Malam penganugerahan berlangsung di Hotel Sultan pada Jumat, 17 April 2026. Arnold Ph Djiwatampu dinobatkan sebagai pemenang Best Lifetime Achiever atas dedikasinya di sektor telekomunikasi Indonesia. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi panjangnya terhadap kemajuan infrastruktur komunikasi nasional.
Beliau dikenal sebagai manajer proyek sistem satelit domestik pertama di Indonesia, Palapa. Saat ini, beliau menjabat sebagai Presiden dan Pendiri PT Tiara Titian Telekomunikasi TT-Tel, sebuah perusahaan konsultan telekomunikasi. Selain itu, aktivitasnya mencakup peran strategis dalam pengembangan teknologi telekomunikasi di berbagai level.
Beliau menamatkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada 1963. Pendidikan tersebut menjadi fondasi karier di bidang Information and Communication Technology. Pengalaman akademik dan profesionalnya memposisikan beliau sebagai tokoh senior di ICT.
Profil ICT Indonesia
Di level internasional, Arnold pernah terpilih sebagai Wakil Ketua ITU dan kemudian Ketua Dewan ITU untuk periode 1989-1990 dan 1990-1991. Kepemimpinan tersebut menunjukkan peran beliau dalam membentuk kebijakan telekomunikasi global. Pengalaman di ITU memperkaya kontribusinya terhadap standar dan pengembangan infrastruktur komunikasi.
Selain itu, beliau menjabat Direktur Biro Pengembangan Telekomunikasi ITU BDT pada 1993-1994. BDT ITU bertujuan mempercepat penguatan telekomunikasi di negara berkembang melalui kebijakan dan program teknis. Keterlibatan ini mempertegas posisi beliau sebagai pemangku kepentingan ICT di tingkat internasional.
Perannya dalam organisasi internasional telah melahirkan dampak kebijakan yang luas. Kontribusinya dirasakan pada berbagai proyek komunikasi yang menghubungkan wilayah terpencil. Peningkatan akses telekomunikasi menjadi warisan dari kiprah beliau di ITU.
Profil ICT Indonesia
Prestasi internasional beliau diakui melalui IEEE Communications Society ComSoc. Penghargaan yang diberikan menyoroti dedikasi sebagai direktur pendiri ITU BDT di Geneva. Pengakuan ini menempatkan beliau dalam deretan tokoh telekomunikasi kelas dunia.
Penghargaan tersebut dianugerahkan pada 5 Desember 2017. Penghargaan ini menandai kontribusinya terhadap pembangunan telekomunikasi global. Kontribusinya dalam bidang kemanfaatan teknologi telekomunikasi diakui secara luas.
IEEE ComSoc menominasikan beliau bersama tokoh ternama seperti Werner Mohr dan Michael J Marcus. Daftar tokoh lain termasuk Veena Rawat, Sasi P Meethal, David Falconer, Sam Pitroda, David D Clark, George E Brown Jr., Mansoor Shafi, hingga Richard C Kirby. Penghargaan ini menegaskan pengaruhnya dalam ranah telekomunikasi internasional.
