Berapa Kali Handuk Mandi Harus Dicuci? Ini Anjuran Ahli

Lifestyle Anindya Kirana Putri 23 Mei 2026 08:18 WIB 6
Berapa Kali Handuk Mandi Harus Dicuci? Ini Anjuran Ahli

Handuk mandi termasuk perlengkapan harian yang paling sering digunakan, tetapi juga kerap luput dicuci. Padahal, handuk yang tampak bersih belum tentu higienis setelah dipakai mengeringkan tubuh.

Para ahli mengingatkan, penggunaan handuk terlalu lama dapat membuatnya menjadi tempat berkembang biaknya kuman. Dokter spesialis kulit Annie Chiu menyarankan handuk mandi diganti setiap tiga hingga empat kali pemakaian untuk mencegah penumpukan bakteri dan bau.

Frekuensi Cuci Handuk Mandi

Annie Chiu, pendiri The Derm Institute, menjelaskan bahwa handuk mandi idealnya dicuci setelah tiga sampai empat kali digunakan. Anjuran ini bertujuan menjaga kebersihan dan mengurangi risiko bakteri menumpuk pada serat kain. Handuk yang dibiarkan lembap terlalu lama lebih mudah menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.

Menurut Chiu, handuk menyerap sel kulit mati, minyak tubuh, dan sisa kelembapan setiap kali dipakai. Jika terus digunakan tanpa dicuci, kondisi itu dapat memicu bau tidak sedap dan iritasi kulit. Pada sebagian orang, kebiasaan ini juga bisa memperburuk jerawat atau memicu infeksi ringan.

Meski ada patokan umum, frekuensi mencuci handuk tidak selalu sama bagi semua orang. Mereka yang mandi setiap hari namun tidak banyak berkeringat mungkin bisa memakainya sedikit lebih lama. Sebaliknya, handuk yang mulai berbau sebaiknya segera dicuci meski baru dipakai beberapa kali.

Kondisi yang Perlu Diwaspadai

Orang yang rutin berolahraga atau mudah berkeringat disarankan lebih sering mengganti handuk. Keringat yang menempel membuat handuk lebih cepat lembap dan mendukung pertumbuhan bakteri. Dalam kondisi ini, mencuci handuk secara teratur menjadi langkah penting untuk menjaga kebersihan.

Tinggal di daerah lembap juga membuat handuk lebih lama kering setelah digunakan. Situasi tersebut meningkatkan risiko munculnya bau dan pertumbuhan kuman pada kain. Karena itu, penyimpanan handuk di tempat berventilasi baik menjadi hal yang tidak kalah penting.

Jika handuk terasa licin, berbau apek, atau tampak kurang bersih, tanda itu tidak boleh diabaikan. Kondisi tersebut menandakan handuk perlu segera dicuci, meski jadwal pemakaian belum mencapai batas umum. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan kenyamanan saat mandi.

Tanda Handuk Mandi Harus Diganti

Seiring waktu, handuk mandi akan kehilangan kelembutan dan daya serapnya. Saat kain mulai terasa kasar atau tidak lagi efektif menyerap air, itu bisa menjadi pertanda handuk perlu diganti. Kondisi tersebut biasanya muncul setelah pemakaian yang cukup lama dan berulang.

Para ahli dari Cozy Earth menyebut, kualitas handuk juga dipengaruhi oleh paparan sinar matahari, klorin, cara mencuci, dan frekuensi penggunaan. Faktor-faktor itu dapat mempercepat kerusakan serat kain. Akibatnya, handuk menjadi kurang nyaman digunakan dan tidak lagi optimal menjalankan fungsinya.

Handuk lama sebenarnya tidak harus langsung dibuang. Benda tersebut masih bisa dimanfaatkan sebagai kain lap atau disumbangkan ke tempat penampungan hewan. Dengan cara ini, masa pakai handuk tetap berguna sebelum benar-benar tidak layak pakai.

Cara Menjaga Handuk Mandi

Menjaga handuk tetap bersih tidak hanya bergantung pada jadwal mencuci. Cara menjemur yang tepat, penyimpanan yang kering, dan kebiasaan tidak berbagi handuk juga berpengaruh besar. Langkah-langkah tersebut membantu mengurangi kelembapan yang memicu pertumbuhan bakteri.

Handuk sebaiknya digantung di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik setelah digunakan. Jika dibiarkan menumpuk atau terlipat saat masih basah, handuk akan lebih lambat kering. Kondisi itu membuat bau apek lebih mudah muncul dan kualitas kain cepat menurun.

Mengganti handuk mandi secara berkala menjadi bagian penting dari kebersihan pribadi. Kebiasaan ini sederhana, tetapi berdampak langsung pada kesehatan kulit dan kenyamanan sehari-hari. Dengan perawatan yang tepat, handuk bisa lebih awet dan tetap higienis digunakan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!