Irfan Hakim Iri pada Konsistensi Ibadah Raffi Ahmad

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 05:08 WIB 7
Irfan Hakim Iri pada Konsistensi Ibadah Raffi Ahmad

Keberangkatan Raffi Ahmad ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun ini menarik perhatian publik. Di tengah sorotan itu, sahabatnya, Irfan Hakim, mengaku menyimpan rasa iri yang justru berangkat dari kekaguman. Rasa iri tersebut, kata dia, bukan terkait kekayaan, melainkan ketekunan ibadah dan perubahan spiritual Raffi. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Irfan menilai Raffi menunjukkan konsistensi yang kuat dalam menjaga ibadah meski memiliki jadwal kerja yang sangat padat. Ia menyebut transformasi itu terlihat jelas sejak Raffi pulang dari haji sebelumnya. Menurutnya, kebiasaan baik yang dijalankan Raffi menjadi contoh positif bagi orang-orang di sekitarnya. Sikap itu pula yang membuat Irfan mengaku iri dengan cara yang sehat dan penuh hormat.

Rasa Iri yang Positif

Irfan Hakim menegaskan bahwa rasa iri yang ia maksud sama sekali tidak berkaitan dengan aset atau kekayaan Raffi Ahmad. Ia justru iri karena melihat ibadah sahabatnya itu semakin baik dari waktu ke waktu. Menurut Irfan, kondisi tersebut layak menjadi bahan teladan bagi siapa pun yang mendengarnya. Ia menilai kesuksesan duniawi akan lebih bernilai bila diiringi kualitas spiritual yang kuat.

Dalam pernyataannya, Irfan menyebut banyak orang seharusnya iri pada sisi kebaikan itu, bukan pada materi yang dimiliki Raffi. Ia menggambarkan Raffi sebagai sosok yang sudah mapan, tetapi tetap menjaga kualitas salat dan keteguhan ibadah. Bagi Irfan, hal tersebut menunjukkan keseimbangan antara pencapaian karier dan keteguhan iman. Ia menilai keseimbangan seperti itu jarang terlihat secara konsisten.

Rasa kagum Irfan muncul karena ia menyaksikan sendiri perubahan sikap Raffi setelah menjalani ibadah haji. Ia menilai sahabatnya itu menjadi lebih rajin, lebih tenang, dan lebih teratur dalam menjalankan ibadah. Perubahan tersebut menurutnya bukan sekadar pencitraan, melainkan kebiasaan yang benar-benar dijalankan. Karena itu, Irfan memandang Raffi sebagai sosok yang patut dicontoh.

Ia juga menekankan bahwa iri yang ia rasakan adalah bentuk penghargaan terhadap perjalanan spiritual Raffi Ahmad. Dalam pandangannya, memiliki harta berlimpah lalu tetap rendah hati adalah hal yang tidak mudah. Ketika sifat itu dibarengi dengan ketaatan beragama, nilai keteladanannya menjadi semakin besar. Itulah yang membuat Irfan mengaku iri, namun sekaligus bangga sebagai sahabat.

Perubahan Usai Haji

Irfan Hakim mengatakan perubahan Raffi Ahmad terlihat jelas setelah pulang dari ibadah haji sebelumnya. Ia menyebut semangat ibadah Raffi meningkat berlipat setelah kembali ke Indonesia. Menurutnya, kebiasaan itu muncul secara konsisten, bukan hanya sesaat setelah pulang dari Tanah Suci. Ia menilai perubahan tersebut menunjukkan dampak spiritual yang kuat dari ibadah haji.

Salah satu momen yang paling ia ingat adalah saat Raffi langsung melaksanakan salat duha usai syuting live yang melelahkan. Menurut Irfan, kebiasaan itu menunjukkan disiplin yang tinggi dalam menjaga hubungan dengan Tuhan. Ia menilai tindakan sederhana tersebut justru mencerminkan kedalaman iman yang besar. Bagi Irfan, ibadah yang dilakukan di tengah kesibukan adalah bentuk keteguhan yang tidak dibuat-buat.

Irfan juga menggambarkan bahwa Raffi tidak hanya rajin beribadah saat berada di lingkungan yang tenang. Di tengah aktivitas syuting yang menyita energi, Raffi tetap mengutamakan kewajiban spiritualnya. Hal itu, menurut Irfan, menjadi bukti bahwa ketenangan batin dapat tetap dijaga meski berada di bawah tekanan pekerjaan. Ia melihat kebiasaan tersebut sebagai contoh konkret dari istiqomah.

Menurut Irfan, perubahan itu membuat Raffi terlihat lebih matang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menilai kedewasaan spiritual tersebut hadir bersamaan dengan kesuksesan yang telah diraih Raffi. Karena itu, ia menyebut transformasi sahabatnya sebagai sesuatu yang sangat menginspirasi. Ia berharap kebiasaan baik itu terus dipertahankan dalam jangka panjang.

Teladan Di Tengah Sibuk

Raffi Ahmad dinilai Irfan Hakim sebagai contoh nyata bahwa kesuksesan duniawi dapat berjalan seiring dengan ketaatan beragama. Dalam pandangan Irfan, tidak semua orang mampu menjaga konsistensi ibadah saat berada di puncak popularitas. Namun, Raffi justru menunjukkan bahwa kesibukan bukan alasan untuk meninggalkan kewajiban spiritual. Sikap itu membuatnya mendapat apresiasi dari orang-orang terdekat.

Irfan menilai kebiasaan Raffi menjalankan salat duha, salat Jumat, dan istighfar bersama menjadi bagian penting dari keseharian yang positif. Ia menyebut rutinitas itu sebagai sesuatu yang menguatkan hubungan antarsahabat sekaligus mempertebal iman. Bagi Irfan, kebiasaan tersebut memberi pesan bahwa rezeki harus diiringi rasa syukur. Ia menilai Raffi berhasil menjaga keseimbangan itu dengan baik.

Dalam penuturannya, Irfan sempat melontarkan gurauan bahwa Raffi akan semakin kaya jika rutin menjalankan ibadah tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa tujuan ibadah bukan untuk mengejar kekayaan. Ia justru menekankan bahwa nilai utama dari kebiasaan itu adalah kedekatan kepada Tuhan. Gurauan itu menjadi penegasan bahwa spiritualitas Raffi layak diapresiasi.

Irfan mengatakan, sikap Raffi yang tetap rendah hati membuatnya mudah disukai banyak orang. Ia melihat sahabatnya itu kerap memberi kebaikan kepada orang lain dalam setiap pertemuan. Menurutnya, kebiasaan berbagi dan bersedekah menjadi salah satu ciri penting dari pribadi Raffi. Karena itu, ia menilai keteladanan sahabatnya tidak hanya terlihat di depan publik, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari.

Makna Sebuah Kekaguman

Rasa iri yang diungkapkan Irfan Hakim pada akhirnya lebih tepat disebut sebagai kekaguman. Ia melihat Raffi Ahmad sebagai figur yang mampu menjaga iman, reputasi, dan kesuksesan secara bersamaan. Dalam dunia hiburan yang serba cepat, konsistensi semacam itu dianggap tidak mudah dipertahankan. Karena itu, Irfan menilai Raffi layak mendapat pujian atas perubahan yang ditunjukkan.

Irfan juga menggarisbawahi bahwa perjalanan spiritual Raffi memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ketika seorang publik figur tetap disiplin dalam ibadah, pesan yang muncul menjadi lebih kuat bagi masyarakat. Ia menilai contoh seperti itu bisa mendorong orang lain untuk lebih memperhatikan aspek spiritual dalam hidup. Dengan demikian, pengaruhnya tidak berhenti pada lingkungan terdekat saja.

Menurut Irfan, harta yang banyak akan terasa lebih bernilai jika dibarengi dengan hati yang bersih dan kebiasaan ibadah yang baik. Ia menilai keseimbangan itulah yang membuat Raffi berbeda di mata sahabat-sahabatnya. Bukan kemewahan yang paling ia soroti, melainkan kemantapan dalam menjalankan kewajiban agama. Pandangan itu menjadi inti dari pujiannya terhadap Raffi.

Di akhir keterangannya, Irfan kembali menegaskan bahwa ia bangga melihat sahabatnya terus istiqomah. Ia berharap kebiasaan baik itu dapat dipertahankan setelah pulang dari Tanah Suci. Bagi Irfan, perjalanan haji bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga proses pembentukan karakter. Dari situlah, kekaguman terhadap Raffi Ahmad muncul dan semakin menguat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!