Anting Hidung Tertelan, Wanita Spanyol Hampir Kehilangan Nyawa

Lifestyle Nadia Safira Putri 31 Mei 2026 02:19 WIB 2
Anting Hidung Tertelan, Wanita Spanyol Hampir Kehilangan Nyawa

Seorang wanita asal Spanyol mengalami kejadian langka sekaligus berbahaya setelah batuk berkepanjangan ternyata dipicu oleh anting hidung yang masuk ke dalam tubuhnya. Pemeriksaan dokter mengungkap benda asing itu berada sangat dekat dengan aorta, sehingga kondisi tersebut berubah menjadi keadaan darurat medis.

Peristiwa yang dialami Monica Deyanira Cabrera Barajas itu bermula saat ia batuk terus-menerus selama sekitar satu bulan. Karena khawatir, ia memeriksakan diri ke dokter, sebelum hasil rontgen memperlihatkan temuan yang mengejutkan dan membuat tim medis harus bergerak cepat.

Batuk Ternyata Bukan Biasa

Awalnya, Deyanira mengira batuk yang dialaminya hanyalah gangguan ringan yang akan hilang dengan sendirinya. Namun, keluhan itu tak juga membaik selama berminggu-minggu, sehingga ia memutuskan mencari pertolongan medis.

Pemeriksaan rontgen kemudian menunjukkan adanya benda asing di dalam tubuhnya. Dokter menemukan septum piercing atau anting hidung yang diduga masuk tanpa disadari melalui saluran pernapasan.

Temuan tersebut membuat situasi berubah dari keluhan biasa menjadi kasus yang berisiko tinggi. Pasalnya, posisi benda asing itu berada di area vital dan membutuhkan penanganan segera.

Lokasi Anting Sangat Berbahaya

Deyanira mengaku sama sekali tidak sadar bahwa piercing miliknya hilang. Ia menduga bagian kecil anting itu terlepas saat ia tidur telentang, lalu masuk ke tenggorokan dan terhirup hingga ke paru-paru.

Dokter menyebut posisi benda tersebut sangat dekat dengan aorta, yaitu pembuluh darah utama dalam tubuh. Jaraknya hanya sekitar 0,5 milimeter, sehingga risiko komplikasi dinilai sangat tinggi.

Kondisi seperti ini dapat berujung pada luka serius di paru-paru maupun pembuluh darah besar. Jika terlambat ditangani, dampaknya bisa fatal, termasuk perdarahan hebat atau paru-paru kolaps.

Operasi Darurat Dilakukan

Deyanira kemudian harus menjalani operasi darurat untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Awalnya, prosedur diperkirakan berlangsung singkat karena tim medis menilai anting bisa segera diangkat.

Namun, operasi pertama tidak berjalan sesuai rencana karena anting sudah menempel pada jaringan tubuh. Dokter akhirnya harus melakukan tindakan kedua yang lebih kompleks untuk memastikan benda itu berhasil diangkat.

Setelah upaya lanjutan, operasi kedua berlangsung lancar dan piercing berhasil dikeluarkan. Pihak medis menyebut Deyanira sangat beruntung karena benda itu tidak sampai merusak organ vital.

Trauma Setelah Insiden

Pengalaman tersebut membuat Deyanira kapok menggunakan piercing meski sebelumnya ia menyukainya. Ia mengaku trauma setelah nyaris kehilangan nyawa akibat benda kecil yang tampak sepele.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa benda asing di saluran napas atau paru-paru tidak boleh dianggap remeh. Gejala seperti batuk tak kunjung sembuh sebaiknya segera diperiksa agar penyebabnya bisa diketahui lebih cepat.

Dalam banyak kasus, deteksi dini dapat mencegah komplikasi yang lebih berat. Karena itu, pemeriksaan medis menjadi langkah penting ketika tubuh menunjukkan tanda-tanda yang tidak biasa.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!