HAS Pictures Somasi Ratu Sofya Terkait Promo Film

Lifestyle Clara Monica 25 Mei 2026 09:56 WIB 4
HAS Pictures Somasi Ratu Sofya Terkait Promo Film

Rumah produksi HAS Pictures melayangkan somasi kepada aktris Ratu Sofya terkait dugaan penolakan untuk mempromosikan film Dosa Penebusan atau Pengampunan. Langkah hukum ini diambil karena pihak produksi menilai Ratu, yang disebut sebagai salah satu pemeran utama, tidak menjalankan kewajiban promosi yang telah disepakati.

Perwakilan HAS Pictures, Reza Aditya, menyebut persoalan ini bermula dari keberatan Ratu Sofya terhadap adegan dewasa dalam film tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran sang aktris dalam agenda promosi dinilai merugikan perusahaan, terlebih film itu segera dirilis ke publik.

Somasi HAS Pictures

Reza Aditya menjelaskan bahwa pihaknya melihat ada masalah serius dalam kerja sama promosi film tersebut. Ia menilai salah satu pemeran utama tidak ikut mendukung agenda promosi yang sudah disiapkan perusahaan.

Menurut Reza, kondisi itu berdampak langsung pada strategi pemasaran film. Ia menegaskan, keterlibatan pemain utama dalam promosi menjadi bagian penting untuk mendukung publikasi karya tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa masalah ini muncul menjelang penayangan film Dosa Penebusan atau Pengampunan. Karena itu, pihak produksi merasa perlu mengambil langkah resmi agar kewajiban promosi dijalankan sesuai kesepakatan.

Somasi tersebut menjadi upaya awal HAS Pictures untuk meminta klarifikasi sekaligus penyelesaian dari pihak Ratu Sofya. Rumah produksi berharap ada titik temu agar promosi film tetap berjalan tanpa hambatan.

Alasan Ketidaknyamanan

Reza mengungkapkan, Ratu Sofya menyampaikan ketidaknyamanan terhadap isi film, khususnya yang berkaitan dengan adegan seks. Menurutnya, hal itu menjadi alasan mengapa sang aktris memilih tidak ikut dalam kegiatan promosi.

Meski demikian, pihak produksi menyebut selama proses awal hingga syuting, tidak pernah ada keberatan yang disampaikan. Reza mengatakan, Ratu disebut hadir dan bekerja dengan baik sejak tahap casting, reading, hingga pengambilan gambar.

Ia menambahkan, selama proses produksi tidak ada keluhan yang diterima dari aktris berusia 22 tahun tersebut. Karena itu, pihaknya mengaku terkejut ketika persoalan ini mencuat menjelang rilis film.

Menurut Reza, keberatan yang disampaikan belakangan dinilai berbeda dengan situasi di lokasi syuting. Perbedaan pandangan itu membuat komunikasi antara kedua pihak menjadi semakin rumit.

Kontroversi Adegan Dewasa

Reza membenarkan bahwa film tersebut memang memiliki adegan dewasa. Namun, ia menegaskan adegan itu tidak dibuat secara vulgar dan tidak mengarah pada pornografi.

Ia menjelaskan bahwa film tersebut tidak dibangun semata-mata untuk menjual adegan sensitif. Menurutnya, ada alur cerita dan pesan yang ingin disampaikan di balik visual yang ditampilkan.

Reza juga menyebut tim produksi tetap menjaga batasan dalam penggarapan adegan tersebut. Karena itu, ia menilai tudingan yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan isi film secara utuh.

Dalam penjelasannya, ia menekankan bahwa film ini memiliki filosofi dan narasi yang lebih luas. Adegan dewasa, kata dia, hanya menjadi salah satu elemen pendukung, bukan fokus utama cerita.

Langkah Hukum Berlanjut

Kuasa hukum HAS Pictures, Takwa, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi terkait proses produksi. Ia menegaskan, perusahaan juga menyoroti isi kontrak kerja sama dengan Ratu Sofya.

Menurut Takwa, ada sejumlah hal yang dinilai bertentangan dengan kesepakatan kerja. Salah satu poin yang dipersoalkan adalah kewajiban promosi film, baik secara pribadi maupun melalui akun media sosial yang telah disepakati.

Ia menyebut kewajiban itu penting karena berkaitan langsung dengan kepentingan perusahaan. Jika tidak dijalankan, lanjutnya, maka promosi film akan terganggu dan berpotensi merugikan pihak produksi.

Takwa menegaskan, HAS Pictures telah mengundang pihak terkait untuk bertemu setelah somasi dikirimkan. Namun, pertemuan itu disebut belum menghasilkan solusi yang disepakati bersama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!