XLSmart Siap Agresif Ikuti Lelang Frekuensi 700 MHz

Teknologi BRH 01 Juni 2026 16:27 WIB 2
XLSmart Siap Agresif Ikuti Lelang Frekuensi 700 MHz

XLSmart menyatakan akan agresif mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang disiapkan Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah ini ditempuh untuk memperluas cakupan layanan 5G secara lebih merata di Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, perusahaan menilai kedua pita frekuensi itu sangat strategis bagi pengembangan jaringan generasi kelima. Manajemen juga optimistis proses lelang dapat berjalan lancar sesuai jadwal pemerintah.

Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan perusahaan ingin mengamankan kedua spektrum tersebut karena memiliki peran penting dalam perluasan jaringan. Ia menyampaikan hal itu di kantor XLSmart, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026. Menurut dia, percepatan proses lelang akan membantu masyarakat menikmati layanan 5G lebih cepat pada tahun ini. Perusahaan berharap mekanisme yang disusun pemerintah berlangsung sederhana dan efisien.

Lelang frekuensi 5G

Merza menyebut Komdigi telah mengumumkan rencana lelang untuk spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSmart, kata dia, tertarik mendapatkan kedua pita tersebut karena dinilai paling relevan untuk pengembangan jaringan 5G. Perusahaan juga menginginkan proses seleksi berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Harapan itu muncul karena peserta lelang hanya terdiri dari tiga operator seluler besar yang sudah dikenal pemerintah.

Ia menilai kondisi tersebut seharusnya membuat pelaksanaan lelang lebih ringkas dibandingkan mekanisme sebelumnya. XLSmart berharap tidak ada tahapan tambahan yang justru memperlambat proses pengadaan spektrum. Menurut dia, kepastian waktu sangat penting agar operator dapat segera menyiapkan implementasi jaringan. Semakin cepat lelang tuntas, semakin cepat pula rencana perluasan layanan dijalankan.

Merza menegaskan bahwa percepatan lelang menjadi faktor penting untuk mendukung pemerataan 5G di berbagai wilayah. Pemerintah, operator, dan masyarakat dinilai sama-sama diuntungkan jika proses berjalan efektif. Spektrum yang dibutuhkan juga menjadi basis utama dalam memperkuat kapasitas dan cakupan jaringan. Karena itu, XLSmart menempatkan lelang ini sebagai agenda strategis perusahaan.

Pihaknya berharap koordinasi dengan pemerintah dapat terus terjaga hingga tahap penetapan pemenang. Dengan kepastian regulasi, perusahaan disebut dapat menyesuaikan rencana investasi dan implementasi jaringan. XLSmart menilai momentum saat ini tepat untuk memperkuat fondasi layanan digital nasional. Target utamanya adalah menghadirkan pengalaman jaringan yang lebih luas dan stabil bagi pelanggan.

Strategi spektrum XLSmart

Frekuensi 700 MHz dikenal ideal untuk memperluas jangkauan sinyal hingga wilayah suburban dan pedesaan. Karakteristiknya yang memiliki cakupan luas membuat pita ini penting untuk pemerataan layanan. Penetrasi jaringan yang lebih baik juga mendukung konektivitas di area yang selama ini sulit dijangkau. XLSmart menilai kehadiran pita ini akan sangat membantu ekspansi layanan 5G.

Sementara itu, pita 2,6 GHz dinilai mampu menghadirkan kapasitas besar untuk trafik data yang tinggi. Frekuensi ini lebih sesuai untuk kawasan perkotaan dengan kebutuhan koneksi yang padat. Penggunaan spektrum tersebut dapat membantu operator menjaga kualitas layanan saat permintaan meningkat. Kombinasi kedua pita dinilai mampu menciptakan jaringan yang lebih seimbang.

Merza menegaskan bahwa strategi perusahaan tidak hanya berfokus pada ekspansi, tetapi juga pada kualitas pengalaman pelanggan. Ia menyebut pemerataan jaringan menjadi tantangan utama dalam pengembangan 5G di Indonesia. Karena itu, spektrum yang tepat harus dipilih agar investasi jaringan lebih efektif. XLSmart pun menilai lelang ini sebagai kesempatan penting untuk memperkuat posisi bisnis.

Di sisi lain, perusahaan juga perlu menyesuaikan rencana teknis agar spektrum baru dapat diintegrasikan secara optimal. Langkah itu mencakup kesiapan infrastruktur, penataan jaringan, dan dukungan operasional. Dengan strategi yang tepat, manfaat frekuensi baru dapat dirasakan lebih cepat oleh pengguna. Perusahaan berharap seluruh proses dapat mendukung akselerasi transformasi digital nasional.

Kondisi keuangan perusahaan

Direktur & Chief Financial Officer XLSmart, Antony Susilo, mengakui perusahaan masih membukukan kerugian pada 2025. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut bersifat sementara. Menurutnya, kerugian dipicu oleh biaya integrasi jaringan pascamerger. Selain itu, ada pula percepatan depresiasi perangkat lama yang memengaruhi kinerja keuangan.

Antony menjelaskan bahwa beban tersebut tergolong one time karena berkaitan dengan proses penyesuaian jaringan. Perusahaan harus mengintegrasikan sistem setelah merger dengan Smartfren. Sejumlah perangkat lama milik XL juga dipercepat depresiasinya karena sudah tidak lagi digunakan. Dengan demikian, tekanan terhadap laba tidak mencerminkan kondisi operasional jangka panjang.

Meski mencatat kerugian, manajemen tetap melihat prospek bisnis secara positif. Antony mengatakan perusahaan masih memiliki kemampuan pendanaan yang memadai untuk mengikuti lelang. Sumber dananya akan diambil dari kas operasional perusahaan. Langkah ini menunjukkan kesiapan XLSmart untuk tetap aktif dalam ekspansi frekuensi strategis.

Ia menegaskan partisipasi dalam lelang menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Menurut dia, investasi pada frekuensi baru akan mendukung efisiensi dan kualitas layanan ke depan. Perusahaan ingin memastikan proses integrasi jaringan tidak menghambat agenda ekspansi. Dengan fondasi keuangan yang dikelola hati-hati, XLSmart optimistis dapat menyeimbangkan investasi dan kinerja.

Dampak bagi jaringan nasional

Lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dipandang akan memberi dampak besar bagi pemerataan jaringan nasional. Spektrum yang lebih tepat akan membantu operator memperluas layanan ke area yang selama ini belum optimal. Masyarakat di wilayah pinggiran juga berpeluang menikmati koneksi yang lebih stabil. Pada saat yang sama, trafik data di kota besar dapat ditopang lebih baik.

Pemerataan jaringan 5G menjadi perhatian karena kebutuhan digital terus meningkat di berbagai sektor. Layanan internet yang cepat dan andal dibutuhkan untuk mendukung produktivitas, pendidikan, hingga ekonomi digital. Dengan dukungan spektrum baru, operator memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan kualitas layanan. Hal ini juga dapat mendorong persaingan industri yang lebih sehat.

XLSmart menilai lelang ini bukan sekadar perebutan pita frekuensi, tetapi langkah penting untuk masa depan konektivitas Indonesia. Perusahaan menempatkan investasi jaringan sebagai fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan. Kecepatan proses, kepastian regulasi, dan kesiapan teknis menjadi faktor penentu keberhasilan. Jika seluruh elemen berjalan selaras, implementasi 5G diyakini dapat lebih cepat dirasakan publik.

Dengan ambisi memperkuat jangkauan dan kapasitas jaringan, XLSmart menegaskan komitmennya untuk tetap agresif di tengah tantangan bisnis. Perseroan berharap proses lelang berlangsung transparan dan efisien agar investasi dapat segera dieksekusi. Bagi perusahaan, frekuensi strategis ini menjadi kunci untuk mempercepat pemerataan akses digital. Dampaknya diharapkan tidak hanya terasa bagi operator, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!