IHSG Ditutup Melemah Usai Pidato Prabowo soal Ekspor SDA

Forex & Saham Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 12:03 WIB 4
IHSG Ditutup Melemah Usai Pidato Prabowo soal Ekspor SDA

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, setelah sempat bergerak positif di sesi pagi. Berdasarkan data RTI Business, indeks terkoreksi 0,82 persen ke level 6.318,50, seiring tekanan jual yang meningkat pada saham-saham komoditas dan mineral.

Pergerakan IHSG juga sempat berbalik tajam saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam di sidang paripurna DPR RI. Pada pukul 11.19 WIB, indeks bahkan sempat turun lebih dari 2 persen sebelum akhirnya memangkas pelemahan menjelang penutupan.

Tekanan IHSG di Sesi Akhir

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menguat lebih dari 1 persen ke level 6.459,55 sebelum berbalik arah. Pada penutupan, indeks berada di posisi 6.318,50 atau turun 52,179 poin.

Tekanan jual terlihat meningkat setelah pasar merespons wacana penguatan tata kelola ekspor komoditas SDA. Sentimen tersebut membuat investor lebih berhati-hati pada saham-saham berbasis sumber daya alam.

Volume perdagangan tercatat mencapai 41,12 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp35 triliun. Frekuensi perdagangan saham juga cukup tinggi, yakni 2.466.564 kali transaksi.

Saham Mineral Ikut Terkoreksi

Sejumlah saham sektor mineral dan komoditas menjadi pemberat utama IHSG pada perdagangan hari ini. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk atau ADRO melemah 4,29 persen ke Rp2.230 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk atau AMMN turun 6,31 persen ke Rp2.970 per saham, sementara PT Bumi Resources Tbk atau BUMI terkoreksi 6,99 persen ke Rp173 per saham. PT Triputra Agro Persada Tbk atau TAPG juga melemah 6,60 persen ke Rp1.485 per saham.

Di jajaran emiten lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk atau MDKA turun 4,21 persen ke Rp6.825 per saham. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk atau CUAN anjlok 9,23 persen ke Rp590 per saham, sedangkan PT Petrosea Tbk atau PTRO melemah 7,41 persen ke Rp4.000 per saham.

Respons Pasar atas Kebijakan SDA

Pidato Presiden Prabowo menegaskan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang tata kelola ekspor komoditas SDA. Kebijakan itu disebut dirancang agar ekspor sumber daya alam memberi dampak lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.

Dalam penjelasannya, Prabowo menyebut langkah tersebut sebagai strategi untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas. Ia juga mengatakan penjualan ekspor SDA akan dikelola melalui BUMN.

Melalui aturan itu, ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy akan dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Pasar kemudian membaca kebijakan ini sebagai sinyal perubahan pengelolaan sektor komoditas yang berpotensi memengaruhi prospek emiten terkait.

Prospek Pergerakan Berikutnya

Penurunan IHSG hari ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap kebijakan pemerintah di sektor sumber daya alam. Investor cenderung mencermati lebih jauh dampak implementasi aturan baru terhadap emiten komoditas dan mineral.

Dalam jangka pendek, saham-saham yang bergantung pada ekspor SDA berpotensi tetap bergerak fluktuatif. Arah perdagangan berikutnya akan sangat dipengaruhi oleh respons pasar terhadap kejelasan aturan dan penunjukan BUMN pelaksana.

Di sisi lain, tingginya nilai transaksi menandakan minat pelaku pasar masih kuat meski indeks terkoreksi. Kondisi ini membuka ruang bagi pergerakan lanjutan yang tetap dinamis pada perdagangan selanjutnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!