jemaah belum merata, meski permintaan konektivitas terus meningkat.

Perbedaan performa tersebut berdampak langsung pada pengalaman tamu, terutama saat mereka membutuhkan akses cepat untuk panggilan video, peta digital, dan komunikasi keluarga. Dalam situasi dengan mobilitas tinggi seperti musim haji, internet yang lambat dapat menghambat aktivitas harian secara signifikan.

Konsistensi jaringan saat sibuk

Masalah utama bukan hanya kecepatan puncak, melainkan kestabilan jaringan ketika hotel berada pada jam sibuk. Ookla mencatat bahwa bahkan di hotel terbaik, 10 persen pengguna terbawah masih dapat mengalami penurunan kecepatan hingga di bawah 15 Mbps.

Keadaan ini berpotensi menimbulkan frustrasi besar bagi tamu yang mengandalkan internet untuk kebutuhan mendesak. Ketika banyak pengguna tersambung secara bersamaan, kualitas layanan dapat turun drastis meski angka rata-rata terlihat tinggi.

Kondisi yang lebih mengkhawatirkan ditemukan pada sejumlah hotel premium lain yang justru mencatat performa sangat rendah. Hilton Makkah Convention Hotel hanya membukukan 4,95 Mbps, sementara Anjum Hotel Makkah berada di angka 10,51 Mbps.

Teknologi penentu kualitas

Menurut Ookla, perbedaan performa internet sangat dipengaruhi oleh teknologi jaringan yang digunakan hotel. Properti yang mengandalkan Wi-Fi 6, frekuensi 5 GHz, dan dukungan fiber optik terbukti jauh lebih stabil dibanding hotel yang masih bertumpu pada Wi-Fi 4 dan pita 2,4 GHz.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa investasi infrastruktur menjadi faktor penentu dalam menjaga kualitas layanan digital. Tanpa pembaruan perangkat dan kapasitas jaringan, hotel berisiko tertinggal dalam memenuhi kebutuhan tamu yang semakin tinggi.

Dalam konteks perjalanan ibadah, koneksi yang stabil bukan lagi pelengkap, melainkan bagian dari kenyamanan dasar. Hotel yang mampu mengadopsi teknologi terbaru akan memiliki keunggulan kompetitif sekaligus meningkatkan kepuasan jemaah.

Lonjakan data jemaah

Musim haji 2025 juga memperlihatkan betapa pentingnya konektivitas digital bagi para jemaah. Ookla mencatat rata-rata penggunaan data mencapai 1,26 GB per hari, atau sekitar tiga kali lipat dari rata-rata global.

Angka tersebut meningkat tajam dibanding musim haji 2024 yang berada di level 876 MB per pengguna per hari. Lonjakan ini menegaskan bahwa kebutuhan internet jemaah terus bertambah seiring semakin besarnya ketergantungan pada layanan digital.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Ookla menilai penyedia hotel perlu menambah kapasitas ISP, memperluas jaringan fiber, memprioritaskan penggunaan frekuensi 5 GHz, dan menambah titik akses di area rawan sinyal. Langkah tersebut dinilai penting agar pengalaman digital jemaah tetap lancar selama berada di Makkah dan Madinah.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!