Dewi Perssik Potong Kurban Usai Tiba dari Kalimantan

Lifestyle Anindya Kirana Putri 31 Mei 2026 08:14 WIB 2
Dewi Perssik Potong Kurban Usai Tiba dari Kalimantan

Dewi Perssik menggelar pemotongan hewan kurban di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 Mei 2026. Prosesi itu dilakukan sesaat setelah ia pulang dari Kalimantan, sebagai bentuk komitmen atas janji kepada warga dan tetangga sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, pedangdut yang akrab disapa Depe itu berkurban melalui dua ekor sapi limosin dan dua kambing. Ia juga mengaku tahun ini menyalurkan kurban dalam jumlah lebih besar, yakni 12 ekor sapi di sejumlah daerah.

Kurban di rumah Dewi Perssik

Prosesi pemotongan hewan kurban berlangsung pada pukul 13.15 WIB di rumah Dewi Perssik. Sejumlah warga dan keluarga turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Momen itu berlangsung setelah ia baru tiba dari perjalanan di Kalimantan.

Dewi Perssik sempat menyapa awak media sebelum proses pemotongan dimulai. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kurban dilakukan segera karena sudah berjanji kepada warga sekitar. Menurutnya, penundaan hanya akan membuat niat baik itu terasa tidak lengkap.

Pemotongan hewan kurban itu kemudian dilanjutkan di area rumah dengan pengawasan beberapa orang. Dua sapi limosin yang disembelih diketahui memiliki bobot sekitar 1,3 ton. Kehadiran warga membuat suasana berlangsung ramai namun tetap tertib.

Alasan langsung disembelih

Dewi Perssik mengatakan dirinya memilih langsung memotong hewan kurban setibanya di Jakarta. Ia baru saja merayakan Idul Adha di Kalimantan sebelum kembali ke ibu kota. Karena itu, ia merasa perlu segera menunaikan janji kepada warga yang telah menunggu.

Ia menilai keterlambatan akan kurang baik bagi orang-orang yang sudah diundang untuk menerima manfaat kurban. Bagi dirinya, janji kepada tetangga dan warga adalah hal yang harus dijaga. Sikap itu menjadi alasan utama mengapa pemotongan dilakukan tanpa menunggu lama.

Dalam kesempatan itu, Dewi Perssik juga menyampaikan rasa kasihan saat melihat hewan kurban disembelih. Ia mengaku tetap terharu meski memahami bahwa kurban merupakan bagian dari ibadah Idul Adha. Menurutnya, melihat sapi berukuran besar disembelih menimbulkan rasa tidak tega.

Rasa haru saat menyaksikan

Selama proses berlangsung, Dewi Perssik beberapa kali memerhatikan penyembelihan dengan saksama. Ia bahkan sempat menutup mata menggunakan scarf putih yang dikenakannya. Ekspresi itu menunjukkan rasa haru yang ia rasakan di tengah prosesi kurban.

Ia kemudian mengungkapkan bahwa perasaan tidak tega itu sangat manusiawi. Menurutnya, bahkan ayam yang disembelih pun bisa membuat orang meringis saat melihatnya. Karena itu, ia mengaku wajar bila dirinya turut merasa berat menyaksikan sapi berukuran besar dikurbankan.

Meski demikian, Dewi Perssik menegaskan bahwa semua itu tetap menjadi bagian dari ketulusan beribadah. Ia menerima proses tersebut sebagai bentuk kepatuhan dan pengorbanan. Sikapnya memperlihatkan keseimbangan antara rasa haru dan kesadaran menjalankan kewajiban keagamaan.

Syukur atas nikmat tahun ini

Di tengah pelaksanaan kurban, Dewi Perssik menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya selama ini. Ia mengaku semua yang dimiliki saat ini merupakan anugerah dari Tuhan. Karena itu, ia tidak ingin mengeluh atas hal-hal yang belum terpenuhi.

Tahun ini, Dewi Perssik menyebut telah mengadakan penyembelihan 12 ekor sapi di beberapa daerah. Jumlah itu menunjukkan konsistensi dirinya dalam berbagi pada momentum Idul Adha. Ia berharap kurban tersebut membawa manfaat bagi banyak orang.

Baginya, rasa syukur menjadi sikap utama dalam menjalani hidup dan karier yang ia miliki. Ia menilai manusia akan rugi jika terus merasa kurang meski banyak nikmat telah diterima. Dengan semangat itu, ia ingin terus berbagi dan menjaga amanah yang dimiliki.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!