Batagor Gembira Depok Bertahan Sejak 1986

Lifestyle Clara Monica 01 Juni 2026 23:40 WIB 4
Batagor Gembira Depok Bertahan Sejak 1986

Batagor Gembira menjadi salah satu contoh usaha kuliner keluarga yang mampu bertahan puluhan tahun di Depok. Pasangan suami istri Endi Sunarya, 41 tahun, dan Imas Nurlaela, 38 tahun, meneruskan usaha yang dirintis orang tua Imas sejak 1986.

Dari satu lapak sederhana, bisnis ini berkembang menjadi 10 cabang dengan dukungan 12 karyawan. Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bahwa konsistensi, adaptasi, dan kepercayaan pelanggan dapat menjaga usaha tetap tumbuh di tengah persaingan kuliner.

Asal Usul Batagor Gembira

Kisah Batagor Gembira berawal dari keputusan orang tua Imas merantau dari Garut ke ibu kota untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Setelah menikah, keduanya mencoba peruntungan di dunia kuliner dengan menjajakan batagor yang saat itu sedang populer.

Sebelum fokus berjualan batagor, ayah Imas, Memed, sudah lebih dulu akrab dengan usaha kuliner jalanan. Ia pernah berjualan siomay keliling, lalu beralih ke batagor karena dinilai lebih menguntungkan dan memiliki pasar yang menjanjikan.

Lapak pertama Batagor Gembira berdiri di dekat kantor PLN Depok, Jalan Mekar Jaya. Dari tempat sederhana itu, keluarga ini membangun fondasi usaha dengan modal kerja keras, ketekunan, dan pelayanan yang terus dijaga.

Nama yang Lahir dari Pelanggan

Nama Batagor Gembira ternyata bukan dibuat oleh keluarga pendiri, melainkan lahir dari kebiasaan para pelanggan, terutama mahasiswa Universitas Indonesia. Mereka kerap berkumpul di warung tersebut hingga larut malam dan menjadikan tempat itu sebagai lokasi nongkrong.

Menurut Imas, para pelanggan sering menyebut, kumpul di Batagor Gembira saja, karena suasana di sana dianggap menyenangkan. Sebutan itu kemudian melekat dan digunakan hingga sekarang sebagai identitas usaha keluarga tersebut.

Nama yang sederhana itu justru menjadi pembeda di tengah banyaknya penjual batagor di Depok. Citra yang akrab dan hangat membuat usaha ini mudah diingat oleh pelanggan lintas generasi.

Ekspansi Usaha Bertahap

Pertumbuhan pelanggan di cabang PLN Depok mendorong keluarga ini membuka cabang kedua pada 2010. Lokasinya berada di Jalan Tole Iskandar, Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok, tepat di samping swalayan TipTop.

Pembukaan cabang baru menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan konsumen. Strategi tersebut dijalankan secara bertahap, agar kualitas produk dan layanan tetap terjaga di setiap lokasi.

Seiring waktu, Batagor Gembira terus berkembang hingga memiliki 10 cabang dan mempekerjakan 12 karyawan. Pertumbuhan itu menjadi bukti bahwa usaha kuliner keluarga dapat naik kelas jika dikelola dengan disiplin dan konsisten.

Peran Generasi Penerus

Sejak 2011, Imas mulai ikut membantu produksi batagor di rumah. Ia juga sesekali menjaga lapak dan melayani pembeli, terutama ketika aktivitas usaha sedang padat.

Keterlibatan generasi penerus membuat usaha ini tetap berjalan stabil meski sudah memasuki usia puluhan tahun. Endi dan Imas tidak hanya menjaga resep dan nama besar keluarga, tetapi juga memastikan operasional harian tetap efisien.

Kerja keras keluarga itu membuahkan hasil nyata ketika orang tua Imas bisa berangkat haji pada 2016. Bagi mereka, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa usaha kecil yang dikelola dengan tekun mampu memberikan perubahan besar bagi kehidupan keluarga.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!