Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, tampil perdana di Met Gala 2026 pada Senin, 4 Mei 2026, di New York City, Amerika Serikat. Kehadiran pasangan ini menjadi sorotan karena keduanya memilih tampil elegan dalam balutan busana formal yang berbeda karakter, namun tetap selaras. Momen tersebut menambah perhatian publik terhadap ajang penggalangan dana paling bergengsi di dunia mode.
Zuckerberg mengenakan setelan tuxedo hitam klasik yang tampak sleek, lengkap dengan bow tie sebagai pelengkap gaya formalnya. Sementara itu, Chan tampil dalam gaun merah lengan panjang berkerah tinggi dengan aksen ruffle dan drapery yang memberi kesan megah. Keduanya datang ke Metropolitan Museum of Art secara terpisah di area red carpet, di tengah suasana acara yang sempat diwarnai protes di sekitar lokasi.
Gaya Formal Keduanya
Penampilan Zuckerberg mengandalkan kesederhanaan yang tegas, dengan potongan tuxedo hitam yang rapi dan tidak berlebihan. Pilihan bow tie memperkuat kesan klasik, sekaligus menyesuaikan dengan format acara yang menuntut tampilan formal. Gaya itu mencerminkan pendekatan yang aman, namun tetap relevan di panggung mode internasional.
Chan memilih tampilan yang lebih ekspresif melalui gaun merah yang dramatis dan penuh detail. Aksen ruffle serta drapery dari pinggang ke bawah membuat siluetnya tampak mengalir dan menonjol. Warna merah juga memberi kontras kuat terhadap suasana karpet merah yang didominasi busana glamor.
Sentuhan makeup Chan dibuat minimalis, sehingga fokus tetap tertuju pada gaun yang dikenakannya. Lipstik merah terang menjadi elemen paling tegas, karena diselaraskan dengan warna busana. Kombinasi tersebut menghadirkan tampilan yang seimbang antara kemewahan dan kesederhanaan.
Kehadiran Tanpa Sorotan
Pasangan ini tidak berjalan bersama di red carpet, meski sama-sama hadir di acara yang sama. Mereka memilih masuk secara diam-diam ke venue untuk menghindari sorotan berlebih. Keputusan itu membuat kemunculan keduanya terasa lebih tertutup dibanding tamu-tamu lain.
Situasi di sekitar lokasi acara juga tengah menjadi perhatian karena adanya aksi protes yang menargetkan Jeff Bezos. Kondisi tersebut membuat suasana Met Gala 2026 tidak sepenuhnya hanya diwarnai kemewahan dan selebritas. Pengamanan serta arus kedatangan tamu pun menjadi bagian penting dari penyelenggaraan malam itu.
Meski tidak tampil bersama di jalur foto utama, kehadiran Zuckerberg dan Chan tetap menjadi pembicaraan. Pasangan ini dikenal jarang tampil di acara fashion besar secara terbuka. Karena itu, debut mereka di Met Gala langsung memunculkan minat publik dan media internasional.
Tema Busana Tahun Ini
Met Gala 2026 mengusung tema Costume Art, yang menyoroti hubungan antara busana dan tubuh sebagai bentuk ekspresi artistik. Tema ini memberi ruang bagi para tamu untuk menafsirkan mode sebagai karya seni, bukan sekadar pakaian. Konsep tersebut selaras dengan karakter Met Gala yang selalu mendorong eksplorasi visual.
Dalam konteks tema itu, busana yang dipilih Zuckerberg dan Chan menampilkan dua pendekatan yang berbeda. Zuckerberg hadir dengan gaya formal minimalis, sementara Chan menampilkan interpretasi yang lebih teatrikal. Perbedaan tersebut menunjukkan bagaimana tema yang sama bisa diterjemahkan melalui gaya personal yang kontras.
Ajang ini kembali menegaskan posisinya sebagai panggung mode yang memadukan seni, status, dan ekspresi diri. Setiap detail penampilan tamu menjadi bagian dari narasi besar yang dibangun di malam tersebut. Karena itu, debut pasangan ini turut memperkaya percakapan seputar mode dan identitas di Met Gala.
Nilai dan Sorotan
Met Gala dikenal sebagai acara amal dengan biaya kehadiran yang sangat tinggi, baik untuk tiket individu maupun meja tamu. Harga tiket individu disebut mencapai sekitar USD 100.000 atau setara Rp 1,6 miliar. Sementara itu, satu meja dibanderol sekitar USD 350.000 atau sekitar Rp 5,6 miliar.
Meta, perusahaan teknologi milik Zuckerberg, termasuk di antara pihak yang membeli meja pada tahun ini. Selain Meta, terdapat pula OpenAI dan Snapchat yang turut tercatat sebagai pembeli meja. Kehadiran perusahaan teknologi di ajang ini menunjukkan kuatnya hubungan antara industri digital dan panggung budaya pop.
Jeff Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez, didapuk sebagai sponsor utama sekaligus honorary co-chairs Met Gala tahun ini. Posisi tersebut menambah daya tarik acara yang memang selalu menyedot perhatian dunia. Dalam situasi itu, debut Zuckerberg dan Chan semakin menegaskan bahwa Met Gala tetap menjadi ajang yang memadukan selebritas, bisnis, dan mode dalam satu malam.
