Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan harga komoditas pangan menjelang Hari Raya Idul Adha masih relatif stabil. Pemantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok, atau SP2KP, menunjukkan sebagian besar harga masih berada dalam batas wajar, meski kenaikan tetap terjadi di beberapa daerah.
Budi menyebut harga Minyakita tercatat Rp15.854 per liter, telur ayam ras Rp27.000 per kilogram, dan daging sapi Rp137.000 per kilogram. Ia menegaskan pemerintah terus memantau pergerakan harga agar pasokan tetap terjaga, terutama di wilayah yang rentan mengalami kenaikan.
Harga Pangan Masih Stabil
Budi mengatakan hasil pantauan SP2KP menunjukkan harga pangan secara umum masih stabil. Menurut dia, kondisi tersebut menjadi sinyal positif menjelang Idul Adha, saat permintaan masyarakat biasanya meningkat.
Meski begitu, pemerintah tetap mencatat adanya kenaikan di sejumlah wilayah. Kenaikan tersebut belum mengganggu ketersediaan barang secara nasional, karena distribusi masih berjalan.
Ia menegaskan seluruh perkembangan harga terus dipantau secara harian. Pemerintah juga berupaya menjaga agar lonjakan harga tidak meluas ke daerah lain.
Minyak Dan Telur Terkendali
Di SP2KP, harga Minyakita tercatat Rp15.854 per liter, naik tipis dari posisi sebelumnya Rp15.851 per liter. Kenaikan kecil itu menunjukkan harga masih bergerak dalam rentang yang wajar.
Harga telur ayam ras juga masih berada di kisaran acuan pemerintah. Budi menyebut harga telur tercatat Rp27.000 per kilogram, sehingga belum menunjukkan tekanan yang berarti di pasar.
Selain itu, harga minyak goreng sawit curah berada di Rp19.645 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium Rp22.208 per liter. Pergerakan tersebut mencerminkan stabilitas pasokan di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat.
Daging Dan Cabai Bergerak
Harga daging sapi paha belakang tercatat Rp139.687 per kilogram, masih sedikit di bawah harga acuan penjualan sebesar Rp140.000 per kilogram. Dengan posisi itu, pemerintah menilai harga daging sapi masih terkendali.
Untuk komoditas cabai, harga masih berada pada level yang dinilai wajar. Budi menyebut cabai berada di kisaran Rp55.000 per kilogram, meski data SP2KP menunjukkan sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan.
Cabai rawit merah naik 1,28 persen menjadi Rp67.518 per kilogram, cabai merah besar naik 0,92 persen menjadi Rp50.465 per kilogram, dan cabai merah keriting naik 0,68 persen menjadi Rp46.942 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras naik tipis menjadi Rp37.330 per kilogram.
Distribusi Diperkuat Ke Timur
Budi mengakui kenaikan harga masih terjadi di beberapa daerah, terutama di Indonesia Timur. Kondisi geografis dan distribusi yang lebih menantang disebut menjadi faktor yang memengaruhi harga di wilayah tersebut.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kementerian Perdagangan telah meminta pemasok memperkuat distribusi ke daerah-daerah dengan harga tinggi. Langkah ini diharapkan mampu menekan disparitas harga antardaerah.
Budi menegaskan pemerintah akan terus memastikan pasokan tetap lancar dan harga terkendali. Ia menilai kondisi pasar sejauh ini masih aman meski kewaspadaan tetap diperlukan menjelang hari besar keagamaan.
