Anting Hidung Masuk Paru-paru, Wanita Ini Jalani Operasi Darurat

Lifestyle Nadia Safira Putri 27 Mei 2026 04:07 WIB 2
Anting Hidung Masuk Paru-paru, Wanita Ini Jalani Operasi Darurat

Seorang wanita asal Spanyol mengalami batuk yang tak kunjung sembuh selama sekitar satu bulan, hingga akhirnya pemeriksaan medis mengungkap penyebab yang mengejutkan. Benda asing berupa anting hidung atau septum piercing ditemukan berada di dalam tubuhnya, setelah ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Kasus ini dialami Monica Deyanira Cabrera Barajas, yang mengaku tidak menyadari piercing miliknya hilang. Kondisi tersebut kemudian diketahui sangat berbahaya karena posisi benda asing itu berada sangat dekat dengan aorta, sehingga memerlukan tindakan medis darurat.

Benda asing di paru-paru

Monica Deyanira Cabrera Barajas awalnya hanya merasakan batuk berkepanjangan yang tidak biasa. Karena khawatir, ia memilih mencari pertolongan medis agar penyebabnya dapat diketahui. Pemeriksaan rontgen kemudian memberikan jawaban yang tidak terduga. Dokter menemukan anting hidung di dalam tubuhnya.

Temuan itu membuat dirinya dan tim medis terkejut. Selama ini, ia sama sekali tidak sadar bahwa piercing miliknya telah hilang. Ia menduga bagian kecil anting tersebut terlepas saat tidur telentang. Setelah itu, benda tersebut diduga masuk ke tenggorokan dan terhirup hingga ke paru-paru.

Kisah itu kemudian ia bagikan melalui media sosial dan menarik perhatian banyak warganet. Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa para dokter juga ikut terkejut saat menemukan benda tersebut. Monica menegaskan bahwa kondisinya kini sudah membaik. Ia menyebut kejadian itu terjadi beberapa bulan sebelumnya.

Risiko medis sangat serius

Menurut keterangan medis, posisi anting tersebut berada sangat dekat dengan aorta. Aorta merupakan pembuluh darah utama yang berperan penting dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Jarak benda asing itu bahkan disebut hanya sekitar 0,5 milimeter. Kondisi ini menempatkan Monica dalam risiko komplikasi yang serius.

Benda asing di saluran pernapasan atau paru-paru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Jika bergeser atau melukai jaringan sekitar, dampaknya bisa sangat berbahaya. Dalam kasus ini, risiko terburuk yang dihadapi adalah paru-paru kolaps atau perdarahan hebat. Karena itu, dokter memilih bertindak cepat dengan prosedur operasi.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa benda kecil sekalipun dapat menimbulkan ancaman besar. Tidak semua gejala awal langsung mengarah pada penyebab yang jelas. Batuk berkepanjangan, terutama jika disertai keluhan lain, perlu diperiksa secara menyeluruh. Pemeriksaan dini dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih berat.

Operasi darurat dilakukan

Monica kemudian harus menjalani operasi darurat untuk mengeluarkan piercing dari tubuhnya. Awalnya, prosedur diperkirakan berlangsung singkat dan sederhana. Namun, kenyataan di ruang operasi jauh lebih kompleks. Tim medis mendapati benda tersebut sudah menempel pada jaringan tubuh.

Operasi pertama akhirnya tidak berjalan sesuai rencana. Kondisi piercing yang menempel membuat dokter harus menghentikan tindakan dan mempertimbangkan metode lain. Setelah itu, dilakukan prosedur kedua yang lebih rumit. Langkah tersebut diperlukan agar benda asing bisa diangkat tanpa menimbulkan cedera tambahan.

Meski prosesnya menegangkan, operasi kedua berjalan lancar. Piercing berhasil diangkat dari dalam tubuh Monica tanpa komplikasi berarti. Dokter menyebut dirinya sangat beruntung masih selamat. Jika aorta atau paru-paru terluka, situasinya bisa berakibat fatal.

Trauma dan pelajaran penting

Setelah kejadian itu, Monica mengaku trauma dan kapok menggunakan piercing. Ia menyebut sebelumnya sangat menyukai aksesori tersebut. Namun pengalaman hampir kehilangan nyawa membuat pandangannya berubah. Kini, ia lebih berhati-hati terhadap benda yang dipasang di tubuh.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa aksesori tubuh juga memiliki risiko kesehatan. Benda kecil dapat menimbulkan masalah besar jika terjadi insiden yang tidak disadari. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi tubuh saat mengalami keluhan yang tidak wajar. Keluhan yang tampak sepele bisa saja menyimpan bahaya tersembunyi.

Dokter mengimbau siapa pun yang menggunakan piercing untuk lebih waspada terhadap perubahan pada tubuh. Bila ada gejala seperti batuk terus-menerus, nyeri dada, atau kesulitan bernapas, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan. Penanganan cepat dapat menyelamatkan pasien dari komplikasi serius. Kasus Monica menjadi contoh nyata bahwa kewaspadaan tidak boleh diabaikan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!