Harry Kiss Siapkan Kurban Atas Nama Vidi Aldiano

Lifestyle Clara Monica 30 Mei 2026 18:40 WIB 3
Harry Kiss Siapkan Kurban Atas Nama Vidi Aldiano

Harry Kiss menyiapkan kurban Idul Adha tahun ini dengan niat khusus, yakni atas nama mendiang putranya, Vidi Aldiano. Rencana tersebut disampaikan saat ia ditemui di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin, 25 Mei 2026. Baginya, ibadah kurban bukan hanya rutinitas, melainkan bagian dari komitmen keluarga untuk terus berbagi kepada masyarakat.

Harry Kiss mengatakan keputusan itu telah dipikirkan matang dan mendapat persetujuan keluarga. Ia ingin memastikan kurban berjalan lancar sebagai bentuk dedikasi untuk almarhum Vidi Aldiano. Di saat yang sama, ia juga menekankan bahwa semangat berbagi tetap menjadi inti dari agenda Idul Adha tahun ini.

Kurban Atas Nama Vidi

Harry Kiss menjelaskan bahwa ia ingin menunaikan kurban dengan menyebut nama Vidi Aldiano. Menurutnya, langkah itu menjadi cara keluarga untuk menghadirkan doa dan kebaikan bagi almarhum. Ia menyampaikan hal tersebut dengan tenang saat berbincang dengan awak media.

Dalam keterangannya, Harry Kiss sempat menanyakan apakah kurban dapat dilakukan atas nama putranya. Ia mengaku mendapat jawaban bahwa hal itu diperbolehkan. Setelah itu, ia mantap memilih nama Vidi untuk kurban yang akan dijalankan.

Keputusan tersebut menunjukkan kedekatan emosional keluarga terhadap sosok Vidi Aldiano. Bagi Harry Kiss, ibadah ini juga menjadi ruang untuk menjaga nilai-nilai kebaikan yang ditinggalkan putranya. Ia berharap doa dan niat baik tersebut dapat menjadi amal yang terus mengalir.

Rencana kurban itu juga mencerminkan tradisi keluarga dalam memaknai Idul Adha. Harry Kiss menegaskan bahwa ibadah tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk pengabdian yang dilakukan dengan penuh kesungguhan. Ia ingin pelaksanaannya berlangsung sederhana namun bermakna.

Pilih Kambing Secara Konsisten

Untuk jenis hewan kurban, Harry Kiss mengaku tetap memilih kambing. Ia mengatakan keluarganya sejak dulu terbiasa berkurban kambing. Pilihan itu menjadi tradisi yang terus dipertahankan dari waktu ke waktu.

Harry Kiss juga menyinggung alasan pribadi di balik pilihannya tersebut. Ia menilai kurban kambing lebih sesuai dengan kebiasaan keluarga yang telah berlangsung lama. Karena itu, ia tidak melihat kebutuhan untuk beralih ke sapi secara patungan atau kolektif.

Menurutnya, konsistensi dalam berkurban juga penting sebagai bentuk kedisiplinan beribadah. Ia memilih untuk menjalankan yang sudah menjadi kebiasaan keluarga tanpa mengubah arah tradisi. Sikap itu memperlihatkan bahwa nilai kebersamaan dapat dijaga lewat langkah yang sederhana.

Meski demikian, Harry Kiss menegaskan bahwa yang utama bukanlah besar kecilnya hewan kurban. Yang lebih penting adalah niat, keikhlasan, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain. Pandangan itu menjadi dasar dari keputusan yang ia ambil tahun ini.

Konsep Pesta Rakyat

Selain berkurban, Harry Kiss memiliki gagasan agar daging kurban dapat dinikmati dalam format yang lebih meriah. Ia lebih tertarik mengemasnya sebagai pesta rakyat ketimbang pembagian biasa. Konsep itu, menurutnya, membuat kebahagiaan terasa lebih luas.

Ia menilai pembagian daging secara konvensional memiliki keterbatasan jumlah penerima. Dengan konsep makan bersama, lebih banyak orang dapat merasakan sajian kurban secara langsung. Harry Kiss menyebut ide tersebut sebagai bentuk perayaan yang lebih hidup dan hangat.

Dalam penjelasannya, ia membandingkan hasil kurban kambing yang jumlah porsinya terbatas dengan acara makan bersama berskala besar. Karena itu, ia ingin mengolah momen kurban menjadi ruang kebersamaan yang bisa dinikmati ribuan orang. Gagasan itu menjadi bagian penting dari agenda sosial keluarganya.

Harry Kiss juga melihat kegiatan seperti nyate bareng sebagai cara memperkuat suasana Idul Adha. Baginya, kebersamaan jauh lebih berkesan ketika orang-orang bisa duduk bersama dan menikmati hidangan yang sama. Dari sana, makna berbagi terasa lebih nyata.

Makna Sosial Bagi Keluarga

Melalui kurban ini, Harry Kiss ingin menjaga nilai kebaikan yang selama ini melekat pada nama Vidi Aldiano. Ia berharap masyarakat juga dapat merasakan manfaat dari rezeki yang dibagikan. Bagi keluarga, kurban menjadi sarana untuk melanjutkan nilai yang positif.

Ia menegaskan bahwa esensi kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan. Lebih dari itu, kurban adalah tentang seberapa banyak orang yang bisa merasakan kebahagiaan dari pembagian tersebut. Pandangan ini menjadi alasan utama mengapa konsep pesta rakyat begitu ia dukung.

Harry Kiss ingin memastikan pelaksanaan kurban berjalan lancar dan memberi dampak yang luas. Ia memandang ibadah ini sebagai wujud dedikasi keluarga yang tidak berhenti pada seremonial semata. Dengan begitu, makna Idul Adha dapat hadir lebih dekat di tengah masyarakat.

Rencana tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah ibadah dapat dipadukan dengan aksi sosial. Bagi Harry Kiss, berbagi rezeki adalah cara sederhana untuk menghadirkan kebahagiaan yang nyata. Dari kurban itu, ia berharap kebaikan Vidi Aldiano tetap dikenang dan dirasakan banyak orang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!