XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 28 Mei 2026 01:39 WIB 3
XLSmart Percepat Integrasi Jaringan Pascamerger

XLSmart mempercepat integrasi jaringan pascamerger antara XL Axiata dan Smartfren, dengan capaian sekitar 70 persen site jaringan yang telah terhubung hingga akhir 2025. Progres ini disampaikan manajemen dalam RUPST Tahun Buku 2025 di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026, sekaligus menandai percepatan transformasi operasional perusahaan.

Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menyebut integrasi jaringan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di era pascamerger. Perusahaan juga menilai dukungan pemegang saham melalui RUPST memberi dorongan bagi perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Integrasi Jaringan XLSmart Melesat

Manajemen menyampaikan bahwa integrasi jaringan berjalan lebih cepat dari ekspektasi awal. Hingga akhir 2025, sekitar 70 persen site jaringan sudah berhasil disatukan. Capaian ini menjadi indikator penting dalam proses konsolidasi pascamerger. XLSmart menempatkan integrasi sebagai prioritas utama untuk menjaga kualitas layanan.

Rajeev Sethi menegaskan bahwa penguatan jaringan tidak hanya menyangkut efisiensi teknis. Langkah ini juga berhubungan langsung dengan kepuasan pelanggan di seluruh Indonesia. Menurut dia, pengalaman pengguna akan menjadi pembeda utama di tengah persaingan industri telekomunikasi. Karena itu, percepatan integrasi terus dijaga agar manfaatnya segera dirasakan.

Perusahaan menilai integrasi yang lebih cepat dari target awal akan membantu memperkuat operasi harian. Optimalisasi aset jaringan diharapkan menekan biaya dan meningkatkan efektivitas layanan. Selain itu, proses ini membuka ruang bagi perluasan kapasitas di wilayah dengan trafik tinggi. Dampaknya mulai terlihat pada kualitas layanan digital pelanggan.

Dukungan pemegang saham juga dinilai penting dalam menjaga arah transformasi perusahaan. Melalui RUPST, manajemen memperoleh mandat untuk melanjutkan strategi pascamerger secara konsisten. Perseroan berupaya menyeimbangkan efisiensi, kualitas layanan, dan ekspansi bisnis. Dengan begitu, XLSmart dapat membangun fondasi pertumbuhan yang lebih kuat.

Sinergi Operasional Kian Terasa

Selain progres integrasi site, XLSmart mencatat sinergi sebesar USD 252 juta sepanjang kuartal II hingga kuartal IV 2025. Pencapaian ini menunjukkan bahwa penggabungan dua entitas mulai memberi hasil nyata. Sinergi tersebut berasal dari berbagai penyesuaian operasional dan penguatan struktur biaya. Manajemen menilai hasilnya sejalan dengan strategi efisiensi perusahaan.

Perusahaan melihat sinergi itu sebagai bukti bahwa proses integrasi berjalan sesuai arah yang ditetapkan. Efisiensi operasional menjadi salah satu manfaat paling cepat terlihat dari penggabungan bisnis. Pada saat yang sama, jaringan yang lebih terintegrasi mendukung pengalaman pelanggan yang lebih stabil. Kondisi ini menjadi modal penting untuk menjaga daya saing di pasar.

XLSmart juga terus mengoptimalkan sumber daya yang sebelumnya tersebar di dua perusahaan berbeda. Penggabungan sistem dan infrastruktur dilakukan bertahap agar layanan tetap aman dan andal. Langkah tersebut membantu perusahaan menghindari gangguan besar selama masa transisi. Dengan pendekatan itu, pelanggan dapat tetap menikmati layanan secara berkelanjutan.

Manajemen menilai sinergi yang meningkat akan berdampak langsung pada kinerja jangka panjang. Efisiensi yang terbentuk memberi ruang lebih besar untuk investasi jaringan dan pengembangan layanan. Hal ini penting agar perseroan mampu menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Di sisi lain, perusahaan tetap menjaga disiplin keuangan agar pertumbuhan tetap sehat.

Ekspansi 5G Terus Diperluas

Seiring integrasi berjalan, XLSmart juga memperluas layanan 5G di berbagai kota di Indonesia. Hingga kini, jaringan generasi kelima tersebut telah hadir di 43 kota. Perusahaan menargetkan jangkauan itu meningkat menjadi 88 kota sampai akhir tahun. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi memperkuat layanan digital.

Perluasan 5G dipandang sebagai langkah penting untuk menjawab kebutuhan pelanggan terhadap konektivitas yang lebih cepat. Dengan cakupan yang makin luas, perusahaan berharap kualitas akses data bisa semakin merata. Hal ini juga mendukung pertumbuhan layanan digital di sektor usaha maupun konsumen ritel. Di tengah kompetisi yang ketat, kecepatan implementasi menjadi nilai tambah utama.

XLSmart menempatkan jaringan 5G sebagai pendorong inovasi layanan masa depan. Teknologi ini diharapkan membuka peluang penggunaan yang lebih luas di berbagai kota besar. Selain untuk pelanggan individu, 5G juga relevan bagi kebutuhan industri dan korporasi. Karena itu, ekspansi dilakukan seiring dengan kesiapan infrastruktur yang ada.

Meski ekspansi terus dilakukan, perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara investasi dan efisiensi. Integrasi jaringan yang lebih matang dinilai akan memudahkan penempatan sumber daya pada wilayah prioritas. Dengan begitu, pengembangan 5G tidak hanya mengejar jumlah kota, tetapi juga kualitas layanan. Strategi ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih merata bagi pelanggan.

Kinerja Keuangan Menguat

Transformasi pascamerger turut tercermin pada kinerja keuangan XLSmart sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun, tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa integrasi bisnis mulai memberi dorongan pada sisi komersial. Kinerja ini menjadi sinyal positif bagi pasar dan pemegang saham.

EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun, naik 13 persen secara tahunan. Capaian ini mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga efisiensi sekaligus mempertahankan pendapatan yang solid. Di saat yang sama, manajemen juga berhasil mengendalikan beban operasional secara lebih baik. Hasilnya, margin usaha tetap berada pada jalur yang sehat.

Laba bersih yang dinormalisasi melonjak 63 persen menjadi Rp3 triliun. Kenaikan ini menunjukkan bahwa penggabungan bisnis tidak hanya memperbesar skala usaha, tetapi juga memperkuat profitabilitas. Manajemen menilai performa tersebut lahir dari kombinasi sinergi, efisiensi, dan perbaikan jaringan. Dengan fondasi itu, perusahaan memiliki ruang lebih luas untuk tumbuh.

XLSmart kini melayani lebih dari 69 juta pelanggan di Indonesia sebagai entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren Telecom. Basis pelanggan yang besar memberi peluang pertumbuhan yang masih terbuka lebar. Namun, perusahaan juga menghadapi tantangan menjaga kualitas layanan di tengah ekspansi. Karena itu, integrasi jaringan dan penguatan 5G akan tetap menjadi fokus utama perseroan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!