Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat di Era AI

Teknologi Moh. Royhan Nahado 22 Mei 2026 07:21 WIB 6
Honesti Basyir Masuk Direksi Indosat di Era AI

Indosat Ooredoo Hutchison resmi menunjuk Honesti Basyir sebagai anggota Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Rabu (6/5/2026). Keputusan ini menandai langkah baru perseroan saat memasuki fase pertumbuhan yang semakin bertumpu pada kecerdasan artifisial atau AI.

Masuknya Honesti, yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari ekosistem Telkom Indonesia, dinilai akan memperkuat eksekusi transformasi perusahaan. Bersamaan dengan itu, Indosat juga menegaskan ambisinya untuk menjadi AI-native telco dan beralih menuju model bisnis berbasis AI TechCo.

Transformasi AI Indosat

Penunjukan direksi baru dilakukan di tengah upaya Indosat mempercepat transformasi digital secara menyeluruh. Perusahaan menempatkan AI sebagai fondasi utama dalam pengembangan layanan, operasional, dan strategi bisnis. Langkah ini dipandang sebagai respons atas perubahan industri telekomunikasi yang makin kompetitif.

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyampaikan bahwa perubahan susunan direksi sejalan dengan arah besar perseroan. Ia menekankan pentingnya eksekusi strategi AI yang disiplin agar pertumbuhan dapat berlangsung berkelanjutan. Menurut dia, transformasi tersebut harus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham.

Indosat juga mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke seluruh lini operasional perusahaan. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat pengalaman pelanggan. Dengan model tersebut, perusahaan berupaya memperluas peran dari penyedia konektivitas menjadi penyedia solusi teknologi.

Perubahan strategi itu menunjukkan bahwa industri telekomunikasi Indonesia tengah memasuki babak baru. Operator tidak lagi hanya bersaing pada kualitas jaringan, tetapi juga pada kemampuan mengelola data dan mengembangkan layanan berbasis AI. Dalam konteks itu, restrukturisasi direksi menjadi bagian penting dari akselerasi bisnis.

Profil Honesti Basyir

Honesti Basyir dikenal memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi dan berbagai sektor strategis. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu alasan pengangkatannya sebagai direksi baru. Kehadirannya diharapkan membawa perspektif yang lebih kuat dalam implementasi transformasi perusahaan.

Selama berkarier, Honesti kerap dikaitkan dengan pengelolaan organisasi berskala besar dan proses perubahan bisnis. Pengalaman itu dinilai relevan dengan kebutuhan Indosat yang sedang mempercepat pengembangan strategi berbasis teknologi. Kualitas kepemimpinannya dipandang dapat mendukung proses adaptasi perusahaan di tengah disrupsi digital.

Masuknya Honesti juga dipersepsikan sebagai sinyal bahwa Indosat ingin memperkuat jajaran manajemen dengan figur berpengalaman. Dalam industri yang bergerak cepat, kehadiran pemimpin dengan latar belakang strategis dianggap penting. Hal ini dinilai dapat membantu perusahaan menjaga konsistensi eksekusi rencana jangka panjang.

Di sisi lain, perpindahan Honesti dari lingkungan Telkom ke Indosat menjadi sorotan pelaku industri. Perpindahan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap talenta yang memahami ekosistem telekomunikasi nasional. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia diharapkan mampu memberi kontribusi signifikan dalam fase pertumbuhan berikutnya.

Susunan Direksi Baru

Selain Honesti Basyir, RUPST Indosat juga menetapkan dua nama lain sebagai anggota Direksi, yaitu Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra. Perusahaan menilai formasi baru ini akan memperkuat struktur kepemimpinan dalam menjalankan agenda transformasi. Komposisi tersebut disusun untuk mendukung prioritas bisnis yang semakin berorientasi pada teknologi.

Pada saat yang sama, pemegang saham menyetujui pengangkatan Seppalga Ahmad sebagai Komisaris Perseroan. Keputusan ini menjadi bagian dari penyesuaian tata kelola perusahaan. Indosat menempatkan pembaruan struktur organisasi sebagai salah satu instrumen untuk menjaga efektivitas pengawasan dan pengambilan keputusan.

RUPST juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar dari posisi Direktur dan Achmad Syah Reza dari jabatan Komisaris. Pergantian tersebut dilakukan sesuai mekanisme korporasi yang berlaku. Langkah ini sekaligus memperbarui komposisi manajemen agar selaras dengan strategi perusahaan saat ini.

Perombakan jajaran pengurus menunjukkan bahwa Indosat tengah menyiapkan fondasi organisasi yang lebih gesit. Dalam industri yang sangat dinamis, struktur kepemimpinan yang adaptif menjadi kunci. Perusahaan tampaknya ingin memastikan setiap perubahan manajemen mendukung target pertumbuhan berkelanjutan.

Kemitraan dan Sahabat AI

Di tengah transformasi tersebut, Indosat juga memperluas kemitraan strategis dengan NVIDIA dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi itu melahirkan inisiatif Sahabat-AI yang dirancang untuk memperluas akses kecerdasan buatan di Indonesia. Platform ini ditujukan bagi individu, pengembang, hingga pelaku usaha.

Sahabat-AI menjadi salah satu wujud konkret strategi Indosat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif. Melalui inisiatif ini, perusahaan ingin mempercepat pemanfaatan teknologi cerdas di berbagai lapisan masyarakat. Kehadiran platform tersebut juga memperlihatkan ambisi Indosat dalam memperkuat posisi di industri digital.

Kemitraan dengan NVIDIA dinilai penting karena membuka peluang pengembangan solusi AI yang lebih luas. Bagi Indosat, kerja sama tersebut bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal perluasan nilai bisnis. Integrasi itu diharapkan dapat mendorong lahirnya layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar.

Dengan susunan direksi baru dan agenda AI yang semakin agresif, Indosat memasuki fase penting dalam perjalanan bisnisnya. Perusahaan berupaya memadukan kepemimpinan strategis, inovasi teknologi, dan kemitraan global. Arah tersebut menjadi penanda bahwa persaingan operator telekomunikasi kini bergerak menuju era AI yang lebih kompetitif.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!