Biblical Diet Viral, Tren Makan Alami Kembali Diminati

Lifestyle Clara Monica 30 Mei 2026 05:55 WIB 7
Biblical Diet Viral, Tren Makan Alami Kembali Diminati

Tren diet kembali bergeser dengan hadirnya biblical diet, pola makan yang kini ramai dibahas di media sosial. Diet ini menekankan konsumsi makanan alami yang disebut dalam Alkitab, lalu menarik perhatian publik karena dikaitkan dengan kesehatan dan spiritualitas.

Popularitasnya tumbuh lewat konten para influencer di TikTok, Instagram, hingga Facebook. Meski dianggap sederhana dan lebih alami, para ahli tetap mengingatkan agar kebutuhan gizi harian tidak diabaikan.

Biblical Diet Kian Viral

Biblical diet merujuk pada pola makan yang berpatokan pada makanan yang disebut dalam Alkitab. Pilihan yang dianjurkan umumnya meliputi ikan, roti, buah-buahan, sayuran, madu, biji-bijian, dan minyak zaitun.

Konsep ini menonjolkan makanan alami dan minim proses. Sebaliknya, makanan ultra-proses dengan banyak bahan tambahan cenderung dihindari.

Tren tersebut mendapat sorotan karena dianggap menawarkan cara makan yang lebih sederhana. Selain itu, banyak orang melihatnya sebagai pendekatan yang selaras dengan nilai keagamaan.

Perpaduan antara pola makan sehat dan unsur spiritual membuat biblical diet cepat mencuri perhatian. Tidak sedikit warganet yang penasaran dan mulai mencoba mengikuti pola ini setelah melihat kontennya di media sosial.

Biblical Diet dan Influencer

Salah satu figur yang mempopulerkan tren ini adalah Kayla Bundy, influencer berusia 27 tahun. Ia memiliki lebih dari 500 ribu pengikut di TikTok dan dikenal konsisten membagikan konten seputar biblical diet.

Kayla mengaku telah menjalani pola makan tersebut selama delapan tahun. Ketertarikannya muncul setelah memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi tokoh-tokoh dalam Alkitab.

Baginya, makanan bukan sekadar kebutuhan tubuh. Makanan juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan spiritualitas.

Popularitasnya di media sosial turut membuka peluang bisnis. Ia menjual panduan digital tentang superfood ala biblical diet dan membuka sesi konsultasi berbayar.

Daya Tarik di Media Sosial

Selain Kayla, ada Abbie Stasior, ahli gizi asal Nashville yang kerap mengaitkan makanan sehat dengan ayat-ayat Alkitab. Ia sering mencontohkan kisah sarapan roti dan ikan yang dianggap sebagai kombinasi karbohidrat dan protein seimbang.

Di platform lain, Annalies Xaviera juga ikut mengangkat tren serupa. Ibu rumah tangga dengan ratusan ribu pengikut di Facebook itu rutin membagikan konten makanan lokal, alami, dan tidak diproses.

Konten mereka banyak dipadukan dengan doa dan kutipan ayat suci. Perpaduan ini membuat biblical diet terasa lebih personal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari pengikutnya.

Tak heran jika tren ini cepat menyebar lintas platform. Visual makanan yang sederhana, narasi religius, dan pesan hidup sehat menjadi kombinasi yang mudah menarik perhatian pengguna internet.

Catatan Ahli Gizi

Meski populer, para ahli mengingatkan bahwa diet apa pun tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Pola makan yang baik tidak cukup hanya berfokus pada jenis makanan tertentu, tetapi juga pada keseimbangan nutrisi.

Asupan harian idealnya tetap mencakup karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Jika salah satu unsur kurang, tubuh dapat mengalami ketidakseimbangan gizi.

Prinsip makan alami memang dapat menjadi langkah yang baik. Namun, penerapannya tetap perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba biblical diet, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah bijak. Dengan begitu, pola makan yang dijalani tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga aman dan bermanfaat dalam jangka panjang.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!