IHSG Menguat 0,5% Didukung Emiten dan Saham

BRH 13 Mei 2026 03:16 WIB 7
IHSG Menguat 0,5% Didukung Emiten dan Saham

IHSG ditutup naik 0,50% pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026, di level 7.092,47 karena optimisme global dan dorongan sejumlah saham unggulan.

Beberapa saham andalan seperti MORA, TPIA, dan BRMS mengambil alih tekanan positif, sedangkan CASA, AMMN, dan ASII mengalami pelemahan.

Kinerja IHSG Global

IHSG mengakhiri hari perdagangan di zona hijau dengan kenaikan 0,50% ke level 7.092,47.

Kinerja ini didorong oleh pergerakan saham unggulan seperti MORA (+7,51%), TPIA (+4,94%), dan BRMS (+4,46%).

Sektor Basic Industry menjadi kontributor utama, sementara sektor Healthcare mengalami pelemahan lebih dalam.

Saham CASA turun 8,16%, AMMN turun 3,38%, dan ASII terkoreksi 2,13%.

Investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp484,31 miliar di pasar reguler dan Rp482,06 miliar di seluruh pasar.

Di ranah global, Dow Jones naik 1,24% ke level 49.910, S&P 500 bertambah 1,46% menjadi 7.365, dan Nasdaq melonjak 2,03% ke 25.838.

Harga Brent turun 7,80% ke US$101 per barel menyusul kabar pembukaan kembali negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, sementara ETF EIDO naik 1,14% dan MSCI Indonesia menguat 0,11%.

Berita Emiten

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) melalui PT Semen Padang mengirim ekspor perdana sebanyak 11.275 metrik ton semen ke Reunion Island, Prancis, lewat Pelabuhan Teluk Bayur.

Pengiriman ini menjadi bagian dari target ekspor total 31.500 metrik ton untuk periode Mei hingga Juli 2026, dan produk semen tipe CEM I 52.5 N telah memenuhi standar CE untuk pasar Eropa.

Pada kuartal I-2026, pendapatan luar negeri SMGR tercatat Rp1,17 triliun, meningkat 3,73% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, dengan prospek ekspor berlanjut ke Prancis dan Afrika.

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) turut mencatat ekspansi melalui pengiriman perdana produk thick yogurt ke Vietnam, dengan nilai ekspor dua kontainer US$65 ribu.

CMRY juga mengekspor produk ke Filipina, Malaysia, China, Hong Kong, dan Brunei, sehingga pendapatan luar negeri pada kuartal I-2026 melonjak 98,99% menjadi Rp35,48 miliar dari Rp17,83 miliar tahun lalu.

Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 10%-15% seiring ekspansi pasar.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana menerbitkan maksimal 2,44 miliar saham baru melalui skema private placement, setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Berdasarkan asumsi harga Rp3.100 per lembar dan kurs Rp17.368 per dolar AS, dana yang terkumpul diperkirakan mencapai US$436,82 juta, dan ekuitas diproyeksikan tumbuh menjadi US$3,36 miliar dengan rasio utang terhadap ekuitas sekitar 0,8x.

Aksi korporasi ini masih menunggu persetujuan pemegang saham pada RUPST yang dijadwalkan 11 Juni 2026; rekomendasi saham hari ini mencakup NCKL, BRMS, TOBA, CMRY, ESSA dengan kisaran harga target.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!