Calvin Dores Ungkap Niat Jual Mata karena Finansial

Ekonomi Bisnis Gilang Nabaris 22 Mei 2026 10:21 WIB 7
Calvin Dores Ungkap Niat Jual Mata karena Finansial

Calvin Dores menjadi sorotan setelah mengaku sempat terpikir menjual mata karena tekanan finansial yang ia hadapi. Pengakuan putra mendiang musisi Deddy Dores itu disampaikan melalui Instagram Stories sebelum akhirnya dihapus.

Calvin mengatakan kondisi keuangan keluarganya goyah sejak sang ayah meninggal dunia. Ia menuturkan, beban hidup yang terus menumpuk membuatnya sempat melontarkan pikiran ekstrem, meski kini ia menyesali keputusan itu.

Kondisi Finansial Calvin Dores

Calvin Dores mengakui situasi ekonomi keluarganya sedang tidak baik. Ia menyebut tekanan itu sudah berlangsung lama dan bukan muncul dalam satu malam saja.

Menurut Calvin, kondisi tersebut membuatnya menyimpan banyak beban tanpa banyak bercerita. Ketika tekanan itu memuncak, ia sempat melontarkan kalimat tentang menjual mata sebagai bentuk keputusasaan.

Ia menegaskan bahwa ucapan itu lahir dari kondisi mental yang sedang turun. Calvin menyebut dirinya sebenarnya dikenal berpikiran positif, tetapi situasi yang terus menekan membuatnya goyah.

Calvin juga mengungkapkan bahwa saat itu ia merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dijual. Ia menilai hidupnya sedang berada pada titik yang sangat sulit, baik secara emosional maupun finansial.

Tekanan Setelah Sang Ayah Pergi

Calvin menyebut kondisi keluarga mulai goyah setelah ayahnya meninggal dunia. Kehilangan sosok kepala keluarga membuat beban ekonomi semakin berat untuk ditanggung.

Ia mengaku pernah melihat anak-anaknya tidak sekolah selama tiga hari karena tidak ada uang jajan. Situasi itu membuatnya semakin merasa gagal sebagai orang tua.

Sehari-hari, Calvin memberikan uang jajan sekitar Rp7 ribu hingga Rp10 ribu kepada dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Jumlah itu, menurutnya, kerap menjadi tantangan di tengah kondisi keuangan yang terbatas.

Calvin menilai tekanan finansial yang dialaminya sering kali tidak terlihat dari luar. Ia menegaskan bahwa apa yang ia hadapi jauh lebih rumit daripada komentar yang muncul di media sosial.

Unggahan yang Dihapus

Pernyataan tentang keinginan menjual mata itu pertama kali muncul di Instagram Stories pribadinya. Unggahan tersebut kemudian dihapus setelah Calvin merasa perlu menenangkan diri.

Ia mengatakan keputusan menghapus unggahan itu dipicu oleh reaksi anak perempuannya yang masih kecil. Sang anak bertanya mengapa ayahnya ingin menjual mata, sehingga Calvin tersadar bahwa unggahan itu berdampak pada keluarganya.

Calvin mengaku tidak ingin anak-anaknya ikut merasakan kesulitan yang sama. Ia pun memilih menarik kembali ucapannya agar tidak menambah beban psikologis di rumah.

Menurut Calvin, dorongan utamanya adalah melindungi anak-anak dari situasi yang lebih berat. Ia menyebut lebih baik menahan diri daripada membuat keluarga ikut terluka oleh ucapannya sendiri.

Upaya Bertahan Hidup

Untuk bertahan hidup, Calvin mengaku sudah mencoba berbagai cara mencari penghasilan. Ia menyebut pernah berusaha menjual lagu, melamar menjadi sopir, hingga mencoba pekerjaan sebagai joki gim.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya masih menulis lagu untuk menyambung kebutuhan sehari-hari. Namun, ia menilai hasil yang didapat belum cukup untuk mengatasi tekanan finansial yang terus datang.

Calvin turut menyinggung kondisi ibunya yang beberapa kali harus dirawat dalam setahun terakhir. Ia menyebut sang ibu bahkan sudah dirawat puluhan kali, sehingga situasi keluarga semakin berat.

Meski sempat melontarkan ucapan ekstrem, Calvin kini berusaha kembali menata langkah. Ia berharap dapat melewati masa sulit ini tanpa harus mengambil keputusan yang justru merugikan dirinya dan keluarga.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!