Kisah UliMus, Usaha Bawang Goreng Crispy dari Rumah

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 29 Mei 2026 00:25 WIB 3
Kisah UliMus, Usaha Bawang Goreng Crispy dari Rumah

Peluang usaha kerap muncul dari kebutuhan sederhana di rumah, dan hal itu dialami Romauli Sri Astuti Sitoris saat merintis bawang goreng crispy UliMus pada 2022. Berangkat dari sang anak yang tidak menyukai bawang goreng, perempuan yang akrab disapa Uli itu mengolah bahan sederhana menjadi camilan bernilai jual.

Inovasi tersebut awalnya dibuat untuk bekal anaknya yang menempuh pendidikan di pondok pesantren di Parung pada awal 2020. Tak disangka, produk itu justru membuka jalan rezeki baru, hingga kini UliMus tumbuh sebagai UMKM binaan Rumah BUMN BRI.

Awal usaha bawang goreng

Uli mengaku, ide membuat bawang goreng crispy muncul dari kebiasaan kecil di rumah. Ia ingin anaknya bisa menikmati bawang goreng dengan cara yang berbeda, bukan sekadar pelengkap makanan.

Setiap kali berkunjung ke pesantren, Uli membawa bawang goreng dengan varian rasa seperti barbeque dan balado. Produk itu ternyata disukai teman-teman sang anak, sehingga permintaan mulai berdatangan.

Dari situ, Uli melihat adanya peluang usaha yang menjanjikan. Ia lalu mulai menyiapkan stok lebih banyak untuk dititipkan melalui anaknya di lingkungan pesantren.

Modal kecil, semangat besar

Setelah mendapat dukungan dari suami, Uli memutuskan menekuni usaha tersebut secara serius dari rumah. Keputusan itu diambil ketika usaha suaminya terdampak pandemi dan kondisi ekonomi keluarga ikut tertekan.

Modal awal yang ia miliki bahkan tidak sampai Rp500 ribu. Meski terbatas, ia tetap berani mencoba dan mengembangkan produk secara bertahap.

Ketekunan itu menjadi titik awal pertumbuhan UliMus. Usaha yang semula hanya untuk kebutuhan keluarga, perlahan berubah menjadi sumber penghasilan tambahan yang stabil.

Legalitas dan identitas merek

Pada 2022, UliMus resmi memiliki legalitas usaha. Langkah ini memperkuat posisi bisnis rumahan tersebut agar lebih mudah berkembang dan dikenal pasar yang lebih luas.

Nama UliMus diambil dari gabungan nama Uli dan Mustofa, yang merupakan nama Uli dan suaminya. Pemilihan nama itu menjadi simbol kerja sama keluarga dalam membangun usaha.

Selain legalitas, keunikan produk juga menjadi nilai jual utama. Bawang goreng UliMus tidak hanya dijual sebagai taburan makanan, tetapi juga diposisikan sebagai camilan crispy yang punya karakter rasa kuat.

Dukungan rumah bumn bri

Perjalanan UliMus semakin terbantu setelah bergabung sebagai UMKM binaan Rumah BUMN BRI. Pendampingan seperti ini penting bagi pelaku usaha kecil agar lebih siap menghadapi pasar yang kompetitif.

Dukungan pembinaan membantu pelaku usaha memahami pentingnya pengelolaan bisnis yang lebih rapi. Selain itu, akses jejaring juga memberi peluang untuk memperluas pemasaran produk.

Kisah Uli menunjukkan bahwa usaha kecil dapat tumbuh dari ide sederhana yang dijalankan konsisten. Dengan inovasi, keberanian, dan dukungan keluarga, produk rumahan bisa menjadi sumber cuan yang berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!