Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak

Lifestyle Nadia Safira Putri 21 Mei 2026 21:36 WIB 7
Anrez Adelio Siap Tes DNA untuk Buktikan Status Anak

Aktor Anrez Adelio buka suara mengenai perselisihan yang melibatkan dirinya dengan seorang perempuan bernama Friceilda Prillea, atau akrab disapa Icel. Usai menjalani pemeriksaan di kantor polisi terkait laporan dugaan kekerasan seksual, ia menegaskan kesiapan penuh untuk menjalani tes DNA. Langkah itu, menurutnya, penting untuk memastikan status biologis anak yang dilahirkan Icel. Ia menyebut proses tersebut harus ditempuh secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.

Anrez menyampaikan sikap itu saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Mei 2026. Ia menilai tes DNA menjadi jalan paling tepat untuk menjawab polemik yang sedang berlangsung. Menurut dia, pembuktian medis perlu didahulukan sebelum berbicara lebih jauh soal tanggung jawab. Ia juga menyoroti sikap pihak Icel yang dinilai belum kooperatif dalam proses tersebut.

Sikap Anrez

Anrez menegaskan dirinya tidak menolak tanggung jawab apabila hasil tes menunjukkan anak itu adalah darah dagingnya. Ia mengatakan sejak awal sudah membuka komunikasi dengan pihak Icel. Bahkan, menurut dia, upaya pendampingan telah dilakukan sejak masa kehamilan. Karena itu, ia merasa tudingan yang menyebut dirinya tidak mau bertanggung jawab tidak sesuai dengan fakta yang ia alami.

Ia menilai kejelasan status anak harus menjadi prioritas utama sebelum langkah lain diambil. Anrez mengaku hanya ingin semua pihak mengikuti prosedur yang sah secara hukum dan medis. Dalam pandangannya, tes DNA adalah cara paling objektif untuk mengakhiri perdebatan. Ia pun berharap proses tersebut tidak dihambat oleh kepentingan lain.

Di hadapan awak media, Anrez menegaskan keinginannya untuk menjalani tes DNA sesegera mungkin. Ia menyebut dirinya yakin pembuktian itu perlu dilakukan demi kepastian semua pihak. Ia juga menilai keterbukaan akan membantu menyelesaikan masalah dengan lebih baik. Menurutnya, kepastian justru akan melindungi anak yang terlibat dalam perkara ini.

Komunikasi Terputus

Selain soal tes DNA, Anrez juga menyoroti komunikasi yang belakangan terputus dengan pihak Icel. Ia mengaku kesulitan mendapatkan informasi yang jelas mengenai keberadaan bayi tersebut. Bahkan, menurut pengakuannya, alamat atau lokasi bayi hingga kini belum diberikan. Kondisi itu membuat proses pembuktian menjadi semakin rumit.

Anrez menilai situasi tersebut justru membuat dirinya berada dalam posisi serba terbatas. Ia mengatakan pihak yang sebelumnya vokal meminta pembuktian kini terkesan menutup diri. Perubahan sikap itu, menurut dia, menimbulkan tanda tanya besar. Ia menyebut dirinya hanya ingin bertemu bayi dan menjalani prosedur yang diperlukan.

Meski demikian, Anrez menegaskan dirinya tidak berniat melarikan diri dari persoalan. Ia mengaku tetap siap menghadapi proses yang berjalan sesuai aturan. Bagi dia, masalah ini harus diselesaikan dengan data, bukan asumsi. Karena itu, ia memilih menunggu itikad baik dari pihak terkait.

Proses Hukum

Dalam penjelasannya, Anrez menekankan pentingnya jalur hukum dan medis yang transparan. Ia menilai proses resmi akan membantu semua pihak mendapatkan kepastian yang adil. Menurut dia, langkah ini juga dapat menghindari kesimpangsiuran informasi di ruang publik. Dengan demikian, hasil yang diperoleh akan lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Anrez menyebut dirinya telah berupaya menjalin komunikasi sejak awal kasus ini muncul. Ia mengatakan niat untuk mendampingi Icel sudah ada bahkan ketika kehamilan masih berlangsung. Namun, ia mengklaim upaya tersebut kerap menemui hambatan. Hal itu membuat penyelesaian perkara berjalan lebih lambat dari yang diharapkan.

Ia juga memastikan akan memberikan kabar terbaru kepada publik apabila perkembangan baru muncul. Menurutnya, tidak ada alasan untuk menutup-nutupi proses yang sedang berjalan. Ia berharap semua pihak dapat melihat persoalan ini secara jernih. Pada akhirnya, ia menilai tes DNA akan menjadi kunci untuk membuka fakta sebenarnya.

Harapan Penyelesaian

Meski diwarnai ketegangan, Anrez masih menyimpan harapan agar persoalan ini segera selesai. Ia ingin pembuktian dilakukan tanpa saling menyalahkan di ruang publik. Menurutnya, fokus utama harus tetap pada kepastian status anak. Dengan begitu, keputusan yang diambil nantinya dapat diterima semua pihak.

Anrez menegaskan dirinya siap bertanggung jawab bila hasil pemeriksaan membuktikan keterkaitan biologis. Ia menyebut kesiapan itu sebagai bentuk komitmen, bukan sekadar pernyataan. Karena itu, ia meminta agar proses tes DNA tidak terus ditunda. Baginya, keterbukaan justru akan mempercepat penyelesaian masalah.

Di akhir pernyataannya, Anrez kembali menegaskan bahwa ia ingin semuanya berjalan objektif. Ia berharap pihak terkait memberikan akses yang dibutuhkan agar proses dapat dilaksanakan. Menurut dia, kepastian akan lebih penting daripada perdebatan yang berlarut-larut. Ia pun menutup keterangannya dengan keyakinan bahwa kebenaran akan terungkap melalui jalur yang tepat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!