Cara Memilih Lele Segar di Pasar agar Tidak Salah Beli

Lifestyle Clara Monica 22 Mei 2026 13:01 WIB 7
Cara Memilih Lele Segar di Pasar agar Tidak Salah Beli

Anggapan bahwa kualitas lele bisa dilihat dari bentuknya saat digoreng masih sering dipercaya masyarakat. Lele yang baik disebut akan tetap lurus, sedangkan lele yang tumbuh di habitat kotor atau mendapat pakan buruk dianggap bengkok. Namun, cara menilai kualitas lele tidak sesederhana itu, terutama saat membelinya di pasar.

Di lapangan, banyak pembeli hanya memperhatikan ukuran dan harga tanpa mengecek kondisi ikan secara lebih teliti. Padahal, lele yang tampak serupa belum tentu memiliki kesegaran dan mutu yang sama. Karena itu, konsumen perlu memahami ciri fisik lele yang layak dikonsumsi agar tidak salah pilih.

Ciri Lele Segar di Pasar

Menurut pakar budidaya perikanan dari IPB University, kondisi fisik ikan dapat menjadi indikator awal untuk menilai kualitas lele. Bentuk tubuh, warna, bau, dan tekstur daging menjadi petunjuk penting yang mudah dikenali. Dengan memperhatikan aspek ini, pembeli bisa lebih cepat membedakan lele segar dari yang sudah tidak layak.

Cecilia Eny Indriastuti menjelaskan bahwa lele berkualitas umumnya memiliki tubuh proporsional, kepala tidak lebih besar, dan panjang tubuh yang baik. Dagingnya tebal, tidak kurus, serta warnanya hitam cerah. Selain itu, lele segar tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat.

Tekstur daging juga perlu dicek karena lele segar akan terasa kenyal saat ditekan. Jika tubuhnya terlihat pucat, belang, atau tidak rata, kondisi ikan patut dicurigai. Konsumen sebaiknya memilih ikan dengan tampilan yang bersih dan sehat agar kualitas masakan tetap terjaga.

Perhatikan Kondisi Fisik Ikan

Selain bentuk tubuh, kondisi kulit lele juga menjadi penanda penting dalam menentukan kesegarannya. Kulit yang mulus, tidak luka, dan tidak rusak menunjukkan ikan dalam kondisi yang lebih baik. Sebaliknya, bagian tubuh yang lecet dapat menandakan penanganan yang kurang higienis.

Lele yang sehat biasanya memiliki warna hitam cerah dan tampak merata di seluruh tubuh. Warna yang kusam, pucat, atau tidak seragam bisa menjadi tanda ikan tidak berada dalam kondisi optimal. Karena itu, pembeli perlu melihat ikan secara langsung sebelum memutuskan membeli.

Bentuk tubuh yang tidak proporsional juga layak diwaspadai karena dapat mencerminkan pertumbuhan yang kurang baik. Lele yang terlalu kurus atau buntet sebaiknya dihindari, sebab kualitas dagingnya bisa lebih rendah. Memeriksa kondisi fisik dengan saksama akan membantu konsumen mendapatkan ikan yang lebih layak konsumsi.

Kenali Aroma dan Teksturnya

Aroma menjadi salah satu indikator paling mudah untuk mengenali kesegaran lele. Ikan yang masih segar umumnya tidak mengeluarkan bau amis yang tajam. Jika aromanya menyengat, ada kemungkinan ikan sudah lama disimpan atau kurang terjaga kebersihannya.

Tekstur daging juga perlu diuji secara sederhana dengan sentuhan ringan. Lele segar akan terasa kenyal dan kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Jika daging terasa lembek, konsumen sebaiknya mempertimbangkan pilihan lain.

Kombinasi bau yang wajar dan tekstur kenyal menunjukkan kualitas ikan yang lebih baik. Dua hal ini sering kali lebih akurat dibanding hanya menilai dari tampilan luar. Dengan kebiasaan memeriksa keduanya, pembeli bisa lebih percaya diri saat bertransaksi di pasar.

Tips Aman Saat Membeli

Memilih lele di pasar tidak hanya soal mendapatkan harga yang sesuai, tetapi juga memastikan kualitasnya aman untuk dikonsumsi. Konsumen sebaiknya membeli dari penjual yang menjaga kebersihan lapak dan penyimpanan ikan. Cara ini membantu mengurangi risiko mendapatkan lele yang kualitasnya menurun.

Jika memungkinkan, pembeli dapat membandingkan beberapa lapak sebelum menentukan pilihan. Perbandingan tersebut penting agar konsumen bisa melihat perbedaan kondisi ikan secara lebih objektif. Langkah sederhana ini sering membantu mendapatkan lele yang lebih segar dengan harga yang masuk akal.

Dengan memahami ciri fisik, aroma, dan tekstur lele, masyarakat dapat lebih cermat saat berbelanja. Kebiasaan memilih ikan dengan teliti juga mendukung keamanan pangan di rumah tangga. Pada akhirnya, lele yang segar akan menghasilkan masakan yang lebih enak dan lebih aman dikonsumsi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!