Dua Kandidat Direktur BSP Tuntaskan Seleksi Akhir

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 22 Mei 2026 11:45 WIB 6
Dua Kandidat Direktur BSP Tuntaskan Seleksi Akhir

Dua kandidat calon Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP), Robi Junipa dan Muttaqin, telah menuntaskan tahap wawancara akhir bersama Bupati Siak Afni Zulkifli dan SKK Migas. Keduanya kini menunggu keputusan akhir dari panitia seleksi setelah melalui proses panjang sejak awal April.

Nama keduanya mencuat karena sama-sama memiliki rekam jejak kuat di sektor minyak dan gas. Pengumuman direktur terpilih dijadwalkan dilakukan setelah rapat panitia seleksi berikutnya.

Profil kandidat BSP

Robi Junipa dikenal sebagai sosok berpengalaman di industri migas. Ia lahir di Tembilahan pada Juni 1976 dan menempuh pendidikan Sarjana Teknik Geofisika di Institut Teknologi Bandung.

Karier Robi dimulai di perusahaan energi multinasional asal Italia pada periode 1998 hingga 2004. Setelah itu, ia melanjutkan pengabdian di Firefild Indonesia pada 2005 hingga 2006.

Pada 2006, Robi masuk ke PT Chevron Pacific Indonesia sebagai geolog dan geofisikawan. Pengalaman itu kemudian berlanjut hingga 2021 sebelum ia berpindah ke PT Pertamina Hulu Rokan.

Saat ini, Robi bekerja di Pertamina Hulu Rokan sebagai Pengawas Uji Sumur Produksi dan Operasi. Ia juga terlibat dalam optimalisasi produksi di lebih dari 1.500 sumur di lapangan Minas dan Kotabatak-Petapahan.

Jejak karier Muttaqin

Muttaqin lahir dan besar di Dumai, kota yang dikenal sebagai pusat industri di Riau. Ia merupakan lulusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya.

Selepas kuliah, Muttaqin kembali ke Riau dan mengajar di Politeknik Bengkalis. Setelah dua tahun menjadi akademisi, ia masuk ke PT Inti Karya Persada Tehnik pada 2005 hingga 2006.

Karier migas Muttaqin dimulai pada 2006 ketika bergabung dengan Badan Operasional Bersama PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu. Ia bertahan di lingkungan tersebut hingga 2021 dengan berbagai penugasan penting.

Kinerjanya kemudian mengantarkan Muttaqin ke posisi Direktur PT Bumi Siak Pusako Zapin, anak perusahaan BSP. Selain itu, ia aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum migas dan memiliki pengalaman organisasi sejak masa kuliah.

Seleksi berakhir ketat

Panitia Seleksi Heriyanto mengatakan proses pemilihan direktur dilakukan melalui tahapan ketat. Para kandidat harus melewati uji kelayakan, kepatutan, dan wawancara dari lembaga berkompeten.

Menurut dia, seluruh peserta seleksi merupakan calon terbaik yang memahami sektor migas. Hal itu menjadi modal penting agar pimpinan baru dapat segera bekerja di tubuh BSP.

Heriyanto menegaskan kedua kandidat terakhir telah menyelesaikan wawancara dengan Bupati Siak, BPKP, dan SKK Migas. Tahap akhir itu menjadi bagian penentu dalam proses seleksi jabatan strategis tersebut.

Ia menyebut hasil akhir akan diumumkan setelah rapat bersama seluruh panitia seleksi. Nama terpilih nantinya diharapkan langsung siap menjalankan tugas dan memperkuat kinerja perusahaan daerah itu.

Harapan bagi BSP

PT Bumi Siak Pusako memegang peran penting dalam industri energi daerah. Karena itu, pemilihan direktur baru menjadi perhatian publik dan pemangku kepentingan di Siak.

Sosok yang terpilih diharapkan mampu menjaga kesinambungan operasi perusahaan. Selain itu, direktur baru juga dituntut memahami tantangan teknis dan bisnis di sektor hulu migas.

Pengalaman panjang kedua kandidat menjadi salah satu pertimbangan utama dalam seleksi. Keduanya dinilai memiliki pemahaman operasional yang relevan untuk memimpin BUMD tersebut.

Dengan berakhirnya proses wawancara, publik kini menunggu keputusan resmi panitia seleksi. Hasil akhir diharapkan dapat membawa BSP ke arah pengelolaan yang lebih efektif dan berdaya saing.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!