Elyse Myers Ungkap Perjuangan Panjang Sebelum Histerektomi

Lifestyle Clara Monica 01 Juni 2026 11:41 WIB 5
Elyse Myers Ungkap Perjuangan Panjang Sebelum Histerektomi

Elyse Myers kembali menjadi sorotan setelah membagikan pengalaman panjangnya menghadapi nyeri kronis dan pendarahan yang terjadi hampir sepanjang tahun sebelum menjalani histerektomi. Ceritanya yang diunggah ulang dari sebuah podcast memicu respons besar di media sosial, terutama dari perempuan yang merasa mengalami hal serupa.

Dalam percakapan itu, ibu dua anak tersebut mengaku kondisi kesehatannya sempat membuat tubuhnya drop, hingga pingsan dan turun berat badan secara drastis. Ia juga menyoroti sulitnya perempuan muda mendapat penanganan medis yang tepat ketika keluhan reproduksi mereka tidak segera dipercaya.

Kisah nyeri kronis Elyse Myers

Myers menjelaskan bahwa rasa sakit kronis telah lama mengganggu aktivitas hariannya. Ia bahkan menyebut tubuhnya seperti terus-menerus berada dalam kondisi darurat.

Ia mengatakan mengalami pendarahan hampir 300 hari dalam setahun. Kondisi itu membuatnya lemah, mual, dan sulit menjalani rutinitas secara normal.

Pengalaman tersebut juga berdampak pada kehidupan pribadinya. Myers mengaku harus berhadapan dengan ketidaknyamanan fisik yang berlangsung lama sebelum akhirnya mendapatkan penanganan yang lebih jelas.

Respons podcast yang viral

Potongan video podcast yang kembali diunggah pada 3 Mei lalu dengan cepat menyebar di media sosial. Warganet menilai pengakuan Myers mewakili pengalaman banyak perempuan yang menghadapi masalah serupa.

Kolom komentar dipenuhi cerita dari perempuan lain yang mengaku sulit memperoleh diagnosis dan perawatan yang memadai. Banyak dari mereka mengatakan keluhan terkait kesehatan reproduksi sering kali dianggap sepele.

Respons publik tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu kesehatan perempuan. Percakapan yang muncul juga menegaskan pentingnya ruang aman bagi pasien untuk menyampaikan keluhan tanpa diabaikan.

Keputusan menjalani histerektomi

Myers mengaku tidak menyangka akan mendapat saran untuk menjalani histerektomi di usia yang masih relatif muda. Namun, ia merasa lega karena akhirnya bertemu dokter yang benar-benar mendengarkan ceritanya.

Ia menyebut keputusan itu memberi validasi atas pengalaman buruk yang selama ini ia rasakan. Sebelumnya, ia kerap merasa tidak dipercaya saat datang berkonsultasi ke dokter.

Myers juga menegaskan bahwa ia dan suaminya sudah lebih dulu sepakat untuk tidak menambah anak lagi. Saat operasi dilakukan, ia sudah memiliki dua putra yang masih kecil.

Pemulihan setelah operasi

Beberapa minggu setelah operasi, Myers mulai merasakan perubahan signifikan pada tubuhnya. Ia menyebut jerawatnya berangsur hilang dan kualitas tidurnya membaik.

Selain itu, rambutnya yang sempat rontok juga tidak lagi mengalami masalah serupa. Perubahan tersebut membuatnya merasa kondisi tubuhnya perlahan kembali stabil.

Pengalaman itu memperlihatkan bahwa penanganan medis yang tepat dapat membawa dampak besar bagi kualitas hidup pasien. Bagi banyak perempuan, kasus Myers menjadi pengingat bahwa keluhan kesehatan reproduksi perlu ditangani serius sejak awal.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!