Kolagen Bukan Hanya untuk Kulit, Ini Manfaat Lengkapnya

Lifestyle Nadia Safira Putri 31 Mei 2026 05:57 WIB 2
Kolagen Bukan Hanya untuk Kulit, Ini Manfaat Lengkapnya

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh menurun, sehingga banyak orang mulai mencari cara untuk menjaganya. Suplemen kolagen kerap dipilih, terutama oleh wanita usia 25 tahun ke atas, karena dianggap membantu mempertahankan elastisitas dan kelembapan kulit.

Namun, manfaat kolagen ternyata tidak berhenti pada urusan kecantikan. Kolagen juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sendi dan tulang, sehingga mendukung tubuh tetap aktif dan bugar dalam aktivitas harian.

Manfaat Kolagen untuk Kulit

Kolagen dikenal luas sebagai komponen penting yang membantu menjaga struktur kulit tetap kuat. Saat produksi kolagen menurun, kulit bisa kehilangan elastisitas dan tampak lebih kering.

Menurut Dr Adrian Setiaji, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, kolagen juga berperan dalam mendukung tubuh agar tetap nyaman bergerak. Dengan sendi dan tulang yang terjaga, gaya hidup aktif serta olahraga rutin menjadi lebih mudah dilakukan.

Karena itu, konsumsi kolagen sering dipandang sebagai bagian dari perawatan tubuh dari dalam. Manfaat ini akan lebih terasa jika diimbangi dengan pola hidup yang sehat dan konsisten.

Vitamin C Penunjang Kolagen

Produksi kolagen dalam tubuh dapat didukung dengan asupan vitamin C yang cukup. Nutrisi ini membantu proses pembentukan kolagen sekaligus mendukung penyerapannya di dalam tubuh.

Dr Danar Wicaksono, spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, menjelaskan bahwa vitamin C bisa menjadi booster bagi kolagen. Karena itu, kecukupan vitamin C perlu diperhatikan agar manfaat kolagen dapat bekerja lebih optimal.

Vitamin C sebenarnya dapat diperoleh dari makanan sehari-hari, tetapi suplemen tambahan dinilai membantu sebagian orang. Terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat di kota besar, asupan terukur dari suplemen bisa menjadi pilihan praktis.

Cara Konsumsi yang Tepat

Tidak ada waktu khusus yang wajib dipilih untuk mengonsumsi suplemen kolagen maupun vitamin C. Konsumsinya dapat disesuaikan dengan rutinitas dan aktivitas harian masing-masing orang.

Meski demikian, hasil yang lebih optimal biasanya bergantung pada kebiasaan hidup yang sehat. Tidur cukup, olahraga rutin, dan manajemen stres yang baik menjadi faktor pendukung utama.

Dr Adrian menegaskan bahwa kombinasi ketiga hal tersebut memiliki peran besar dalam membantu regenerasi tubuh. Jika dijalankan secara konsisten, produksi kolagen dapat lebih terjaga dalam jangka panjang.

Tanda Tubuh Kekurangan Kolagen

Kekurangan kolagen sering kali tidak langsung menunjukkan gejala yang jelas. Namun, ketika tubuh mulai terasa nyeri dan lebih mudah cedera, kondisi ini bisa menjadi salah satu tandanya.

Selain nyeri, tanda lain yang dapat muncul adalah stretch mark pada kulit. Kondisi ini kerap terjadi pada ibu hamil maupun orang yang mengalami kenaikan berat badan.

Menjaga ketebalan kolagen pada kulit dapat membantu mengurangi risiko terbentuknya stretch mark. Kolagen yang cukup membuat kulit lebih elastis dan lebih siap menghadapi perubahan bentuk tubuh.

Jika stretch mark sudah terbentuk, kondisinya tidak bisa diatasi hanya dengan makanan atau suplemen kolagen. Penanganan yang lebih tepat, seperti laser di klinik kecantikan oleh dokter profesional, dapat menjadi pilihan untuk membantu memperbaiki tampilan kulit.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!