Komdigi Dorong Pemerataan Data Center ke Indonesia Timur

Teknologi Moh. Royhan Nahado 25 Mei 2026 22:34 WIB 2
Komdigi Dorong Pemerataan Data Center ke Indonesia Timur

Kementerian Komunikasi dan Digital mendorong pemerataan pembangunan pusat data atau data center nasional hingga ke wilayah Indonesia timur. Kebijakan ini disiapkan untuk mengurangi ketimpangan infrastruktur digital yang selama ini lebih banyak bertumpu di kawasan barat. Pemerintah menilai kebutuhan komputasi dan pengolahan data terus meningkat seiring pesatnya pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan. Langkah tersebut juga diharapkan memperkuat fondasi ekonomi digital nasional.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, menyebut pemerintah tengah menyiapkan master plan dan roadmap data center. Ia menegaskan, pengembangan tidak boleh berhenti di wilayah barat, tetapi harus menjangkau timur Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Wayan dalam IndoTelko Forum di Jakarta, Rabu, 29 April 2026. Menurut dia, pemerataan pusat data menjadi kebutuhan strategis bagi masa depan ekosistem digital.

Pemerataan Data Center Nasional

Wayan menjelaskan bahwa selama ini data center masih terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia. Kondisi tersebut dinilai belum ideal untuk mendukung pertumbuhan layanan digital secara merata. Karena itu, pemerintah menyiapkan arah pembangunan yang lebih seimbang. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Menurut Wayan, data center kini telah menjadi bagian dari aset strategis digital. Fasilitas ini tidak lagi sekadar tempat penyimpanan data, melainkan tulang punggung ekonomi digital. Perannya juga semakin penting dalam mendukung layanan berbasis cloud dan edge computing. Kebutuhan itu akan terus bertambah seiring meluasnya penggunaan teknologi berbasis data.

Komdigi menilai pemerataan data center akan memberi dampak langsung pada percepatan transformasi digital nasional. Infrastruktur yang tersebar lebih luas akan membuat layanan digital lebih efisien dan responsif. Selain itu, distribusi pusat data yang lebih merata dapat memperkuat ketahanan ekosistem digital. Pemerintah pun menempatkan agenda ini sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang.

Peluang Data Center Timur

Pemerintah melihat Indonesia timur sebagai wilayah dengan potensi besar untuk pengembangan data center. Namun, pemilihan lokasi tetap harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dasar. Akses terhadap jaringan digital yang andal menjadi syarat utama agar operasional pusat data berjalan optimal. Karena itu, pengembangan di timur akan dilakukan secara bertahap dan terukur.

Wayan menyebut keberadaan jaringan fiber optik menjadi salah satu faktor penentu utama. Selain itu, sistem kabel laut atau cable landing station juga menjadi komponen penting untuk konektivitas global. Tanpa dukungan tersebut, data center akan sulit bekerja secara maksimal. Pemerintah ingin memastikan setiap lokasi memiliki fondasi teknis yang memadai.

Dengan kesiapan infrastruktur yang baik, Indonesia timur berpeluang menjadi pusat pertumbuhan digital baru. Kehadiran data center dapat mendorong aktivitas ekonomi lokal dan membuka ekosistem teknologi yang lebih luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh industri, tetapi juga masyarakat dan pelaku usaha. Pemerataan ini diharapkan memberi efek berantai bagi pembangunan daerah.

Infrastruktur Data Center Pendukung

Komdigi menekankan bahwa pembangunan data center membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Prosesnya melibatkan berbagai aspek perizinan dan dukungan teknis yang tidak bisa dikerjakan sendiri. Pemerintah perlu memastikan seluruh tahapan berjalan sinkron. Dengan begitu, hambatan administratif dapat diminimalkan.

Menurut Wayan, dukungan listrik dari PLN menjadi salah satu kebutuhan utama. Selain itu, pasokan air, izin lingkungan, dan izin bangunan juga harus disiapkan secara terpadu. Semua unsur tersebut berpengaruh pada kelayakan operasional pusat data. Karena itu, pemerintah sedang merapikan koordinasi agar proses pembangunan lebih efisien.

Penguatan infrastruktur pendukung dipandang penting untuk menarik minat pelaku industri. Investor cenderung memilih lokasi yang memiliki kepastian layanan dasar dan kepastian regulasi. Jika seluruh prasyarat terpenuhi, pembangunan dapat berlangsung lebih cepat. Hal ini akan mempercepat penyebaran pusat data ke berbagai wilayah.

Investasi Data Center Berkelanjutan

Pemerintah juga membuka peluang investasi seluas-luasnya dalam pengembangan data center. Meski demikian, setiap investasi tetap diarahkan agar mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan. Komdigi mendorong penggunaan konsep green data center sebagai salah satu pendekatan utama. Model ini dinilai sejalan dengan kebutuhan industri digital masa depan.

Konsep green data center menekankan efisiensi energi, pengelolaan panas, dan pemanfaatan sumber daya secara lebih bijak. Pendekatan tersebut penting karena operasional data center membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Dengan sistem yang lebih ramah lingkungan, biaya operasional dapat ditekan dalam jangka panjang. Selain itu, dampak terhadap lingkungan juga bisa dikurangi.

Melalui strategi pemerataan, pemerintah berharap pusat data tidak lagi terpusat di satu kawasan. Indonesia timur diharapkan mendapat porsi yang lebih besar dalam pembangunan infrastruktur digital nasional. Langkah ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah. Pada akhirnya, kesenjangan infrastruktur antarwilayah dapat dipersempit.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!