IHSG Anjlok 0,82 Persen Saat Pidato Prabowo Berlangsung

Forex & Saham Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 19:20 WIB 3
IHSG Anjlok 0,82 Persen Saat Pidato Prabowo Berlangsung

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 20 Mei 2026, setelah sempat bergerak positif di sesi pagi. Berdasarkan data RTI Business, indeks berakhir turun 0,82 persen ke level 6.318,50.

Tekanan jual menguat setelah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam. Pada pukul 11.19 WIB, IHSG bahkan sempat merosot lebih dari 2 persen sebelum memangkas pelemahannya menjelang penutupan.

IHSG Tertekan Usai Pidato

Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini berlangsung sangat fluktuatif, dengan arah indeks berubah tajam dalam hitungan jam. Pada awal sesi, IHSG sempat menguat lebih dari 1 persen hingga ke level 6.459,55.

Namun, sentimen pasar berbalik setelah pasar merespons pidato Presiden Prabowo terkait pengelolaan ekspor komoditas SDA. Kondisi tersebut mendorong aksi jual pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Menjelang penutupan, tekanan jual belum sepenuhnya reda meski IHSG berhasil memangkas sebagian pelemahan intraday. Indeks akhirnya ditutup di level 6.318,50, atau turun 52,179 poin.

Transaksi Pasar Tetap Ramai

Meski indeks melemah, aktivitas perdagangan di bursa masih tergolong tinggi sepanjang sesi Rabu. Volume transaksi tercatat mencapai 41,12 miliar saham.

Nilai transaksi di pasar modal juga terbilang besar, yakni sebesar Rp35 triliun hingga akhir perdagangan. Frekuensi transaksi mencapai 2.466,564 kali.

Data tersebut menunjukkan minat pelaku pasar tetap kuat meski tekanan jual meningkat pada jam-jam tertentu. Di sisi lain, kondisi ini juga mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi di lantai bursa.

Saham Mineral Melemah

Sejumlah saham sektor mineral menjadi pemberat utama kinerja IHSG pada penutupan perdagangan hari ini. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk atau ADRO turun 4,29 persen ke harga Rp2.230 per saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk atau AMMN juga terkoreksi 6,31 persen menjadi Rp2.970 per saham. PT Bumi Resources Tbk atau BUMI ikut melemah 6,99 persen ke level Rp173 per saham.

Selain itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk atau MDKA turun 4,21 persen ke Rp6.825 per saham. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk atau CUAN melemah 9,23 persen, sedangkan PT Petrosea Tbk atau PTRO turun 7,41 persen.

Kebijakan Ekspor Jadi Sorotan

Pidato Presiden Prabowo menjadi perhatian pasar karena menyinggung arah baru tata kelola ekspor komoditas strategis. Pemerintah disebut akan menerbitkan Peraturan Pemerintah untuk mengatur ekspor sumber daya alam agar memberi dampak lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.

Prabowo menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor. Ia juga menegaskan bahwa seluruh penjualan ekspor SDA akan dikelola melalui BUMN.

Melalui kebijakan itu, ekspor komoditas seperti minyak kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy nantinya wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah. Pelaku pasar kini mencermati detail aturan tersebut karena berpotensi memengaruhi kinerja emiten terkait sumber daya alam.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!