Faisal Ajak Gala Sky Belajar Kurban dan Berbagi

Lifestyle Nadia Safira Putri 02 Juni 2026 06:22 WIB 3
Faisal Ajak Gala Sky Belajar Kurban dan Berbagi

Faisal memanfaatkan momen Hari Raya Idul Adha untuk memberi pelajaran bermakna kepada cucu semata wayangnya, Gala Sky Andriansyah. Bersama keluarga besar, ia mengajak Gala menyaksikan langsung proses kurban, sebagai bagian dari edukasi nilai kepedulian sosial sejak usia dini.

Kegiatan itu dimulai dengan salat Idul Adha berjamaah di masjid dekat kediamannya, lalu berlanjut dengan ziarah ke makam mendiang Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Setelah itu, Haji Faisal membawa Gala melihat hewan kurban yang telah disiapkan oleh anak-anaknya, Fujianti Utami dan Fadly Faisal.

Belajar kurban sejak dini

Faisal mengatakan, Idul Adha selalu ia maknai sebagai momentum untuk mengajarkan anak-anak agar terbiasa berbagi. Menurut dia, kebahagiaan hari raya akan lebih terasa jika dirasakan bersama-sama dalam keluarga. Ia menilai kebiasaan itu penting agar nilai sosial tertanam sejak dini.

Ia juga sengaja mengajak Gala agar sang cucu mengenal lebih dekat tradisi kurban. Meski sempat malu-malu dan terlihat sedikit takut saat mendekati hewan kurban, Gala tetap mengikuti arahan keluarganya. Faisal menilai reaksi tersebut wajar sebagai bagian dari proses belajar.

Baginya, mengenalkan anak pada kegiatan keagamaan bukan hanya soal ibadah, tetapi juga pembentukan karakter. Anak yang dibiasakan melihat proses berbagi akan lebih mudah memahami empati terhadap sesama. Karena itu, ia memilih melibatkan Gala dalam seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha.

Anak-anak mulai mandiri

Faisal mengaku bangga karena anak-anaknya kini memiliki inisiatif sendiri dalam menunaikan ibadah kurban. Ia mengatakan, keputusan itu tidak lagi harus diminta atau diarahkan secara khusus. Menurut dia, hal tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran beragama dalam keluarga.

Pada Idul Adha tahun ini, Fuji diketahui berkurban satu ekor sapi dengan bobot sekitar 700 kilogram. Sementara itu, Fadly Faisal juga menyiapkan hewan kurban dengan berat yang hampir serupa, ditambah beberapa ekor kambing. Faisal menyebut semua persiapan dilakukan jauh-jauh hari.

Ia menuturkan, bahkan anak-anaknya yang lebih dulu memberi kabar soal lokasi penyembelihan hewan kurban. Sikap tersebut membuatnya semakin yakin bahwa pesan berbagi yang selama ini ditanamkan mulai membuahkan hasil. Bagi Faisal, kurban bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial.

Paket lengkap nilai keluarga

Menurut Faisal, ziarah ke makam mendiang anggota keluarga dan kegiatan kurban saling melengkapi dalam pendidikan karakter. Ia menilai ziarah mengajarkan anak untuk menghormati orang tua yang telah tiada, sekaligus mengingatkan pentingnya ikatan keluarga. Dari sana, anak juga diajak memahami makna kehilangan dengan cara yang lebih dewasa.

Selain itu, kurban menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Faisal menegaskan bahwa berbagi rezeki adalah hal yang harus dibiasakan sejak kecil. Dengan begitu, anak tidak hanya tumbuh paham ibadah, tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitar.

Ia percaya nilai-nilai tersebut akan membentuk pribadi yang lebih kuat dan berempati. Dalam keluarga besarnya, setiap momen hari besar keagamaan selalu dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antargenerasi. Cara itu menjadi pola asuh yang konsisten dan penuh makna.

Menjaga tradisi berbagi

Faisal menekankan bahwa tradisi berbagi perlu dijaga agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan. Ia berharap Gala dapat mengingat pengalaman Idul Adha sebagai pelajaran berharga tentang kepedulian. Menurut dia, anak yang mengenal makna berbagi akan lebih mudah menghargai sesama.

Ia juga mengaitkan kebiasaan tersebut dengan rasa syukur atas rezeki yang diterima keluarga. Jika memiliki kemampuan lebih, kata Faisal, sudah sepatutnya seseorang membantu orang lain melalui kurban atau bentuk berbagi lainnya. Prinsip itu menjadi nilai utama yang terus ia tanamkan kepada anak dan cucu.

Di akhir keterangannya, Faisal kembali menegaskan pentingnya melibatkan keluarga dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia ingin anak-anak dan cucunya tumbuh dengan pemahaman bahwa kebahagiaan akan terasa lebih utuh saat dibagikan. Dari momen Idul Adha itu, ia berharap nilai empati dapat terus hidup dalam keluarga besarnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!