100 UMKM Lolos Program Pertapreneur Aggregator 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 01 Juni 2026 22:15 WIB 6
100 UMKM Lolos Program Pertapreneur Aggregator 2025

Sebanyak 100 usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM diumumkan lolos ke Program Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025. Mereka terpilih dari 730 peserta UMK Academy 2025 untuk mengikuti pembinaan lanjutan yang menargetkan lahirnya agregator mandiri, global, dan berkelanjutan.

Program ini dirancang bagi UMKM yang berkolaborasi dengan pelaku usaha lain dan siap memperluas jejaring bisnis. Para peserta akan didampingi mentor agar pengelolaan usaha menjadi lebih profesional, sekaligus memberi dampak bagi lingkungan sekitar.

Pertamina Perkuat UMKM

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam ekonomi nasional. Menurut dia, sektor ini bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga penopang daya saing bangsa di tingkat global.

Baron menyampaikan hal tersebut dalam keterangan resmi pada Rabu, 12 November 2025. Ia menambahkan, Pertamina ingin melahirkan pengusaha sukses sekaligus pemimpin perubahan yang membangun ekonomi lokal, sosial, dan hijau.

Melalui Pertapreneur Aggregator, Pertamina menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari komitmen jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan memperkuat ekosistem usaha yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Komposisi Peserta Beragam

Dari sisi sektor, peserta PAG 2025 didominasi bidang Food & Beverage dengan porsi 45 persen. Posisi berikutnya ditempati Fashion & Wastra sebesar 31 persen, lalu Craft & Jewellery sebesar 22 persen.

Adapun sektor Agribisnis dan Jasa masing-masing menyumbang 1 persen peserta. Komposisi ini menunjukkan bahwa program tersebut menjangkau pelaku usaha dari beragam lini bisnis yang memiliki potensi tumbuh.

Secara wilayah, peserta tersebar di delapan regional dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara sebesar 23 persen. Disusul Jawa Barat 20 persen, serta Jawa Tengah 15 persen, yang menandakan pemerataan minat dari berbagai daerah.

Pembinaan Intensif Empat Pekan

Program PAG 2025 akan berlangsung selama empat minggu secara intensif. Tahapan yang dijalani peserta meliputi Desk Evaluation, Wawancara, hingga Bootcamp dan Mentoring Intensif.

Selama proses tersebut, peserta akan mempelajari strategi branding, digital marketing, manajemen keuangan, ekspor, dan business matching. Materi itu disusun untuk memperkuat kemampuan bisnis agar lebih siap menghadapi persaingan pasar.

Pendampingan ini juga diarahkan agar peserta mampu membangun model usaha yang lebih adaptif. Dengan bekal tersebut, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara terukur.

Target Go Global

Dari 100 peserta awal, Pertamina akan memilih 10 UMKM terbaik nasional melalui tahapan Final Pitching dan Awarding. Kesepuluh pelaku usaha itu kemudian akan mendapat pendampingan eksklusif selama enam bulan.

Pendampingan lanjutan tersebut dirancang untuk membantu mereka menjadi agregator mandiri dan siap menembus pasar internasional. Peserta terpilih juga akan memperoleh mentoring CEO serta simulasi pitching Dragon's Den.

Peluang ekspansi global turut dibuka melalui Global Market Matching dan platform seperti Alibaba, Amazon, serta Shopee International. Pertamina menilai langkah ini penting untuk memperkuat rantai pasok, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan mendorong transformasi ekonomi produktif di berbagai daerah.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!