Kabel Pukpuk Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

Teknologi Moh. Royhan Nahado 22 Mei 2026 08:26 WIB 7
Kabel Pukpuk Perkuat Konektivitas Digital Indonesia Timur

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Infrastruktur ini menjadi kabel laut lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dan Papua Nugini. Kehadirannya diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur, sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Proyek ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan memperluas akses layanan digital di wilayah perbatasan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo hadir dalam peresmian dan menekankan pentingnya pemerataan konektivitas. Ia menyebut pembangunan jaringan harus berlangsung merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan agar seluruh wilayah memiliki kesempatan yang sama dalam ekosistem ekonomi digital. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya memperkuat konektivitas digital nasional. Menurutnya, proyek seperti Pukpuk Cable menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Kabel Pukpuk dan Konektivitas

Pukpuk Cable dibangun sebagai sistem kabel laut lintas batas yang menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi gerbang utama menuju Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini. Melalui jalur ini, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga ke wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Infrastruktur tersebut memperluas akses jaringan dan meningkatkan daya tahan konektivitas di kawasan timur Indonesia.

Keberadaan kabel ini tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga memperkuat integrasi telekomunikasi antarnegara. Sinergi Telin dan PNG DataCo dinilai menjadi langkah nyata dalam membangun konektivitas digital kawasan Asia-Pasifik. Proyek ini hadir sebagai simbol kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Dalam konteks yang lebih luas, infrastruktur ini membuka peluang kolaborasi digital lintas batas yang lebih besar.

Dengan hadirnya Pukpuk Cable, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua menghubungkan Vanimo ke Jayapura lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles melalui SEA-US. Kehadiran jalur alternatif ini membuat infrastruktur digital Papua lebih tangguh karena memiliki diversity route. Kondisi tersebut penting untuk menjaga kelangsungan layanan secara optimal bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa proyek ini menunjukkan Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Ia menyatakan TelkomGroup ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital. Telin sebagai operating company TelkomGroup memainkan peran sentral sejak tahap perencanaan hingga komersialisasi. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas internasional dengan jaringan nasional Papua.

Manfaat Ekonomi Digital

Kehadiran infrastruktur baru ini diperkirakan memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi digital di kawasan timur. Akses internet yang lebih andal akan mendukung aktivitas bisnis, layanan publik, dan pendidikan digital. Masyarakat di wilayah perbatasan juga berpeluang menikmati layanan komunikasi yang lebih stabil. Dalam jangka panjang, konektivitas yang kuat dapat mempercepat pemerataan pembangunan.

Pemerintah menilai percepatan transformasi digital menjadi bagian penting dari program prioritas nasional. Karena itu, konektivitas harus dibangun secara merata agar seluruh daerah dapat mengambil manfaat dari ekonomi digital. Papua dan Papua Nugini kini memiliki jalur yang lebih kuat untuk mendukung interaksi ekonomi regional. Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperluas akses infrastruktur digital hingga ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Telin juga berperan sebagai mitra strategis PNG DataCo dalam memastikan kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini. Kolaborasi tersebut membuka ruang bagi pengembangan konektivitas lanjutan di kawasan. Menurut Dian Siswarini, proyek Pukpuk membuktikan TelkomGroup mampu menjembatani kesenjangan digital antarnegara. Ia menambahkan bahwa inisiatif ini adalah wujud komitmen untuk menghadirkan infrastruktur digital berkelas dunia.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini harus diiringi konektivitas digital yang kuat. Ia menyebut kerja sama dengan Telin sebagai bentuk hubungan yang saling terhubung, saling mendukung, dan memberi manfaat bersama. Komboi juga menilai Pukpuk Cable bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal penguatan integrasi digital kedua negara. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya proyek ini bagi hubungan kawasan yang lebih erat.

Posisi Strategis Jayapura

Jayapura kini semakin menguat sebagai pusat konektivitas digital Papua. Posisi itu didukung oleh keberadaan dua jalur internasional yang membuat jaringan lebih aman dan tahan gangguan. Dengan dukungan infrastruktur ini, wilayah timur Indonesia memiliki landasan yang lebih baik untuk berkembang dalam ekonomi digital. Kondisi tersebut juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk terkoneksi dengan pasar yang lebih luas.

Landing station di Jayapura berperan sebagai simpul penting dalam menyalurkan trafik data internasional ke jaringan nasional. Dari titik ini, koneksi dapat diteruskan ke berbagai wilayah di Papua dan sekitarnya. Keandalan sistem menjadi kunci karena layanan digital saat ini bergantung pada kestabilan jaringan. Oleh sebab itu, keberadaan fasilitas ini dipandang strategis bagi ketahanan infrastruktur telekomunikasi nasional.

Peresmian Pukpuk Cable turut dihadiri Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, Wakil Konsulat Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, serta perwakilan Gubernur Papua, Christian Sohilait. Hadir pula CEO Telin Kharisma dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan proyek ini memiliki nilai strategis lintas sektor. Dukungan tersebut memperlihatkan keseriusan semua pihak dalam membangun konektivitas regional yang berkelanjutan.

TelkomGroup menegaskan bahwa penguatan infrastruktur digital di Papua merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Melalui Pukpuk Cable, perusahaan ingin memastikan Indonesia Timur memperoleh akses yang setara dalam perkembangan digital. Infrastruktur ini juga diharapkan memperluas kerja sama regional dan global di bidang telekomunikasi. Dengan demikian, Jayapura tidak hanya menjadi titik layanan, tetapi juga gerbang penting konektivitas Asia-Pasifik.

Kerja Sama Lintas Negara

Pukpuk Cable menjadi bukti bahwa kerja sama Indonesia dan Papua Nugini dapat diwujudkan melalui infrastruktur digital yang konkret. Proyek ini memperlihatkan bahwa konektivitas lintas batas mampu menjadi sarana memperkuat hubungan bilateral. Dalam konteks Asia-Pasifik, infrastruktur semacam ini bernilai strategis karena mendukung pergerakan data yang lebih efisien. Kedua negara kini memiliki pijakan yang lebih kuat untuk memperluas kolaborasi di bidang telekomunikasi.

Menurut PNG DataCo, proyek ini lahir dari semangat saling terhubung dan menciptakan manfaat bersama. Konektivitas yang andal dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, layanan publik, dan integrasi kawasan. Dengan jalur baru ini, wilayah perbatasan memiliki akses yang lebih baik terhadap dunia digital. Kondisi tersebut diharapkan mempersempit kesenjangan akses internet antarwilayah dan antarnegara.

Telin menyebut perannya dalam proyek ini bukan hanya sebagai penyedia teknis, tetapi juga sebagai mitra strategis jangka panjang. Dari perencanaan hingga komersialisasi, seluruh tahapan dilakukan dengan fokus pada kualitas dan keberlanjutan layanan. Keandalan sistem menjadi prioritas agar jalur lintas negara ini dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang. Hal itu penting untuk menjaga kepercayaan pengguna dan memperkuat ekosistem digital kawasan.

Melalui peresmian Pukpuk Cable, TelkomGroup menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital harus memberi manfaat yang melampaui batas negara. Proyek ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama lanjutan di sektor ekonomi digital, pendidikan, dan layanan publik. Dengan konektivitas yang semakin kuat, Indonesia Timur dapat mengambil peran lebih besar dalam peta digital regional. Langkah ini menandai babak baru integrasi konektivitas antara Indonesia, Papua Nugini, dan Asia-Pasifik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!