Jogja Financial Festival Gelar Diskusi Keuangan untuk Generasi Muda

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 14 Mei 2026 04:48 WIB 15
Jogja Financial Festival Gelar Diskusi Keuangan untuk Generasi Muda

Jogja Financial Festival bakal hadir di Jogja Expo Center, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada 22–23 Mei 2026 sebagai wadah pertemuan pemangku kepentingan sektor keuangan. Acara ini merangkum pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat luas untuk berdiskusi. Tujuan utamanya adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terutama bagi generasi muda.

Selain itu, festival ini menyiapkan rangkaian kelas edukatif yang praktis, mulai dari literasi keuangan hingga perencanaan dana pribadi. Para pejabat negara, regulator, serta tokoh pelaku usaha diundang untuk berbagi pandangan dan pengalaman. Gelaran ini sebelumnya telah sukses di Surabaya dan Medan dengan partisipasi lebih dari sepuluh ribu orang.

Agenda dan Pembicara

Rangkaian Business Talk menghadirkan tokoh pemerintah dan regulator yang membahas kebijakan keuangan terkini. Di antaranya adalah Mukhamad Misbakhun, Anggito Abimanyu, dan Friderica Widyasari Dewi. Para pembicara akan membahas dampak kebijakan terhadap pasar dan inklusi keuangan.

Pemerintah daerah juga memastikan kehadiran mereka dalam sesi-sesi utama. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, direncanakan hadir pada beberapa sesi penting. Kehadiran mereka menandai komitmen daerah dalam memperkuat literasi keuangan.

Selain itu, para tokoh korporasi akan berbagi pengalaman, antara lain Chairul Tanjung, pendiri CT Corp. Selain itu, perwakilan akademisi, seperti Rektor Universitas Gadjah Mada, juga akan berbagi perspektif. Kolaborasi lintas sektor diharapkan memperkaya dialog keuangan nasional.

Kelas Edukatif

Festival menghadirkan Edu Class LIKE IT yang fokus pada literasi keuangan terdepan dengan narasumber dari kementerian keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS. Pada hari pertama juga ada Edu Class Bank Mega dan Michael Yeoh dengan topik penempatan uang 10 sampai 100 juta rupiah hari ini. Kelas ini berlangsung pukul 17.00 hingga 18.00 WIB.

Di sesi Ekonomi Kreatif, Irene Umar akan membahas peluang ekonomi kreatif sebagai pilar literasi keuangan. Sesi ini menargetkan anak muda untuk memahami cara mengelola pendapatan, tabungan, dan investasi secara praktis. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan pribadi sejak dini.

Pada hari kedua, sesi Entrepreneur Talk menghadirkan Chairul Tanjung dan Hery Gunardi untuk berbagi kisah membangun bisnis dari nol hingga sukses. Ada pula Edu Class dengan Bank BNI, Bank Mandiri, dan kelas asuransi bersama OJK, AAJI, dan IFG yang menyoroti proteksi finansial generasi muda. Kelas-kelas edukatif ini memperluas akses pengetahuan keuangan bagi peserta dari berbagai kalangan.

Sesi Diskusi

Sesi Business Talk menampilkan diskusi mendalam soal kebijakan fiskal, stabilitas keuangan, dan inklusi keuangan. Pembicara utama antara lain Mukhamad Misbakhun, Anggito Abimanyu, serta Friderica Widyasari Dewi. Sesi ini dirancang untuk memberi gambaran praktik kebijakan yang berdampak luas bagi publik.

Pemerintah daerah turut terlibat, dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dijadwalkan hadir pada beberapa sesi utama. Kehadiran keduanya memperlihatkan dukungan daerah terhadap inisiatif literasi keuangan nasional. Diskusi ini diharapkan dapat mendorong langkah kolaboratif antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha.

Para pelaku usaha akan berbagi pengalaman, termasuk Chairul Tanjung sebagai pendiri CT Corp. Rektor Universitas Gadjah Mada juga akan memberikan perspektif akademik terkait literasi keuangan. Gelaran ini juga dibarengi dengan Jogja Run D City, stand up comedy, dan penampilan musik sebagai hiburan pendukung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!