BEI Optimistis IHSG Menguat Seiring Proyeksi Ekonomi 2027

Forex & Saham Gilang Nabaris 22 Mei 2026 09:51 WIB 7
BEI Optimistis IHSG Menguat Seiring Proyeksi Ekonomi 2027

Penjabat sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menanggapi optimistis pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026. Dalam pidato itu, Presiden memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027, termasuk target pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Jeffrey menilai arah kebijakan tersebut dapat memberi sentimen positif bagi pasar modal, khususnya Indeks Harga Saham Gabungan. Di tengah pergerakan yang sempat terkoreksi, IHSG dinilai masih memiliki ruang tumbuh sejalan dengan prospek ekonomi nasional yang lebih kuat.

IHSG dan Prospek Ekonomi

Jeffrey mengatakan pihaknya melihat prospek ekonomi Indonesia dengan penuh optimisme. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik akan memperkuat keyakinan investor terhadap pasar modal.

Ia menilai iklim usaha yang semakin mudah akan menjadi faktor penting bagi peningkatan investasi domestik. Kondisi itu juga berpotensi mendorong likuiditas di pasar saham.

Dalam pandangannya, penguatan ekonomi nasional akan berjalan beriringan dengan kinerja IHSG. Karena itu, BEI berharap sentimen positif dari kebijakan pemerintah dapat terus terjaga.

Pergerakan Pasar Terkini

Di tengah tanggapan tersebut, IHSG tercatat memangkas koreksinya menjadi 0,60 persen ke level 6.332,17. Sebelumnya, indeks sempat melemah lebih dalam hingga 2,25 persen ke level 6.227,41 pada sekitar pukul 11.19 WIB.

Pergerakan itu menunjukkan pasar masih merespons berbagai sentimen ekonomi secara hati-hati. Namun, pemulihan intraday memberi sinyal bahwa minat beli investor belum sepenuhnya hilang.

Jeffrey menilai perbaikan sentimen makro dapat membantu menjaga stabilitas pergerakan indeks. Ia menambahkan bahwa kepercayaan pelaku pasar akan sangat dipengaruhi oleh kepastian arah kebijakan ekonomi.

Target Ekonomi Prabowo

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menetapkan sejumlah target ekonomi untuk tahun 2027. Target tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah, suku bunga SUN 10 tahun, harga minyak mentah Indonesia, serta lifting migas.

Untuk pertumbuhan ekonomi, pemerintah menargetkan kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Sementara itu, inflasi dipatok pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Adapun nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dolar AS. Pemerintah juga menargetkan harga minyak mentah Indonesia di level US$ 70 hingga US$ 95 per barel.

Stabilitas Rupiah Ditekankan

Prabowo menegaskan pentingnya strategi fiskal dan moneter yang mampu menjaga stabilitas nilai tukar. Menurut dia, rupiah harus tetap kuat dan terkelola terhadap mata uang dunia.

Ia juga memaparkan target lifting minyak bumi sebesar 602.000 hingga 615.000 barel per hari. Untuk gas bumi, pemerintah membidik 934.000 hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.

Berbagai target tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan ekonomi pemerintah pada 2027. Bagi pasar modal, kepastian atas target itu diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperluas partisipasi di bursa.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!