IHSG ditutup menguat 1,15% pada Kamis, 7 Mei 2026, ke level 7.174,32. Pembukaan perdagangan IHSG berada di zona hijau sekitar 7.160,78. IHSG juga mencatat rentang harian 7.107,17 hingga 7.207,07 selama sesi.
Nilai transaksi indeks pada hari itu mencapai Rp 22,78 triliun. Volume mencapai 42,13 miliar lembar saham dengan total 2.668.651 kali perdagangan. Kinerja ini melanjutkan tren positif meski volatilitas tetap terlihat.
Hingga penutupan, 361 saham menguat, 295 melemah, dan 180 stagnan. Kondisi tersebut lebih baik dibanding penutupan sesi I siang yang menunjukkan penguatan berlangsung sepanjang hari. Investor tetap mencermati pergerakan pasar menjelang penutupan.
IHSG Menguat Sepanjang Hari
IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari perdagangan Kamis 7 Mei 2026. Indeks sempat menyentuh level rendah 7.107,17 dan tertinggi 7.207,07 selama sesi. Pergerakannya menandai pembukaan positif meski ada dinamika pasar global.
Nilai transaksi pada segmen ini menunjukkan aktivitas beli yang kuat. Namun data rinci nilai transaksi tidak disebutkan secara terperinci untuk segmen ini. Investor tetap mencermati pergerakan indeks sepanjang hari.
Jumlah saham yang menguat mencapai 361 buah. Saham yang melemah berjumlah 295, sedangkan 180 saham stagnan. Kondisi ini menandakan ekuitas domestik mampu menguat meski tantangan di pasar global.
Sesi I dan Tutup
Pada sesi I saat pembukaan, IHSG menguat 0,36% ke 7.117,97. Sebanyak 339 saham menguat, 299 melemah, dan 178 stagnan pada periode tersebut. Gaya pergerakan ini menunjukkan tenaga beli yang moderat menahan koreksi.
Nilai transaksi pada sesi I tidak dilaporkan secara rinci dalam bagian tersebut. Konsentrasi investor tetap pada saham-saham unggulan yang mampu menggerakkan indeks. Momen ini menyiapkan arah IHSG menuju penutupan hari perdagangan.
IHSG akhirnya menutup lebih tinggi dibanding pembukaan sesi I. Kenaikan harian menunjukkan respons pelaku pasar terhadap sentimen global. Analisis pasar menilai tren ini sebagai sinyal pemulihan moderat.
YTD dan 6 Bulan
Secara bulanan, IHSG tercatat turun 1,44% meski penutupan hari ini positif. Penurunan tersebut mempertahankan tekanan bagi investor dalam waktu dekat. Sentimen global dan perubahan likuiditas turut mempengaruhi arah indeks.
Kondisi 6 bulanan menunjukkan penurunan sekitar 9,37%. Sementara year-to-date menunjukkan penurunan sekitar 17,07%. Para pelaku pasar tetap memantau data ekonomi dan harga komoditas global.
Para analis menilai perlunya langkah kebijakan fiskal dan moneter untuk meningkatkan likuiditas. Investor disarankan memantau sektor unggulan yang berkontribusi pada pergerakan indeks. Rilis data ekonomi dan hasil perusahaan akan menjadi fokus utama untuk beberapa minggu mendatang.
