Pertamina Latih UMKM Hadapi Pasar Ekspor TEI 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 01 Juni 2026 17:40 WIB 2
Pertamina Latih UMKM Hadapi Pasar Ekspor TEI 2025

Pertamina melalui program pembinaan UMKM menggelar pelatihan ekspor di Gedung PPEJP, Grogol, Jakarta, pada 1 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti para pelaku usaha binaan yang disiapkan untuk tampil di Trade Expo Indonesia 2025, salah satu ajang perdagangan terbesar di Asia Tenggara.

Pelatihan tersebut menjadi tindak lanjut nota kesepahaman antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN, dengan fokus mendorong UMKM naik kelas. Materi yang diberikan mencakup strategi promosi, pitching, business matching, hingga penyusunan kontrak agar peserta lebih siap bersaing di pasar global.

Pelatihan Ekspor UMKM

Kepala PPEJP, Sugih Rahmansyah, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kesiapan peserta menghadapi pasar ekspor. Ia menilai UMKM perlu memiliki kemampuan promosi dan negosiasi yang lebih matang agar tidak hanya unggul pada kualitas produk.

Ia menambahkan bahwa PPEJP dan Pertamina memiliki visi yang sama dalam mendukung UMKM berdaya saing internasional. Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan mampu membuka jalan bagi produk lokal untuk menembus pasar yang lebih luas.

Dalam pelatihan itu, peserta juga diarahkan memahami pentingnya konsistensi dalam pengembangan usaha. Bekal tersebut dinilai penting agar UMKM tidak berhenti pada tahap produksi, melainkan mampu membangun posisi yang kuat di rantai perdagangan internasional.

Materi Pelatihan Ekspor

Selama tiga hari, peserta menerima materi dari praktisi berpengalaman di bidang perdagangan internasional. Topik yang dibahas meliputi strategi promosi di pameran dagang, teknik pitching, temu bisnis, serta penyusunan kontrak dagang.

Pelatihan tersebut tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung yang dirancang menyerupai situasi bisnis nyata. Peserta diminta melakukan display produk, presentasi, dan simulasi business matching untuk mengasah kepercayaan diri.

Fety, Manager SMEPP Pertamina, menilai kesempatan ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta. Ia berharap setiap sesi dapat dipahami dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh segera diterapkan dalam pengembangan usaha.

Persiapan TEI UMKM

Pelatihan ini juga menjadi persiapan penting bagi UMKM binaan yang akan tampil pada Trade Expo Indonesia 2025. Ajang tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk Indonesia kepada buyer internasional.

Menurut Fety, peserta tidak cukup hanya siap dari sisi produk, tetapi juga harus matang dalam strategi promosi dan negosiasi bisnis. Kesiapan menyeluruh dibutuhkan agar peluang kerja sama di TEI dapat dimaksimalkan.

Salah satu peserta, Gunawan dari UMKM Gun'S Leather asal Garut, mengaku antusias mengikuti program ini. Ia akan membawa produk ramah lingkungan berbahan kulit dan berharap dapat menarik minat pasar luar negeri.

Dampak Ekspor UMKM

Gunawan mengatakan pelatihan tersebut memberinya wawasan baru mengenai cara memperkenalkan produk di pasar internasional. Ia menilai arahan yang diterima sangat membantu untuk menyusun strategi yang lebih tepat dan terukur.

Ia juga berharap produk yang dibawanya dapat diterima buyer dan membuka peluang kerja yang lebih luas di Garut. Bagi pelaku usaha kecil, kesempatan masuk ke pasar global dinilai dapat memberi dampak langsung pada pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat daya saing bangsa. Ia menyebut upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, target net zero emission 2060, serta penerapan ESG di seluruh lini bisnis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!