Dari Gerobak ke Ruko, Usaha Satai Ini Naik Kelas

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 18:50 WIB 6
Dari Gerobak ke Ruko, Usaha Satai Ini Naik Kelas

Aroma daging ayam dan kambing khas Madura tercium kuat dari sebuah ruko dua lantai di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di kawasan Mayestik yang ramai, usaha satai milik Mochamad Haidir menarik perhatian para pejalan kaki dengan sajian yang gurih dan menggoda.

Sore itu, Haidir tampak sibuk menjaga bara arang tetap menyala sambil mengibaskan kipas bambu. Perjalanan panjang yang dimulai dari gerobak keliling pada 2013 kini membawanya naik kelas ke lokasi yang lebih strategis.

Perjalanan usaha satai

Haidir memulai usaha satai dari jalanan dengan gerobak keliling dan berjualan di atas trotoar. Sejak awal, ia harus menghadapi kerasnya persaingan dan ketatnya penertiban di lapangan.

Ia mengaku pernah dikejar Satpol PP dan beberapa kali diusir oleh sesama pedagang. Situasi itu membuatnya memahami bahwa bertahan di usaha kuliner tidak cukup hanya dengan modal rasa.

Meski penuh tekanan, Haidir tidak memilih mundur. Ia terus berusaha menjaga lapaknya tetap berjalan sambil mencari tempat yang lebih menjanjikan.

Tekanan saat pandemi

Pandemi COVID-19 menjadi masa paling berat bagi usahanya. Penjualan menurun tajam dan suasana lapak menjadi jauh lebih sepi dari biasanya.

Haidir mengaku sempat stres karena kondisi tersebut. Bahkan, ia pernah berniat melepas lapaknya dan menawarkan usaha itu kepada orang lain.

Ia sempat membanderol lapaknya Rp 150 juta, namun ada pihak yang menawar jauh lebih rendah, yakni Rp 50 juta. Beruntung, transaksi itu batal sehingga peluang usahanya tetap bertahan.

Lokasi strategis Mayestik

Haidir melihat kawasan Mayestik memiliki potensi besar karena dikelilingi perkantoran dan lalu lintas pejalan kaki yang padat. Sejak awal, ia percaya lokasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Keputusan bertahan di area tersebut akhirnya memberi hasil. Perlahan, pelanggan mulai berdatangan dan nama Sate Ayam Barokah Mayestik semakin dikenal.

Konsistensi menjadi kunci utama dalam perjalanan usahanya. Dengan kualitas rasa yang terjaga, Haidir mampu membangun kepercayaan pelanggan dari waktu ke waktu.

Naik kelas ke ruko

Titik balik datang ketika sebuah ruko kosong tepat di depan lapaknya ditawarkan untuk disewa pada akhir 2025. Haidir melihat kesempatan itu sebagai momentum penting untuk mengembangkan usahanya.

Tanpa menunggu lama, ia memutuskan pindah ke ruko yang dinilai lebih strategis. Langkah tersebut membuat usahanya terlihat lebih rapi dan memiliki daya tarik lebih besar bagi pembeli.

Perpindahan ke tempat baru menjadi simbol naik kelas bagi usaha yang ia rintis dari nol. Dari gerobak sederhana, Haidir kini menatap masa depan bisnis satai dengan lebih percaya diri.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!