100 UMKM Lolos Program Pertapreneur Aggregator 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 31 Mei 2026 18:36 WIB 2
100 UMKM Lolos Program Pertapreneur Aggregator 2025

Pertamina mengumumkan 100 usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM lolos ke Program Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025. Para peserta terpilih berasal dari 730 peserta UMK Academy 2025 dan akan menjalani pembinaan lanjutan untuk menjadi agregator mandiri, global, dan berkelanjutan.

Program ini dirancang untuk UMKM yang telah berkolaborasi dengan pelaku usaha lain dan siap memperluas jejaring bisnis. Selama pendampingan, peserta akan dibekali mentor agar pengelolaan usaha lebih profesional dan memberi dampak bagi lingkungan sekitar.

UMKM Pertamina Naik Kelas

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan perusahaan terus memperkuat peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Menurut dia, UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar penting untuk membangun daya saing bangsa di tingkat global.

Baron menyampaikan hal tersebut dalam keterangan resmi, Rabu (12/11/2025). Ia menegaskan bahwa melalui Pertapreneur Aggregator, Pertamina tidak hanya mencetak pengusaha sukses, tetapi juga pemimpin perubahan yang membangun ekonomi lokal, sosial, dan hijau.

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong UMKM naik kelas secara terukur. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan pertumbuhan usaha, tetapi juga penguatan dampak sosial dan keberlanjutan.

Komposisi Peserta Beragam

Dari sisi sektor, peserta PAG 2025 didominasi bidang Food & Beverage sebesar 45 persen. Berikutnya adalah Fashion & Wastra sebesar 31 persen, Craft & Jewellery sebesar 22 persen, serta Agribisnis dan Jasa masing-masing 1 persen.

Secara wilayah, peserta tersebar di delapan regional dengan konsentrasi tertinggi di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara sebesar 23 persen. Adapun Jawa Barat menyumbang 20 persen peserta, sedangkan Jawa Tengah mencapai 15 persen.

Sebaran ini menunjukkan bahwa minat UMKM terhadap program pembinaan Pertamina cukup luas. Komposisi tersebut juga memperlihatkan keragaman sektor yang berpotensi berkembang melalui jejaring bisnis yang lebih besar.

Pembinaan Empat Minggu Intensif

Program PAG 2025 akan berlangsung selama empat minggu secara intensif. Tahapan yang dijalankan meliputi Desk Evaluation, Wawancara, hingga Bootcamp dan Mentoring Intensif.

Selama proses itu, peserta akan mempelajari strategi branding, digital marketing, manajemen keuangan, ekspor, dan business matching. Materi tersebut disiapkan agar UMKM lebih siap menghadapi pasar yang semakin kompetitif.

Pendekatan pembinaan ini menekankan praktik langsung dan penguatan kapasitas usaha. Dengan bekal itu, peserta diharapkan mampu menyusun strategi pertumbuhan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Target Go Global

Dari 100 peserta awal, Pertamina akan memilih 10 UMKM terbaik nasional melalui tahapan Final Pitching dan Awarding. Sepuluh finalis tersebut akan memperoleh pendampingan eksklusif selama enam bulan untuk menjadi agregator mandiri dan siap go global.

Pendampingan lanjutan mencakup mentoring CEO, simulasi pitching Dragon's Den, hingga peluang menembus pasar internasional. Peserta juga akan difasilitasi melalui Global Market Matching dan platform seperti Alibaba, Amazon, serta Shopee International, termasuk sertifikasi pendukung lainnya.

Pertamina menilai penguatan ekosistem UMKM penting untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong transformasi ekonomi produktif di berbagai daerah. Melalui berbagai program pembinaan, perusahaan berharap UMKM binaan mampu tumbuh finansial, memperkuat rantai pasok, dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!