Kabel Laut Pukpuk Perkuat Konektivitas Digital Papua

Teknologi BRH 24 Mei 2026 14:00 WIB 7
Kabel Laut Pukpuk Perkuat Konektivitas Digital Papua

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan kabel laut Pukpuk di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat (8/5). Infrastruktur lintas batas ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur, sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan Asia-Pasifik.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pemerataan konektivitas harus terus didorong agar seluruh wilayah memiliki peluang yang sama dalam ekonomi digital. Kehadiran kabel laut Pukpuk diharapkan memperluas akses digital, memperkuat layanan telekomunikasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan.

Kabel Laut Pukpuk

Kabel laut Pukpuk merupakan hasil kolaborasi TelkomGroup dan PNG DataCo yang dibangun untuk memperkuat jaringan telekomunikasi lintas negara. Proyek ini juga menegaskan posisi Indonesia Timur sebagai bagian penting dari ekosistem konektivitas regional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut proyek tersebut sebagai bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur digital yang andal dan berkelanjutan. Menurut dia, tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dalam era digital yang semakin kompetitif.

Kolaborasi ini tidak hanya menyasar peningkatan kapasitas jaringan, tetapi juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi digital bagi masyarakat. Dengan konektivitas yang lebih kuat, layanan digital di Papua dan Papua Nugini diharapkan semakin mudah diakses.

Jalur Baru Asia-Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk disebut sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin menjadi gerbang utama menuju jaringan Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini.

Melalui jalur ini, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan ke wilayah-wilayah yang lebih terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Skema tersebut membuka akses konektivitas yang lebih luas dan lebih efisien bagi kedua negara.

Keberadaan jalur baru ini memperkuat integrasi jaringan di kawasan, sekaligus menambah opsi rute internasional yang lebih fleksibel. Hal tersebut penting untuk menjaga kelangsungan layanan saat terjadi gangguan pada salah satu jalur utama.

Penguatan Infrastruktur Papua

Dengan hadirnya kabel laut Pukpuk, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama terhubung ke Sulawesi, Maluku, dan Papua, sementara jalur kedua mengarah ke Papua Nugini sebelum tersambung ke jaringan global.

Keberadaan dua kaki konektivitas ini membuat infrastruktur digital Papua menjadi lebih tangguh dan resilien. Kondisi tersebut membantu menjaga kualitas layanan tetap optimal bagi masyarakat, pelaku usaha, dan penyedia layanan digital.

Pemerintah menilai pemerataan konektivitas harus dibangun secara merata, tidak terkonsentrasi, dan berkelanjutan. Dengan begitu, kawasan timur Indonesia dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem ekonomi digital.

Kerja Sama Digital Regional

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diiringi dengan konektivitas digital yang kuat. Ia menyebut kolaborasi dengan Telin sebagai langkah nyata untuk menghadirkan manfaat bersama bagi masyarakat kedua negara.

Menurut Komboi, kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan digital antara Papua Nugini dan Indonesia. Kerja sama ini dinilai membuka ruang integrasi yang lebih luas di tingkat kawasan.

Peresmian proyek turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan perusahaan terkait, termasuk Telkom, Telin, dan PNG DataCo. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya proyek tersebut bagi pengembangan konektivitas regional dan masa depan ekonomi digital.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!