XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia. Klaim itu disampaikan di tengah persaingan ketat dengan Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison. Operator hasil merger XL Axiata dan Smartfren tersebut menyebut cakupan layanannya telah hadir secara menyeluruh di sejumlah wilayah. Perusahaan juga menegaskan strategi jaringan yang dipakai berbeda dari operator lain.
Pengumuman itu disampaikan Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, di kantor XLSmart, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Ia menjelaskan, sejak peluncuran layanan 5G pada akhir Januari 2026, ekspansi jaringan berlangsung cepat. Saat ini, cakupan 5G XLSmart diklaim telah mencapai 43 kota dan kabupaten. Perusahaan menargetkan perluasan berlanjut hingga 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026.
Ekspansi Jaringan 5G XLSmart
XLSmart menempatkan jaringan 5G sebagai salah satu fokus utama setelah merger rampung. Perusahaan ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya tersedia di lokasi terbatas, tetapi juga merata dalam satu wilayah. Pendekatan itu disebut sebagai upaya membangun pengalaman yang lebih konsisten bagi pelanggan. Dengan strategi tersebut, XLSmart menargetkan posisi yang lebih kuat di pasar telekomunikasi nasional.
Merza Fachys mengatakan jaringan 5G yang dibangun XLSmart dirancang agar hadir secara menyeluruh. Menurut dia, layanan itu tidak sekadar muncul di titik-titik tertentu. Cakupan penuh di suatu area menjadi pembeda utama dari strategi yang dipilih perusahaan. Hal ini dinilai penting untuk mendukung penggunaan data dengan kualitas yang stabil.
Sejak layanan 5G diluncurkan pada akhir Januari 2026, perluasan jaringan berlangsung dalam waktu singkat. Dalam beberapa bulan, cakupan awal di 33 kota dan kabupaten diperluas menjadi 43 wilayah. Peningkatan tersebut menunjukkan laju ekspansi yang agresif dari operator hasil penggabungan dua perusahaan itu. XLSmart pun menegaskan komitmen untuk mempercepat pemerataan layanan di lebih banyak daerah.
Perusahaan melihat perluasan ini sebagai langkah untuk memperkuat daya saing di sektor telekomunikasi. Di tengah kebutuhan internet yang semakin tinggi, jaringan 5G menjadi nilai tambah bagi pelanggan. XLSmart menilai kualitas layanan akan menjadi faktor utama dalam mempertahankan kepercayaan pengguna. Karena itu, ekspansi tidak hanya mengejar jumlah wilayah, tetapi juga pengalaman jaringan yang optimal.
Cakupan Wilayah yang Merata
XLSmart menyebut cakupan 5G yang dibangun bersifat penuh di wilayah yang sudah tersentuh jaringan. Artinya, pelanggan di area tersebut diharapkan dapat menikmati koneksi tanpa bergantung pada titik tertentu. Model ini berbeda dengan pendekatan yang masih mengandalkan area terbatas pada sejumlah operator. Bagi perusahaan, cakupan merata menjadi kunci layanan 5G yang efektif.
Merza menjelaskan bahwa jaringan yang betul-betul menyeluruh akan memberi pengalaman penggunaan yang lebih baik. Ia menegaskan pelanggan harus merasakan 5G yang sesungguhnya, bukan sekadar label teknologi. Dalam pandangannya, kualitas pengalaman menjadi penentu utama nilai sebuah jaringan. Oleh sebab itu, perluasan cakupan dilakukan dengan mempertimbangkan konsistensi layanan.
Saat ini, XLSmart mengklaim telah menyelesaikan pembangunan jaringan di 43 kota dan kabupaten. Seluruh wilayah tersebut disebut sudah full covered oleh layanan 5G. Klaim ini menjadi salah satu pembeda utama dalam persaingan operator seluler di Indonesia. Perusahaan pun terus memantau kebutuhan kapasitas di wilayah yang sudah aktif.
Fokus pada cakupan yang merata juga ditujukan untuk mendukung aktivitas digital yang semakin padat. Mulai dari komunikasi, hiburan, hingga pekerjaan jarak jauh, semuanya membutuhkan jaringan yang andal. XLSmart menilai 5G yang stabil akan membantu meningkatkan produktivitas pengguna. Karena itu, penguatan infrastruktur menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Spektrum Khusus Untuk 5G
Berbeda dari sebagian operator lain, XLSmart mengalokasikan spektrum khusus untuk layanan 5G. Spektrum tersebut tidak dibagi dengan kapasitas jaringan 4G, sehingga performanya dapat difokuskan pada kebutuhan 5G. Perusahaan menyebut pendekatan ini penting untuk menjaga kualitas layanan. Dengan cara itu, kapasitas jaringan dapat digunakan lebih efisien.
XLSmart menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Alokasi ini disebut memberi ruang yang cukup untuk mengembangkan layanan 5G secara dedicated. Merza menilai keputusan tersebut membuat jaringan mampu bekerja lebih optimal. Pengguna pun diharapkan merasakan peningkatan kecepatan dan kestabilan koneksi.
Pemanfaatan spektrum khusus juga menjadi pembeda dibanding jaringan yang masih berbagi sumber daya. Dalam praktiknya, pembagian kapasitas dengan 4G dapat memengaruhi performa layanan saat trafik meningkat. XLSmart memilih menghindari model tersebut agar kualitas 5G tetap terjaga. Strategi ini sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam investasi infrastruktur.
Bagi XLSmart, pengelolaan spektrum yang tepat menjadi fondasi utama layanan masa depan. Perusahaan ingin memastikan ekspansi jaringan tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas. Pendekatan ini diharapkan memberi pengalaman yang lebih nyata kepada pelanggan. Dengan spektrum khusus, XLSmart optimistis layanan 5G dapat bersaing di level tertinggi.
Target Perluasan Hingga Akhir Tahun
Setelah mencapai 43 kota dan kabupaten, XLSmart belum berhenti memperluas jaringan 5G. Perusahaan menargetkan cakupan bertambah hingga 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026. Target tersebut menunjukkan ambisi besar untuk memperluas layanan secara nasional. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka menengah perusahaan.
Merza mengatakan perluasan jaringan akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan wilayah. Menurut dia, fokus utama tetap pada kualitas layanan yang dirasakan pelanggan. Karena itu, ekspansi tidak semata mengejar jumlah lokasi, melainkan juga kesiapan teknis. Pendekatan ini diharapkan menjaga standar layanan tetap konsisten.
Dengan target baru tersebut, XLSmart ingin memperkuat posisinya di pasar telekomunikasi Indonesia. Perusahaan melihat potensi 5G masih sangat besar seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas. Kompetisi dengan operator besar lain diperkirakan juga akan semakin ketat. Di tengah kondisi itu, kecepatan ekspansi dan kualitas jaringan menjadi faktor penentu.
XLSmart menegaskan bahwa pembangunan 5G akan terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan pelanggan. Perusahaan berharap layanan ini dapat menjadi fondasi bagi pengalaman digital yang lebih baik. Jika target 88 kota dan kabupaten tercapai, jangkauan 5G XLSmart akan semakin luas. Langkah itu sekaligus menguatkan klaim perusahaan sebagai operator dengan jaringan 5G terbesar di Indonesia.
