Jejouw Ikut Lelang Aset Harvey Moeis di BPA Fair 2026

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 25 Mei 2026 08:10 WIB 4
Jejouw Ikut Lelang Aset Harvey Moeis di BPA Fair 2026

Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI menggelar lelang barang rampasan perkara korupsi dalam ajang BPA Fair 2026 di Gedung BPA Kejaksaan RI, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026). Sejumlah barang mewah milik terpidana Harvey Moeis dan istrinya, Sandra Dewi, turut ditawarkan kepada publik.

Selebgram sekaligus pengusaha fesyen Jeffry Jouw atau Jejouw hadir langsung untuk melihat proses lelang tersebut. Ia mengaku tertarik karena ingin mengetahui barang-barang rampasan dari kasus korupsi yang dilepas ke masyarakat, sekaligus mencari kesempatan mendapatkan koleksi dengan harga menarik.

Lelang Aset Jadi Sorotan

Suasana lelang aset rampasan di BPA Fair 2026 menarik perhatian banyak pengunjung. Deretan barang mewah yang dipamerkan dinilai masih terawat dan layak dijual kembali. Jejouw menyebut koleksi yang dilihatnya tampak bagus dan memikat.

Menurut Jejouw, perjalanan jauh ke lokasi tidak terasa sia-sia. Ia menilai barang-barang yang dilelang memiliki kualitas baik dan dikelola dengan rapi. Hal itu membuat minat peserta terlihat tinggi sejak awal kegiatan.

BPA Fair 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengikuti proses lelang secara terbuka. Peserta dapat melihat langsung barang yang tersedia sebelum mengajukan penawaran. Mekanisme ini membuat suasana lelang terasa lebih kompetitif.

Jejouw menilai ajang tersebut memberi pengalaman berbeda dibanding sekadar melihat informasi lelang di layar. Ia ingin memastikan kondisi barang sebelum ikut menawar. Baginya, kehadiran langsung membantu menilai nilai sebenarnya dari aset yang dilepas.

Harley Davidson Jadi Incaran

Dalam kesempatan itu, Jejouw sempat mengikuti bidding untuk motor Harley Davidson. Ia mengaku sudah menetapkan batas harga di kisaran Rp700 juta. Namun, harga penawaran terus naik hingga mendekati Rp900 juta.

Kenaikan harga yang cepat membuatnya gagal membawa pulang motor incarannya. Jejouw menyebut antusiasme peserta sangat tinggi, sehingga persaingan berlangsung ketat. Kondisi itu membuat harga jauh melampaui perkiraan awal.

Ia menjelaskan bahwa harga awal motor tersebut masih berada di level yang lebih rendah. Akan tetapi, penawaran terus bergerak naik seiring banyaknya peserta yang ikut bersaing. Situasi itu membuat proses bidding berjalan dinamis.

Meski kalah, Jejouw menilai pengalaman tersebut tetap menarik. Ia menganggap lelang aset rampasan memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi kolektor. Baginya, barang vintage dan bermerek tetap punya pasar yang kuat.

Barang Mewah Sandra Dewi

Selain motor Harley Davidson, Jejouw juga penasaran dengan barang-barang milik Sandra Dewi yang ikut dilelang. Ia datang dengan harapan bisa melihat langsung koleksi yang selama ini ramai dibicarakan publik. Namun, setibanya di lokasi, sejumlah barang disebut sudah terjual habis.

Jejouw bahkan melontarkan candaan saat menanggapi rasa penasarannya. Ia mengatakan tidak ada kaitan dengan istrinya, sambil menertawakan suasana lelang yang ramai. Candaan itu menambah ringan suasana di tengah proses yang berlangsung serius.

Meski tidak sempat membeli, ia mengaku sempat melihat barang-barang tersebut dari dekat. Menurutnya, seluruh koleksi tampak dalam kondisi terawat dengan baik. Penilaian itu membuat barang-barang rampasan tetap terlihat bernilai di mata pengunjung.

Jejouw mengaku barang-barang tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Nama besar Harvey Moeis dan Sandra Dewi ikut menambah perhatian publik terhadap lelang. Karena itu, tidak heran jika beberapa item langsung diserbu peserta sejak awal.

Pesan dari Barang Rampasan

Di balik ketertarikan pada barang mewah, Jejouw menilai lelang ini menyimpan pesan penting. Ia berharap kasus korupsi yang melahirkan aset rampasan tersebut dapat menjadi pelajaran bagi banyak orang. Menurut dia, masyarakat perlu melihat sisi moral dari peristiwa ini.

Ia menegaskan bahwa hasil pekerjaan dan bisnis seharusnya diperoleh dengan cara bersih. Barang rampasan dari kasus korupsi, menurutnya, menjadi pengingat agar orang tidak tergoda jalan pintas. Pesan itu ia sampaikan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus refleksi.

Jejouw juga menilai lelang aset bisa memberi manfaat bagi negara dan publik. Barang yang sebelumnya disita dapat kembali diputar dalam mekanisme resmi. Dengan begitu, aset tersebut tidak hanya menjadi simbol kasus hukum, tetapi juga sumber pemulihan nilai.

Di sisi lain, Jejouw tidak menutupi alasan praktis dirinya mengikuti lelang. Ia berharap bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah, terutama item vintage yang ia sukai. Namun, tingginya minat peserta membuat harapan itu belum terwujud.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!